Bincang Bisnis

Cara Menarik Pelanggan, Coba Lakukan 5 Jurus Ini!

untuk-menarik-perhatian-konsumen-lakukan-5-jurus-ini

Cara menarik pelanggan supaya tertarik dengan bisnismu memang bukan perkara mudah. Diperlukan strategi cerdas supaya bisa mewujudkan ini. Tapi tenang, di dunia ini apa sih yang tidak bisa dipelajari? Keberadaan website bisnis juga sangat membantu dalam mempelajari bisnis dari nol.

“Pelanggan yang terkesan akan mendatangkan pelanggan lainnya.” tutur Gus Madkhan selaku owner Bale Kanoman saat dijumpai tim liputan BisnisKuliner.ID. Berdasarkan hasil wawancara dengan Gus, ada banyak yang bisa kita simpulkan. Kali ini, kami akan coba mengulas hal apa saja yang bisa kamu jadikan senjata untuk menarik perhatian konsumen supaya tertarik dengan usahamu.

5 Trik Cara

Saat ini, siapa saja bisa jadi pebisnis atau pengusaha. Pokoknya menjadi enterpreneur memang tidak kenal usia. Kamu mungkin tadinya sering melihat orang tua yang jadi pebisnis, tetapi sekarang anak sekolahan saja sudah pada pintar berbisnis, setuju gak?

Untuk memulai usaha itu sebenarnya tidak perlu menunggu “nanti dulu”, kalau bisa dikerjakan sekarang ya sekarang. Semakin cepat kamu mematangkan konsep dan menyusun strategi, semakin cepat kamu menjadi seorang pebisnis. Yang muda bisa lebih unggul juga dari yang tua. Mungkin pengalamannya belum banyak (yang muda), namun mereka bisa sukses. Hal ini tentu dipengaruhi berbagai macam faktor, beberapa di antaranya adalah ketekunan dan keseriusan dalam menjalankan usaha.

Baiklah, tidak usah berlama-lama mari kita langsung saja menyimak 7 trik untuk menarik perhatian konsumen berikut ini. Kira-kira kamu sudah menerapkannya belum, ya? Cek sama-sama kuy tips dari Gus Madkhan!

1. Pastikan produk layak dikonsumsi

Poin ini ingin menekankan kalau ketika kita menjalankan usaha, jangan cuman memikirkan kita dapat keuntungan. Keselamatan dan kenyamanan konsumen harus dijadikan prioritas. Kalau konsumen jadi prioritas kita dalam memberikan pelayanan terbaik, pasti kita akan selalu memastikan kalau produk layak dikonsumsi. Apalagi kalau bisnis yang dijalankan adalah bisnis kuliner yang masuk ke tubuh konsumen.

Kamu pasti pernah melihat atau membaca berita tentang kecurangan pedagang, kan? Kalau kamu berada di posisi pedagang curang seperti itu mungkin kamu hanya memikirkan diri sendiri. Berbeda kalau kamu memperhatikan konsumen, kamu pasti akan sangat menjaga produkmu. Jangan sampai mengecewakan konsumen. Karena sekali konsumen kecewa, hati-hati itu bisa jadi awal kehancuran bisnismu.

2. Infokan keberadaan bisnis kita seluas-luasnya

Di awal tidak perlu muluk-muluk ingin mendatangkan orang baru ke usaha kita. Mintalah keluarga atau teman dekat untuk datang ikut menyemarakkan bisnismu. Kalau lokasi usahamu kelihatannya ramai kan nanti bisa mengundang orang sekitar juga untuk ikutan. Jadi, di awal memang harus ada yang dikorbankan, jadi ketika jadi pengusaha tidak boleh pelit, ya! Terutama yang baru merintis. Asalkan keuanganmu tidak sampai minus, ketika kamu memberi harga miring untuk orang-orang tertentu, itu jauh lebih baik daripada kamu menunggu terlalu lama untuk bikin tempat usahamu ramai dikunjungi. Bener ga?

3. Pemanfaatan media sosial sangat penting untuk menarik perhatian konsumen

Cara promosi paling gampang yang bisa dilakukan di era digital adalah menggunakan media sosial. Kalau untuk Gus Madkhan, cara ini menjadi strategi yang utama. Sebelum menggunakan media sosial, pelajari dulu sebelumnya siapa yang hendak kamu sasar. Apakah sasaranmu milenial? Menggunakan Instagram sangat cocok dan pastikan hadirkan konten yang seru dan tidak kaku. Milenial sukanya yang seru dan luwes. Kalau targetmu milenial tapi konten Instagram kamu kaku, siap-siap di unfollow aja deh.

