Laksmi Collection, Memproduksi Bantal Hingga Produk Mebel

LAKSMI COLLECTION MEMPRODUKSI BANTAL HINGGA PRODUK MEBEL

Memanfaatkan kebutuhan pasar untuk mendatangkan banyak keuntungan, menjadi kunci kesuksesan Laksmi Collection dalam menjalankan usahanya. Digawangi oleh sepasang suami istri (Laksmita dan Nugroho), bisnis yang beralamat di Desa Kalirejo, Wirosari, Kabupaten Grobogan ini memproduksi beragam jenis peralatan rumah tangga terutama untuk produk kasur. “Kasur yang saya produksi adalah kasur busa, terutama untuk topper springbed,” ungkap Laksmita ketika ditemui tim bisnisUKM pada Sabtu (10/11).

Bermula dari bisnis rumahan yang melayani jasa pembuatan bantal, sekarang ini Laksmi Collection sudah berkembang cukup pesat dan bahkan berhasil membuka lini usaha baru yaitu sebuah toko meubel yang menawarkan produk-produk unggulan seperti misalnya kasur, springbed, kursi, lemari, dan lain sebagainya.

kasur laksmi collectionTak hanya itu saja, untuk menambah pundi-pundi keuntungan setiap bulannya, Laksmi juga mulai melebarkan sayap bisnisnya dengan memproduksi aneka macam sprei yang ukurannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan para konsumen. “Saya sengaja menyesuaikan sprei dengan kebutuhan para konsumen, karena di sekitar sini banyak masyarakat yang menggunakan tempat tidur dari kayu jati yang memiliki ukuran khusus, sehingga konsumen cukup kesulitan menemukan produk sprei yang sesuai dengan ukuran tempat tidur mereka,” jelas Laksmita kepada timbisnisUKM.

Disamping memproduksi sprei, Laksmi Collection juga mulai memproduksi bed cover, gorden, sarung bantal kursi, membuat bantal cinta, guling, serta kasur untuk bangku jati yang ukurannya bisa di sesuaikan dengan permintaan para konsumen.

Strategi Pemasaran Laksmi Collection

Dengan membidik segmen menengah ke atas sebagai pasar potensialnya, Laksmi mematok harga sekitar Rp 85.000,00 untuk produk bantal cinta, Rp 200.000,00 untuk bantal kursi dan Rp 390.000,00 untuk satu set sprei dan bed covernya.

“Untuk pemasaran kami masih menggunakan jasa broker atau pedagang, kami belum melakukan penjualan lewat online karena terbatasnya persediaan barang dan modal” ujar Laksmita mengenai strategi pemasaran yang Ia jalankan. Dalam hal ini Laksmi lebih memilih menggandeng teman-teman yang berada di luar daerah Purwodadi untuk membantu memasarkan produk mereka. Jadi, walaupun Laksmi Collection belum dipasarkan secara online, namun produk-produknya sudah mulai merambah daerah-daerah lain berkat bantuan para broker yang Ia miliki.

proses produksi Laksmi collectionMelihat persaingan pasar di bisnis peralatan rumah tangga yang sekarang ini sudah sangat sesak, Laksmi berusaha mengikuti permintaan calon konsumennya sehingga Ia mampu menjaga eksistensi usahanya dan juga siap berinovasi untuk menghadapi kompetisi yang ada di sekitarnya. “Kedepannya, saya ingin Laksmi Collection bisa lebih maju, membuka cabang baru dan memberikan lapangan pekerjaan yang lebih banyak lagi bagi orang-orang di sekitar kami,” kata Laksmita ketika mengakhiri pertemuannya dengan tim bisnisUKM.

Tim liputan bisnisUKM

Leave a Comment

Bingung Cari Peluang Usaha?

Yuk Gabung Jadi Agen/ Mitra Waralaba