“Sea Food Tenda”, Meraup Untung dari Kesederhanaan

seafood

Hmmm nyam…sedapnya makan seafood di waktu malam hari di warung tenda samping jalan raya. Tentunya dengan harga yang lebih terjangkau dari pada beli di rumah makan ataupun restoran. Banyak masyarakat Indonesia yang menggemari makanan seafood. Banyak sekali potensi dan keanekaragaman makan dari laut karena Indonesia dikelilingi oleh banyak laut. Dahulu orang sering memasak sendiri tetapi sekarang orang cenderung untuk membeli yang sudah jadi, karena lebih praktis dan menunya pun lengkap tinggal pilih saja.  Dengan begini peluang usaha untuk membuka warung makan seafood makin terbuka lebar.

Konsumen

Menu  makanan seafood memang lebih mahal dibanding menu makanan kaki lima lainnya. Oleh sebab itu konsumen seafood pun juga kebanyakan dari kalangan masyarakat menengah keatas, karena harga jual yang mahal membuat konsumen dari kelas menengah ke bawah harus berfikir ulang untuk membeli menu seafood.

Info Produk

Seafood yang biasa dikonsumsi antara lain, kepiting, rajungan, cumi-cumi, kerang, udang dan ikan-ikan laut. Bahan-bahan ini bisa diolah dengan berbagai cara seperti di bakar, goreng, direbus dan juga diolah dengan berbagai bumbu. Konsumen biasanya menyukai makanan yang enak dan menunya yang lengkap dengan berbagai macam olahan. Menu-menu yang ada seperti cumi bakar, cumi sambal tauco, kepiting saus tiran, kepiting rebus, kerang rebus, udang goreng, udang saus padang dan lain sebagainya yang tentunya emnggugah selera makan kita.

Harga yang ditawarkan pun juga beragam, sesuai dengan jenis bahan dan menu yang diminta konsumen. Biasanya untuk menu olahan udang, cumi, dan kerang harga yang dipatok sekitar Rp 15.000,00 sampai Rp 25.000,00. Sedangkan untuk menu kepiting harganya lebih mahal, yaitu Rp 30.000,00 hingga Rp 50.000,00 per porsi.

Kelebihan usaha

Meningkatnya minat masyarakat akan seafood menjadi peluang pasar yang berpotensi besar untuk memperoleh keuntungan besar. Selain itu sekarang banyak orang yang malas untuk masak sendiri seafood, mereka lebih suka membeli seafood yang sudah jadi. Hadirnya seafood tenda banyak dicari konsumen kelas menengah ke atas.

Kekurangan usaha

Harganya yang mahal, membuat daya beli produk ini terbatas untuk kalangan menengah ke atas. Selain itu beberapa bahan baku seafood juga bersifat musiman, sehingga harganya tidak stabil dan lebih sering naik karena bahannya langka jika sedang tidak musim.

Pemasaran

Untuk membantu pemasaran usaha, Anda dapat memilih loaksi yang dekat dengan dearah kawasan masyarakat kelas menengah ke atas. Misalnya saja memilih berjualan di pinggir jalan yang ada di dekat komplek perumahan. Selain itu Anda juga bisa menyebarkan brosur ke calon konsumen, serta menggunakan spanduk yang berisi nama usaha dan menu yang disediakan. Untuk menarik para konsumen Anda dapat menambahkan gambar kepiting, udang dan cumi – cumi agar mereka mengetahui usaha seafood Anda.

Tips Sukses

Agar usaha Anda semakin disukai pelanggan, sebaiknya Anda menjaga kualitas rasa dari produk seafood. Pilih bahan baku yang masih segar agar kualitas rasanya juga terjaga. Disamping kualitas rasa, hal penting yang harus dijaga adalah kebersihan lingkungan tempat usaha. Jadi konsumen yang datang dan menikmati menu seafood juga marasa nyaman. Tips yang ketiga yaitu menentukan jam buka usaha yang lebih panjang, misalnya dari mulai buka sore hingga tengah malam. Hal itu dilakukan untuk menjaring konsumen yang lebih banyak.

Analisa Ekonomi

Modal Awal
Peralatan :
Tenda                                 Rp  3.000.000,00
Meja dan kursi                        Rp  1.300.000,00
Spanduk                               Rp    500.000,00
Peralatan makan                       Rp    500.000,00
Peralatan masak                       Rp  1.200.000,00+
Jumlah                                Rp  6.500.000,00

Biaya Operasional per Bulan:
Penyusutan peralatan                  Rp    312.600,00
Gaji karyawan 3 orang                 Rp  1.950.000,00
Seafood 500rb/hari                    Rp 15.000.000,00
Beras 4kg/hari                        Rp    720.000,00
Bumbu dan sayuran                     Rp  2.000.000,00
Gas 4 tabung                          Rp    340.000,00
Bahan minuman                         Rp  1.000.000,00
Tissue, sabun dan sedotan             Rp    350.000,00
Keamanan dan parker                   Rp    600.000,00
Transportasi                          Rp    300.000,00
Listrik                               Rp     80.000,00+
Jumlah                                Rp 22.652.600,00

Omzet per Bulan:
30 porsi/hari @ Rp 15.000,00 – Rp 50.000,00 = Rp 27.000.000,00
Parkir   Rp 30 rb/hari                      = Rp    900.000,00+
Jumlah                                      = Rp 27.900.000,00

Laba per Bulan:
Rp 27.900.000,00 – Rp 22.652.600,00         = Rp 5.247.400,00

Demikian informasi dari kami, semoga dengan adanya artikel “ Seafood Tenda” meraup untung dari kesederhanaan dapat menjadi inspirasi bisnis bagi Anda. Salam sukses.
(Sumber gambar: http://weekend.kontan.co.id/wp-content/uploads/2009/09/h090902_19_seafood.jpg)

7 Komentar

  1. Sukses selalu untuk wira usaha mandiri, kepingin punya udaha seperti tsb diatas, tapi mau melangkah maju mundur terus, Gimana caranya ya, untuk memantapkan langkah supaya usaha bisa jalan, karena posisi saya karyawan ingin keluar kerja dan berwira usaha.
    Demikian terima kasih atas macem2 contoh peluang usaha.

    Salam,
    rijadi

    Terimakasih telah mengunjungi virtual office kami www.bisnisukm.com
    Penjelasan telah kami kirimkan melalui email.

    Salam Sukses

    Terimakasih

  2. Salam Hormat,

    Saya tertarik dengan usa Sea Food Tenda tetapi saya belum tahu cara pengelolaannya dan citra rasa alias bumbunya bila berkenan mohon dibantu.

    Terimakasih

    Dodo Sukarda
    081282272747

  3. bro, bgmana tuk berdagang merchandise tpi bekas pakainya pemain.n gmana cara mendapatkannya ? thank u for your commited

  4. Mas mo nanya neh, daerah jogja yang seafoodnya enak n murah dmna yah…
    Mau nyoba sekalian mo observasi usaha ini prospeknya gmn gtu.

Comments are closed.