4. Belajar marketing bisa dari internet kok, don’t worry!

belajar-marketing-bisa-dari-internet-kok-don-t-worry

Mencari ilmu bisnis dan seputaran marketing bisa dari media sosial juga lho guys, misalnya Facebook atau Instagram. Sekarang banyak influencer dunia bisnis yang bisa memberimu pemahaman baru. Kamu tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk mengakses konten yang mereka unggah, kan? Atau kamu juga bisa juga cari jurnal atau e-book tentang strategi marketing dari internet.

Kamu tidak akan kesulitan mendapatkan informasi di era serba digital ini. Sekarang sekalipun kamu tidak dari latar belakang pendidikan marketing pun dengan belajar dari internet bisa aja nyaingin mereka yang menempuh pendidikan formal di bidang marketing.

5. Tidak perlu malu sering-sering menyebutkan brand kita

“Cara mendatangkan orang ke tempat kita bisa dengan dengan sering-sering mengiklankan atau menyebutkan usaha atau brand kita. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan mengiklankan pada kita kalau kita sendiri malas menyebutkan brand kita.” ujar Gus Madkhan saat ditanyai mengenai pemasaran di Bale Kanoman dari awal merintis hingga sekarang.

Terkadang kita sebagai pemilik usaha mungkin agak malu atau sungkan untuk mempromosikan diri, tetapi rasa malu dan sungkan itu harus kamu kalahkan. Kalau perlu, semua yang terlibat dalam bisnismu diminta untuk sering-sering mempromosikan usaha kalian, misalnya melalui story WhatsApp atau Instagram. Dengan demikian, akan memberikan efek ball rolling biar bergulir terus biar yang tahu juga makin luas.

Fakta bahwa semakin banyak yang datang bisa menarik lebih banyak lagi adalah benar. Tapi itu bukan sebuah kemutlakan, perlu diimbangi dengan pelayanan yang oke, kualitas produk yang oke, pokoknya semua yang berkaitan dengan bisnismu harus kualitas terbaik. Kesan yang bagus atas bisnismu, inilah yang menjadi ramuan rahasia usahamu bisa jadi buah bibir.

Kamu pasti juga pernah punya pengalaman misalnya kulineran. Dan kamu dapat pengalaman menyenangkan dan memuaskan di sebuah rumah makan. Kamu pasti akan tertarik untuk merekomendasikan tempat itu ke temanmu kan? Baik melalui media sosial pada saat itu juga, misal dengan tag akun bisnis yang bersangkutan ditambah location.

Berbanding terbalik kalau kamu tidak puas, kamu pasti males banget buat update ke media sosialmu kan? Pengalamanmu ini bisa dijadikan patokanmu ketika berbisnis. Kamu sukanya apa, ya hadirkan itu untuk konsumenmu. Kalau kamu saja misalnya tidak doyan, jangan dihidangkan buat konsumenmu.

Diskon dan Promo Adalah Cara Paling Menggiurkan Calon Konsumen

gerobak-khas-bubur-syarifah

Mata siapa sih yang tidak akan tertarik untuk membaca tulisan promo atau diskon? Baik di jalan maupun yang diinfokan melalui media sosial. Memang, tampaknya diskon dan promo menjadi jurus lain yang sangat wajib kamu coba. Tapi perlu diperhatikan, jangan sembarangan memberikan diskon atau promo. Kamu harus mengatur keuangan usahamu sebaik-baiknya, jangan sampai gulung tikar karena kebanyakan diskon tapi ternyata penghasilan nol bahkan minus.

Semoga ulasan kali ini bisa memberikan pencerahan bagi kamu yang sedang cari cara buat menarik perhatian konsumen. Yang namanya konsumen itu suka sama yang banyak keuntungannya ke dia, promo dan diskon misalnya. Karena promo dan diskon tidak bisa terlalu sering diberikan karena hanya mendatangkan konsumen pemburu diskonan, maka 5 poin di atas bisa bantu kamu mendapatkan konsumen yang loyal. Kamu mau kan punya pelanggan setia?

Ditunggu kabar baiknya dari usahamu. Oh iya, ada yang tertarik menjadi enterpreneur? Atau saat ini kamu sudah punya usaha? Usaha apa? Share di kolom komentar yuk, siapa tahu kita bisa sama-sama berbagi inspirasi dan semangat. Majulah UMKM Indonesia~

Tonton juga video tips pemasaran dari salah satu pebisnis yang bergerak di bidang kuliner berikut ini: