Potensi-Potensi Daerah Kebumen

potensi-daerah-kebumenKabupaten Kebumen secara geografis terletak pada 7°27′ – 7°50′ Lintang Selatan dan 109°22′ – 109°50′ Bujur Timur.  Bagian selatan dari Kabupaten Kebumen merupakan dataran rendah, sedang pada bagian utara berupa pegunungan, yang merupakan bagian dari rangkaian Pegunungan Serayu. Sementara di selatan daerah Gombong, terdapat rangkaian pegunungan kapur, yang membujur hingga pantai selatan. Daerah ini terdapat sejumlah gua dengan stalagtit dan stalagmit. Kabupaten ini juga menyimpan berbagai macam potensi daerah yang selama ini menjadi komoditas unggul dan menjadi kebanggaan masyarakat Kebumen. Berbagai macam potensi yang menjadi keunggulan Kebumen antara lain:

TANAMAN PANGAN

1. Semangka
Di daerah Urut Sewu Kecarnalan Mirit, Luas lahan yang tersedia ± 1.000 Ha, sedang saat ini rata-rata 1 (satu) tahun baru bisa dikelola ± 300 Ha, sehingga masih terbuka peluang ± 700 Ha. Kapasitas produksi rata-rata 1 (satu) tahun sebanyak 12 ton/Ha.

Semangka atau tembikai (Citrullus lanatus, suku ketimun-ketimunan atau Cucurbitaceae) adalah tanaman merambat yang berasal dari daerah setengah gurun di Afrika bagian selatan. Tanaman ini masih sekerabat dengan melon (Cucumis melo) dan ketimun (Cucumis sativus).

Semangka biasa dipanen buahnya untuk dimakan segar atau dibuat jus. Biji semangka yang dikeringkan dan disangrai juga dapat dimakan isinya (kotiledon) sebagai kuaci.

2. Kacang Tanah
Tanaman Kacang tanah tersebar di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Kebumen, sedang yang menjadi sentra adalah Kecamatan Puring, Petanahan, Ambal, Mirit, Buluspesantren dan Klirong.

Kapasitas produksi untuk kacang tanah adalah 9.129.986 ton/tahun, sedang untuk konsumsi lokal sebanyak 4.009.519 ton/tahun, sehingga lerjadi kelebihan produksi sebanyak 5.120.467 ton/tahun. Sebagai tanaman budidaya, kacang tanah terutama dipanen bijinya yang kaya protein dan lemak.

Biji ini dapat dimakan mentah, direbus (di dalam polongnya), digoreng, atau disangrai. Di Amerika Serikat, biji kacang tanah diproses menjadi semacam selai dan merupakan industri pangan yang menguntungkan.

Produksi minyak kacang tanah mencapai sekitar 10% pasaran minyak masak dunia pada tahun 2003 menurut FAO. Selain dipanen biji atau polongnya, kacang tanah juga dipanen hijauannya (daun dan batang) untuk makanan ternak atau merupakan pupuk hijau.

PERKEBUNAN

1. Kelapa

Kabupaten Kebumen merupakan sentra komoditas Kelapa, baik kelapa deres (untuk gula kelapa) maupun kelapa sayur (untuk industri minyak kelapa atau Sabut kelapa). Luas area untuk kelapa deres 916 Ha dengan produksi 10.305 ton atau 28.625 Kg/hari.

Perkebunan ini tersebar di 11 kecamatan, dimana pengembangan untuk kelapa deres s/d th. 2005 seluas 2.215 Ha dengan produksi 29.916 ton/tahun. Luas areal untuk kelapa sayur 32.393 Ha dengan kapasitas produksi 24.897 ton/tahun tersebar di 22 Kecamatan.

2. Perikanan

Kabupaten Kebumen mempunyai pantai sepanjang 57,55 Km membentang dari Kecamatan Mirit sampai Kecamatan Ayah, mempunyai potensi berbagai jenis ikan dan udang seperti Udang Lobster, Udang Jerbung, Ikan Bawal Putih, Tengiri, Tongkol, Kakap, Layur dan lain-lain.

