Resign Dari Bank, Kini Sukses Bisnis Ikan Cupang!

Bisnis ikan cupang saat ini punya prospek yang menjanjikan. Pelaku bisnis ikan cupang juga beragam berasal dari semua kalangan. Mulai dari peternak ikan, pekerja, sampai mahasiswa. Sekarang ini memelihara hewan peliharaan di rumah sudah menjadi tren yang makin lama makin banyak penggemarnya. Termasuk memelihara ikan di rumah sebagai hobi yang menyenangkan. Ikan adalah jenis hewan peliharaan yang mudah dirawat. Seperti halnya ikan cupang, jenis ikan hias dengan bentuk tubuh mungil dan sirip lebar ini memang punya daya tarik tersendiri sebagai salah satu jenis ikan tawar.

Hal yang paling istimewa dari ikan cupang adalah memiliki daya tahan tubuh yang sangat kuat sehingga mampu hidup pada lingkungan air dengan oksigen yang sangat minim. Kemampuan seperti ini disebabkan karena dalam tubuh ikan cupang terdapat rongga labirin hampir mirip pada paru-paru manusia. Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan hias yang memiliki banyak peminat serta cukup mudah dipelihara. Budidaya ikan cupang sebenarnya tidak membutuhkan lahan luas dan bisa dimulai dengan modal kecil. Jadi nggak heran kalau prospek bisnis ikan cupang sangat menjanjikan.

Peluang Bisnis Ikan Cupang

Kalau kamu pergi ke toko yang menjual ikan hias pasti ada ikan cupang dengan beragam jenis dan warna yang dipajang dalam gelas-gelas kaca kecil karena untuk mendapatkan ikan cupang ini memang mudah. Pemasaran ikan cupang atau biasa juga disebut dengan ikan betta memang tidak ada matinya. Apalagi komunitas hobbies ikan betta di Indonesia juga cukup banyak dan juga rutin mengadakan kontes ikan cupang. Saat ini komunitas hobi ikan cupang bisa ditemui di seluruh Indonesia. Jadi selain ada kontes regional, kontes ikan cupang skala nasional juga sering kali diadakan. Dalam kontes itulah bisa ditemui ikan-ikan cupang yang berkualitas dan memiliki harga jual yang tinggi, bahkan hingga jutaan rupiah per ekornya.

Ada beberapa kriteria ikan cupang yang berkualitas atau Great A, antara lain bisa dilihat dari performa ikan tersebut ketika berenang, kerapian siripnya, mental ikan tersebut, kesehatan, serta corak warnanya. Ikan cupang yang memenuhi kriteria untuk kontes inilah yang biasanya memiliki harga jual yang tinggi dan biasanya jenis jantan. Kalau untuk ikan betina, yang memiliki anakan dengan kualitas konteslah yang banyak diburu untuk dibudidayakan. Hal ini menjadi ladang usaha bagi beberapa orang, bahkan untuk ternak ikan cupang ini bisa dijadikan bisnis sampingan dengan keuntungan yang menjanjikan.

Seperti halnya Andi Suryasaputra pemilik Kiara Fishfarm yang sudah menggeluti bisnis ikan cupang sejak tahun 2014. Diakui oleh Andi awalnya bisnis ikan cupang ini dimulai hanya sebagai hobi sekaligus bisnis sampingan saja karena dia merupakan karyawan full time di salah satu Bank. Dia hanya memanfaatkan waktu libur bekerja di hari Sabtu dan Minggu untuk fokus pada budidaya ikan cupang. Tapi seiring berjalannya waktu ternyata hasil dari bisnis cupang yang dijalankannya makin menjanjikan dan makin banyak orang yang berdatangan untuk belajar tentang ikan cupang darinya. Maka dari itu Andi memutuskan untuk resign dari Bank dan fokus pada bisnis ikan cupang.

Awal Mula Bisnis Ikan Cupang

Kiara Fishfarm merupakan bisnis yang dijalankan Andi jalankan dalam bidang ternak, budidaya, pakan, dan perlengkapan ikan cupang. Awalnya Andi belum paham betul seputar ikan cupang. Ketertarikannya untuk mengulik seputar ikan cupang muncul sejak dia melihat tayangan liputan di program berita TV. “Awalnya saya itu nggak tau apa itu ikan cupang, pas nonton berita di TV lihat ada ikan kecil-kecil warnanya banyak dan menarik. Ternyata itu ikan cupang dan budidayanya sekilas terlihat mudah. Jadi akhirnya saya cari tau informasinya kalo mau beli dimana,” tutur Andi.

