Lebarkan Sayap, Ini Bisnis Baru Putra Bungsu Presiden Jokowi

lebarkan-sayap-ini-bisnis-baru-putra-bungsu-presiden-jokowi

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, terus melebarkan sayap bisnisnya. Setelah mendirikan brand kaos berkarakter kecebong, Sang Javas, kini ia menggandeng brand lokal membuka Truz X Sang Javas Store. Ditanya soal tujuan bisnis, adik Gibran Rakabuming Raka ini mengaku ingin membuka lapangan kerja dan menabung demi biaya sekolah.

Berbeda dari kakaknya yang memilih bisnis kuliner, Kaesang Pangarep lebih memilih jalur clothing sebagai bisnis utamanya. Meski berbeda, keduanya punya kesamaan dalam pengembangan roda bisnis.

Setelah mendirikan usaha katering Chili Pari, sang kakak, Gibran Rakabuming Raka melebarkan bisnis dengan mengandeng brand lokal kuliner seperti Makobar dan Pesta Buntel. Sementara Kaesang mencoba peruntungan bisnis dengan menggandeng brand clothing lokal bernama Truz.

Bersama Truz, Kaesang baru saja meresmikan Truz X Sang Javas Store di Jalan MH Thamrin No.9A, Manahan, Banjarsari, Solo, Kamis malam (25/02)

store-truz-sang-javas

Kolaborasi ini sekaligus menambal bolong bisnis Sang Javas yang sebelumnya tak memiliki outlet sejak berdiri Agustus 2017 lalu. Saat itu Kaesang lebih fokus pada penjualan online melalui medsos dan website resmi.

Menggandeng Truz juga melebarkan segmentasi bisnis. Ditanya soal pasar Truz dan Sang Javas yang bisa saja tumpang tindih, Kaesang menjawab tidak akan. Justru pasar yang berbeda menjadi alasan Kaesang memilih brand lokal.

Menurut Kaesang, pangsa pasar Truz lebih segmented anak muda, khususnya bagi para pehobi skate. Dilihat dari desain, Truz termasuk brand clothing kekinian. Produk yang dijual pun beragam seperti kaos, jaket, celana, dan lainnya.

Sementara Sang Javas berbeda. Kaesang ingin kaos Sang Javas miliknya dipakai keluarga alias semua usia. Konsistensi menggunakan karakter kartun berbentuk kecebong serta tema ringan menjadi ciri khas Sang Javas.

“Truz itu punya segment yang berbeda. Mereka lebih ke streetwear yang lagi happening sekarang. Kalau Sang Javas itu lebih ke kartun. Orang yang suka kartun pasti lebih suka Sang Javas daripada Truz. Tapi dengan Truz, segmentasinya bisa lebih lebar lagi. Segmentasinya lebih lebar, omzet juga lebih banyak lagi,” ungkap Kaesang.

Dari Solo Menuju Dunia

Dalam peresmian Truz X Sang Javas Store, Minggu malam (25/02), datang pula para rekan bisnis Kaesang. Pemotongan nasi tumpeng menandai dibukanya outlet sekaligus sebagai ucapan rasa syukur dan doa majunya Truz X Sang Javas.

Dengan menggandeng Truz dan mendirikan Truz X Sang Javas Store, Kaesang menegaskan bahwa basis brand clothingnya berada di Solo. Lebih jauh, adik bungsu dari tiga bersaudara ini ingin membawa kedua brand lokal itu menuju kelas nasional bahkan global.Sebuah milestone bagi Kaesang secara bisnis.

Selama fokus penjualan online, Kaesang bercerita pernah mengirim barang hingga Hongkong. Sampai hari ini pun penjualan online tetap digenjot demi memuluskan jalan menuju brand global.

Kolaborasi yang dilakukan Kaesang berimbas pada meningkatnya produksi dan melebarnya segmentasi. Harapannya omzet pun dapat turut melesat.

kaesang

Bisnis Kaesang

Kaesang tak hanya mendapat pendapatan dari bisnis clothingnya. Selain Truz dan Sang Javas, Kaesang memiliki bisnis lain seperti kuliner Sang Pisang serta bisnis startup Madhang. Itu belum ditambah pendapatannya sebagai youtuber.Malah pendapatan sebagai youtuber lah yang menjadi modal awal Kaesang membuka bisnis lain.

Salah satu stimulan berbisnis Kaesang yaitu keinginannya membuka lapangan pekerjaan sebanyak mungkin. Dari total lima bisnis yang digelutinya, ia telah mempekerjakan lebih dari 200 orang. Selain itu, Kaesang juga ingin menabung demi membiayai sekolahnya. Saat ini ia tengah mengerjakan skripsi di Anglo-Chinese School (International) di Singapura.

Meski terbagi dengan sekolah, Kaesang masih menyempatkan waktu berdiskusi soal bisnis. Tak hanya dengan rekan bisnisnya, Kaesang juga membicarakan bisnis dengan kakak dan ayahnya. Sang kakak lebih dulu menggeluti bisnis kuliner. Sementara sang ayah, menggeluti bisnis mebel selama 27 tahun sebelum banting stir ke politik.

“Saya diskusi bisnis sama Bapak (Presiden Jokowi.red) juga sama Mas Gibran. Tapi banyakan ke Mas Gibran, dia kan lebih muda, gaya berbisnisnya lebih milenial dari pada Bapak,” tutup pemuda 24 tahun tersebut.

Reporter:
Riski B.P
Kontributor BisnisUKM.com Solo Raya

Leave a Comment

Bingung Cari Peluang Usaha?

Yuk Gabung Jadi Agen/ Mitra Waralaba