Menurut penelitian, potensi ikan laut Kabupaten Kebumen sebesar 264.133,18 ton/tahun dengan produksi pada tahun 2001 sebesar 1.844,17 ton/tahun atau 0,60% dari potensi yang ada. Produk unggulan hasil perikanan laut adalah Udang Lobster.

BAHAN GALIAN

Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan oleh Pemerintah maupun Swasta, secara kuantitatif potensi batuan/mineral di Kabupaten Kebumen terdeteksi 14 (empat belas) macam batuan/mineral sebagai berikut :

1. Kelompok Bahan Bangunan : Andesit, Dlabes, Basalt, Sirtu, Marmer, Breksi, dan Serpentinit Lokasi : Kec. Buayan, Kec. Ayah, Kec. Sadang Kec. Pejagoan

2. Kelompok Bahan Keramik : Kaolin dan tanah Liat/lempung Lokasi : Kec. Sadang, Kec. Kebumen, Kec. Pejagoan, Kec. Rowokele, Kec. Buayan

3. Kelompok Mineral Industri : Batu Gamping, Phospat, Bentonit, Asbes dan Batu setengan Mulia Lokasi : Kec. Buayan, Kec. Ayah, Kec. Rowokele, Kec. Sadang, Kec. Kranggayam

PETERNAKAN

1. Kuda

Petenakan Kuda di Kabupaten Kebumen memiliki persamaan dengan peternakan Kuda di Kabupaten Purworejo yaitu kebanyakan untuk memenuhi kebutuhan alat transportasi dan kuda pacu/balap.

Populasi kuda di Kabupaten Kebumen mencapai 540 ekor pada tahun 2003 dan diperkirakan akan meningkat tiap tahunnya. Berkembangnya sektor pariwisata di Kabupaten Kebumen turut mendukung meningkatnya permintaan kuda sebagai salah satu media pendukung sektor pariwisata di Kabupaten Kebumen ini.

2. Sapi Potong

Begitu pula permintaan daging sapi juga terus meningkat. Meskipun keberadaan peternakan sapi potong di Kabupaten Kebumen ini tidak sebesar peternakan sapi di Kabupaten Boyolali namun eksistensinya sangat menjanjikan terutama untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di Propinsi Jawa Tengah bagian barat. Populasi sapi potong pada tahun 2003 mencapai 30.016 ekor.

3. Sapi Perah

Keberadaan sapi perah di Kabupaten Kebumen dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan susu sapi masyarakat sekitar dan kabupaten sekitarnya. Populasi sapi perah di Kabupaten Kebumen pada tahun 2003 telah mencapai 24 ekor. Meskipun

4. Kerbau

Populasi kerbau di Kabupaten Kebumen mencapai 1.031 ekor. Kerbau-kerbau ini dimaksudkan untuk alat untuk membajak sawah dan konsumsi dagingnya.

5. Kambing

Populasi kambing pada tahun 2003 mencapai 31.948 ekor. Kebutuhan daging kambing terus meningkat tentunya permintaan juga akan meningkat. Biasanya peternakan kambing ini merupakan bisnis sambilan para petani di Kabupaten Kebumen ini.

6. Domba

Peternakan domba juga berkembang di Kabupaten Kebumen ini. Peternakan ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku tekstil terutama untuk industri woll. Popuasi domba hingga tahun 2003 ini mencapai 27.991 ekor. Jumlah ternak domba dengan kambing hampir setara dan diperkirakan akan terus berkembang.

7. Ayam Kampung

Peternakan ayam kampung menjadi salah satu ciri masyarakat Kabupaten Kebumen. Kebanyakan warganya baik yang berada di Kota maupun di Desa banyak yang beternak ayam kampung ini. Populasinya juga besar yaitu 1.422.519 ekor pada tahun 2003. Besarnya populasi ayam kampung ini disebabkan oleh tradisi warga yang beternak ayam kampung.