Ternyata memang benar, rasa penasaran Andi tentang ikan cupang benar-benar diulik sampai dalam. Hingga akhirnya Andi bisa memiliki bisnis ikan cupanh yan omzetnya bisa mencapai 5 juta di masa panen. Awalnya Andi membeli ikan cupang kecil berserta indukan cupang yang dalam satu sampai dua bulan bisa dipanen. Menurut Andi budidaya ikan cupang itu mudah bahkan di tempat kecil dan terbatas. 

Pemeliharaannya tidak memerlukan biaya yang banyak. Begitu juga dengan perawatannya yang sederhana, tidak memerlukan aerator atau filter air, pakannya murah. Ditambah dengan banyaknya jenis ikan cupang beraneka warna yang makin menambah semangat untuk menambah koleksi dan mempelajari jenisnya. Tempat pemeliharaan cupang bisa akuarium, soliter, kemasan gelas atau botol plastik, gelas kaca, atau wadah plastik lainnya. Untuk airnya bisa pakai air sumur, air gallon, air pam yang diberi daun ketapang untuk menstabilkan PH. Pakannya bisa pakai pelet atau pakan alami hidup seperti cacing sutra, kutu air, dan cacing darah. Penggantian airnya juga bisa seminggu sekali untuk pemeliharaan jumlah kecil.

Tantangan Bisnis

Tren cupang saat ini memang sudah menyebar ke seluruh lapisan masyarakat. Tapi beda dengan awal mula perjalanan Andi dalam mengembangkan bisnis cupang ini. Dulu ketika pertama kali Andi memulai budidaya ikan cupang, pangsa pasarnya masih sangat sempit. Masih belum banyak komunitas hobbies ikan cupang. Jadi sosialisasi atau pengenalan seputar ikan cupang harus lebih gencar. Bukan sekadar jualan saja, tapi untuk menghadapi tantangan ini Andi benar-benar menjadi agen yang mengenalkan seputar ikan cupang lebih jauh. Mulai dari mengenalkan jenisnya, pemeliharaan, bagaimana cara ternak di rumah, dan sortir induk.

Kalau dari segi penjualan diakui oleh Andi sebagai penjual harus konsisten untuk terus berinovasi. “Ya namanya juga dagang, pasti ada pas lagi sepi. Tapi tetap saja ada peluang yang bisa dimanfaatkan. Misalnya bulan ini penjualan ikan lagi sepi, berarti bisa ambil peluang dengan gencari penjualan pakan. Begitu juga kalau pakan sepi, gencari di penjualan jasa pemeliharaan atau budidaya ikan cupang. Jadi terus ambil peluang yang ada,” tambah Andi.

Strategi Bisnis Ikan Cupang

Selain menjual ikan cupang satuan Andi juga menyasar para pedagang ikan-ikan hias. Bahkan konsumennya juga para peternak ikan yang biasanya membeli ikan cupang borongan satu kolam setelah panen. Segmen konsumen dari bisnis cupang Kiara Fishfarm adalah menengah ke bawah atau reguler. Hal ini dirancang bukan tanpa alasan karena dengan segmen reguler pasarnya akan semakin luas. Jadi jenis ikan cupang yang disediakan juga makin beragam. Strateginya adalah dengan menentukan jenis ikan cupang yang akan dibudidayakan berbeda tiap bulannya. Jadi display tiap bulan akan berubah, inilah yang menjadi daya tarik sendiri dari Kiara Fishfarm milik Andi.

Strategi pemasaran bisnis ikan cupang milik Andi ini juga memanfaatk media sosial seperti Insragram dan Facebook dengan memanfaatkan grup atau pun halaman yang berisikan orang-orang penggemar ikan cupang atau komunitas hobbies ikan cupang. Untuk makin meramaikan bisnis cupang, Andi justru tidak pelit dengan ilmu dan pengalaman yang sudah dimiliki. Dia terbuka untuk orang-orang yang ingin menekuni bisnis cupang. “Makin banyak pemain justru akan makin ramai. Kalau ada datang ke saya mau belajar budidaya cupang saya terbuka. Nanti akan belajar dari awal mulai dari pengetahuan seputar cupang, bagaimana ternaknya, sampai bagaimana cara jualannya. Ketika makin banyak pemain selain makin banyak komunitas hobbies pasti di situ ada peningkatan kualitas. Jadi persaingannya ada di kualitas,” tutup Andi.

Itulah kisah perjalanan bisnis ikan cupang Kiara Fishfarm milik Andi Suryasaputra. Semoga kisah ini bisa menjadi inspirasi kamu untuk terus berkembang ya. Bagikan juga kisah ini ke teman kamu yang lain supaya makin banyak orang yang termotivasi untuk menjalankan bisnis.

Ikuti terus kisah menarik dari pelaku bisnis lainnya hanya di BisnisUKM.com

Leave a Comment

Bingung Cari Peluang Usaha?

Yuk Gabung Jadi Agen/ Mitra Waralaba