Trik Pemasaran Menghadapi Gempuran Produk Impor

produk imporPeredaran produk impor di dalam negeri semakin hari memang semakin pesat. Meskipun Pemerintah telah membatasi pintu masuk impor untuk beberapa jenis kebutuhan pokok, namun sampai hari ini berbagai macam produk luar negeri seperti barang-barang elektronik, makanan dan minuman, mainan anak-anak, sampai buah-buahan dan sayuran, masih cukup mendominasi ketatnya persaingan pasar lokal.

Kondisi ini tentunya memicu persaingan pasar yang semakin pesat antara pelaku bisnis lokal dengan para importir dari negara tetangga yang berusaha memasarkan produk-produknya ke Indonesia. Karena itu, untuk mengatasi gempuran produk impor yang semakin merajalela pasar dalam negeri, berikut ini kami informasikan beberapa tips dan trik pemasaran menghadapi gempuran produk impor yang bisa Anda jalankan untuk memenangkan persaingan pasar.

  1. Menciptakan diferensiasi produk. Ketika produk impor dari negara tetangga mulai memadati pasar lokal dengan produk-produk baru yang cukup potensial, maka Anda jangan mau menyerah dan ciptakan inovasi yang berbeda untuk mempertahankan loyalitas para konsumen. Misalnya saja dengan menawarkan layanan purna jual dengan memberikan garansi atau jaminan servis gratis untuk memanjakan para konsumen, mempertahankan citarasa dan tradisi lokal untuk menarik minat pelanggan, serta menciptakan sebuah inovasi unik yang belum dimiliki para importir negara lain.persaingan pasar
  2. Meningkatkan kualitas agar tak kalah bersaing dengan importir. Pada dasarnya produk lokal tidak kalah bersaing dengan produk impor dari luar negeri. Meskipun untuk urusan harga belum bisa semurah produk buatan Cina, namun produk-produk buatan Indonesia memiliki kualitas yang lebih unggul. Contohnya saja seperti mainan buatan Cina yang ternyata kurang aman bagi kesehatan anak, beberapa produk susu anak juga banyak yang mengandung melamin, bahkan untuk produk batik buatan Cina juga tidak sehalus kain batik buatan Solo maupun Yogyakarta. Sehingga untuk urusan kualitas, produk lokal sebenarnya tidak kalah bersaing dengan produk impor negara tetangga.
  3. Mengenali karakteristik dan kebutuhan para konsumen. Untuk mencegah gempuran pasar yang semakin ketat, sebisa mungkin kenali perilaku konsumen dan penuhi kebutuhan-kebutuhan yang mereka cari. Melalui strategi pemasaran yang melibatkan pendekatan langsung antara pedagang dan pelanggan, maka konsumen pun tidak segan-segan untuk semakin loyal dengan produk yang Anda tawarkan dan tidak tertarik untuk berpaling ke produk yang lain.

Semoga sedikit tips pemasaran bisnis ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan membantu para pelaku pasar untuk meningkatkan penjualan produknya. Maju terus UKM Indonesia, ciptakan produk-produk unggulan yang tidak kalah berkualitas dan dapatkan omset besar setiap bulannya. Salam sukses.

Sumber gambar :
1. http://images.detik.com/content/2010/11/19/901/bhimportctt.jpg
2. http://2.bp.blogspot.com/_nc5pYhCNEkk/S-VYqgnkHwI/AAAAAAAAAEw/d54438uzbaw/s1600/pasar-tradisional-vs-supermarket.jpg