Pembuatan Siomay

siomay2A. Memilih Bahan Baku (ikan)

Untuk mendapatkan hasil olahan yang baik, pada pembuatan siomay dibutuhkan bahan baku/daging ikan yang masih segar. Jenis ikan (hasil perikanan) yang baik untuk bahan baku antara lain :
– Udang
– Cumi-cumi
– Ikan tengiri dan
– Jenis ikan laut yang mempunyai tekstur lembut (mudah dilumatkan).

Ciri-ciri hasil perikanan yang segar adalah sebagai berikut:

1. Udang dan cumi-cumi
– Badan utuh
– Warna cemerlang
– Bau segar merangsang
2. Ikan
– Badan utuh
– Warna cemerlang
– Bau segar merangsang
– Daging kenyal
– Insang berwarna merah segar

B. Membuat Pasta Ikan

Yang dimaksud dengan pasta ikan adalah daging ikan yang sudah dipisahkan dari duri dan kulit ikan, kemudian dilumatkan sehingga berbentuk seperti pasta.

1. Membuat pasta ikan dari udang

a. Udang dipotong kepalanya, kemudian dikupas kulitnya
b. Daging udang dicuci bersih kemudian dilumatkan dengan penggiling daging
c. Hasil penggilingan daging udang disebut dengan ” pasta” yang merupakan bahan baku pembuatan “ siomay”

2. Membuat pasta ikan dari cumi-cumi
a. Daging badan cumi-cumi yang sudah pisahkan dari kepala dan sisi perut dipotong-potong
b. Potongan daging badan cumi-cumi dicuci bersih kemudian dilumatkan dengan penggilingan daging
c. Hasil penggilingan daging badan cumi-cumi disebut “pasta” yang merupakan bahan baku pembuatan “somay”

3. Membuat pasta ikan dari ikan
a. Ambil daging ikan dengan cara di fillet
b. Bersihkan daging ikan dari duri, daging merah dan sisa kotoran dicuci bersih
c. Daging yang sudah bersih dilumatkan dengan penggiling daging
d. Hasil penggilingan daging ikan disebut dengan ” pasta” yang merupakan bahan baku pembuatan “ siomay”

C. Membuat adonan dan Memasak Somay

1. Bahan yang diperlukan untuk 1 (satu) resep adonan :
– pasta ikan 150 gram
– pasta cumi-cumi 150 gram
– pasta udang 150 gram
– tepung kanji/tapioca 0,5 kg
– tepung terigu 50 gram
telur 1 butir
– minyak wijen 1 sendok teh
– garam halus 1 sendok teh
– bawang putih 1 siung
– bawang merah 1 siung
– daun bawang 2 batang

2. Membuat dan memasak adonan somay
a. Bumbu (bawang putih, garam) dihaluskan
b. Campurkan pasta ikan , telur diaduk sampai merata, tambah tepung tapioca dan tepung terigu. Bila diperlukan tambahkan air panas sedikit demi sedikit, sehingga adonan tidak terlalu lembek dan tidak terlalu kering/keras
c. Adonan dibentuk menjadi bola-bola kecil sebesar bola pingpong (sesuai selera)
d. Bola-bola adonan dimasak dengan cara dikukus sampai matang (sekitar 30 menit)

3. Membuat kuah somay
Bahan :
– kacang tanah 250 gram
– merica 1 sendok the
– bawang putih 3 siung
– bawang merah 3 siung
– mentega 1 sendok makan
– cabe merah 2 – 3 gram
– gula merah secukupnya
– penyedap rasa secukupnya
– garam secukupnya

Cara membuat :

a. Kacang tanah digoreng kemudian di haluskan
b. Cabe merah, bawang putih, bawang merah dihaluskan kemudian ditumis
c. Masukkan kacang yang sudah dihaluskan, tambahkan air gula merah dan garam secukupnya
d. Kuah siap disajikan

D. Penyajian

1. Somay yang sudah dimasak ditata dalam piring, dapat ditambah kentang rebus, tahu rebus, kol dan pare rebus/kukus
2. Tatanan somay dalam piring disirami dengan kuah somay
3. Untuk penyedap dapat ditambah bawang goreng.sumber gambar: http://xmura.files.wordpress.com/2008/09/siomay2.jpg

22 thoughts on “Pembuatan Siomay”

    • Terimakasih telah berkunjung di BisnisUKM.com. Selain menggunakan ikan tenggiri sebagai bahan campuran pembuatan siomay, Ibu Siti bisa berkreasi menggunakan daging ayam ataupun jenis ikan laut lainnya sebagai campurannya. Semoga bisa membantu dan salam sukses!

      Reply
  1. Saya sudah mencoba menjual online untuk berjualan siomay modalnya mahal banget dan sudah terjual g ad untungnya,cara agar biar kita sebagai penjual biar engga rugi resep cara membuat siomay yang hrganya bisa terjangkau gmn caranya?trimksih.

    Reply
    • Terimakasih atas respon yang disampaikan. Untuk bisa laris manis di pasaran tentu tak hanya faktor kualitas produk yang dibutuhkan. Ibu Musyarofah juga perlu menyusun strategi bisnis sesuai dengan target pasar yang dibidik. Contohnya bila Ibu membidik konsumen kelas menengah ke atas, maka Ibu bisa memanfaatkan bahan baku premium tentunya dengan konsekuensi harga jual ke pasar yang juga cukup mahal. Namun bila Ibu membidik kalangan masyarakat ke bawah, maka bisa memilih bahan baku yang lebih murah dengan konsekuensi meningkatkan kuantitas penjualan untuk meningkatkan laba usaha setiap bulannya. Semoga bisa membantu dan salam sukses!

      Reply
      • Terimakasih atas respon yang disampaikan, untuk membantu Bapak Zulhan berikut ini kami lampirkan link artikel yang membahas mengenai cara promosi bisnis kuliner via online, KLIK DISINI. Semoga bisa membantu dan salam sukses!

Leave a Comment

Bingung Cari Peluang Usaha?

Yuk Gabung Jadi Agen/ Mitra Waralaba