Manajemen UKM

UKM Wajib Tahu Proses Pendaftaran Ijin BPOM Online, Begini Caranya!

cara mengurus ijin bpom onlineBanyaknya keluhan yang disampaikan pelaku usaha terkait proses pengurusan ijin BPOM yang cukup rumit, nampaknya didengar oleh BPPOM. Terbukti sekarang ini para pelaku usaha sudah bisa mengurus ijin BPOM untuk produk olahan makanan, obat dan kosmetik dengan lebih mudah melalui sistem e-BPOM atau BPOM online.

Apa itu e-BPOM?

Dikutip dari e-bpom.pom.go.id, yang dimaksud aplikasi e-BPOM adalah aplikasi untuk memfasilitasi layanan publik dalam proses perizinan Importasi Obat Jadi, Bahan Baku Obat, Bahan Baku dan Produk Obat Tradisional, Kosmetika, Produk Komplemen, Bahan Baku Pangan, Bahan Tambahan Pangan dan Produk Pangan di lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.

Lalu, bagaimana caranya agar produk pangan, obat dan kosmetik bisa mengantongi ijin BPOM?

Seperti informasi yang sudah pernah kami kupas sebelumnya, syarat daftar BPOM untuk produk luar negeri dan dalam negeri bisa kamu lihat DISINI. Namun, sebelum melakukan pendaftaran produk ke BPPOM, terlebih dahulu kamu harus mendaftarkan perusahaan ke BPPOM. Saat ini pendaftaran BPOM bisa kamu lakukan melalu online, dengan memanfaatkan fasilitas EReg BPOM.

Cara mendaftarkan perusahaan ke EBPOM Online sangatlah mudah, kamu bisa registrasi melalui link berikut ini :  http://e-reg.pom.go.id kemudian ikuti langkah-langkah di bawah ini!

1. Cara Daftarkan Perusahaan ke EBPOM Online

Cara daftar e-bpom

  • Masuk ke website http://e-bpom.pom.go.id/ kemudian pilih menu REGISTRASI BARU. Setelah muncul tampilan form pendaftaran, lengkapi form sesuai dengan data yang dibutuhkan. Mulai dari nama perusahaan, jenis usaha, nomor ijin usaha, alamat usaha, dan lain sebagainya.
  • Langkah kedua, masukkan data PSB yang dimiliki masing-masing pabrik lokal dan upload semua file sesuai dengan dokumen yang dipersyaratkan.
  • Lalu kirimkan berkas (hardcopy dokumen) milik perusahaan sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan, ke alamat yang tertera pada halaman registrasi. Setelah itu, kamu hanya tinggal menunggu adanya pemeriksaan apakah permohonan registrasi perusahaan sudah disetujui atau ditolak oleh petugas BPOM
  • Umumnya hasil pemeriksaan akan disampaikan via email, jadi pastikan bahwa email yang kamu daftarkan masih aktif dan valid sesuai dengan data yang kamu cantumkan saat registrasi.

2. Cara Daftarkan Produk Pangan Low Risk ke e-BPOM Online

Selain bisa mendaftarkan perusahaan melalui e-BPOM, kamu juga bisa mendaftarkan produk pangan low-risk ke BPOM online. Caranya sangat mudah, kamu juga bisa melalukannya dengan log in melalui link berikut ini :  http://e-reg.pom.go.id kemudian ikuti langkah-langkah berikut!

cara daftar produk low-risk lewat e-bpom

  • Log in terlebih dahulu di http://e-bpom.pom.go.id/ kemudian masukkan data yang dibutuhkan seperti data produk, bahan baku, data hasil analisa, informasi nilai gizi, serta upload semua file yang dibutuhkan sesuai yang disyaratkan.
  • Kirim berkas hardcopy hasil analisa ke petugas BPOM dengan mengunjungi kantorya langsung di Percetakan Negara, Jakarta Pusat. Selanjutnya akan diproses verifikasi data permohonan dan rancangan labelnya.
  • Tahapan ketiga, pelaku usaha diminta melakukan pembayaran sesuai dengan SPB (Surat Perintah Bayar). Bila sudah melakukan pembayaran, silahkan log in ke website e-BPOM kembali dan upload tanda bukti pembayaran tersebut.
  • Bukti pembayaran serta data permohonan dan rancangan label akan segera diverifikasi.
  • Terakhir, masuk ke proses validasi data permohonan registrasi produk. Setelah itu akan diterbitkan SPP (Surat Persetujuan Pendaftaran) dan pelaku usaha diminta menyerahkan hardcopy rancangan label dan bukti bayar.

Karena proses pendaftaran ijin BPOM semakin mudah, segera lengkapi produk yang kamu produksi dengan nomor ijin resmi dari BPOM. Jangan biarkan produkmu tak diterima pasar ritel modern hanya karena label kemasan yang digunakan belum dilengkapi ijin resmi dari BPOM.