8. Puyuh

Industri makanan yang terus berkembang terutama di obyek-obyek wisata dan kota-kota besar menjadikan kebutuhan telur puyuh juga meningkat. Bahkan permintaan tersebut tidk hanya datang dari Kabupaten Kebumen tetapi juga dari daerah lain di luar Kabupaten Kebumen.

Keberadaan peternakan burung puyuh menjadi salah satu pemasok dan pemenuhan permintaan-permintaan tersebut. Populasi burung puyuh sendiri pada tahun 2003 mencapai 8.458 ekor.

9. Kelinci

Begitu pula dengan kelinci, yang juga memberikan pengaruh besar terhadap penyediaan daging kelinci terutama untuk makanan khas Kabupaten Kebumen yaitu sate kelinci. Populasi kelinci sendiri pada tahun 2003 mencapai 2.658 ekor.

(Diolah dari berbagai Sumber)

20 thoughts on “Potensi-Potensi Daerah Kebumen”

  1. Saya shofyan asari warga pendatang dan tinggal di Desa Redisari dukuh era dekat dengan Goa Jatijajar
    Saya perantau di jakarta
    Beberapa waktu lalu saya berfikiran untuk berwira usaha karena sejatinya saya gak selamanya Tua di perantauan
    Dan saya ingin berwira usaha berdagang atau bisnis apalah yang bisa memberdayakan SDA di sekitar saya
    Karena di sekitar saya banyak sekali tempat wisata yang memungkinkan kita untuk mengexplore tempat tempat tersebut namun mungkin terbentur dengan modal barangkali ada rekan atau kawan di sini yang mau atau join untuk bisnis atau kerja sama dengan saya silahkan hubungi saya di 08561959685
    sekian dan terima kasih

    Reply
  2. Saya baru setahun tinggal dikebumen, mohon info nya usaha apa yg cocok di daerah klirong….trimakasih

    Reply
  3. Saya kagum akan kemajuan Kebumen, tp potensi yg ada blm maksimal pemanfaatannya. SDA ada , tp SDM yg kurang krn pd merantau atau cari ilmu, Yuk kita rame rame pulang kampung bangun Kebumen

    Reply
  4. Klo lebaran saya suka plesiran di kebumen, setiap tmpat wiasata ada pasar seninya, apa yg sering ada di pikiran mo bikin ini mo bikin itu, semua telah ada ( mungkin ide saya terlalu pasaran kali ya…)
    Ya kesimpulan saya, kita lakukan saja apa yang terlintas di kepala, dgn seada adanya keadaan, seiring waktu berjalan , pengalaman akan menuntun ke arah yg lebih baik
    Toh nyatanya dg segala tingkatan, industri kreativ telah berjalan di kebumen…
    Klo ada yg punya ide lain dari yg lain. Ya bagus, tp klo ada yg ga punya ide tp pengin membuka usaha kreativ, pake jurus ATM aja dulu (Amati, Tiru, Modifikasi)
    Yang penting buat ngramein kebumen
    Hidup kebumen…
    Sekali kebumen tetep kebumen

    Reply
  5. saya pemula pengen berbisnis saya tinggal di ds karang reja kec karanggayam cocoknya untuk usaha apa ya…mohon bimbingannya…terimakasih

    Reply
    • Terimakasih telah berkunjung di BisnisUKM.com. Untuk membantu Sdr. Umi Taroji, berikut ini kami informasikan peluang bisnis yang bisa dijalankan di daerah, KLIK DISINI. Semoga bisa membantu dan salam sukses!

      Reply
  6. di daerah bulus,, bagusya usaha apa yah,,, saya bingung mau bikin usaha usha, ap, memng sih blum puya modal,, tpi spa tau ada yng mau kerja sama,, atau,, nyari kariawan heehee

    Reply

Leave a Comment

Bingung Cari Peluang Usaha?

Yuk Gabung Jadi Agen/ Mitra Waralaba