Pelatihan Panen Untung Budidaya Jamur Angkatan 20

penjelasan tentang baglog yang gagal
penjelasan tentang baglog yang gagal

BisnisUKM.com kembali menggelar pelatihan yang bertajuk ‘Panen Untung Budidaya Jamur’ di Yogyakarta, Jumat dan Sabtu (17-18 Mei 2013). Pelatihan yang rutin diselenggarakan setiap bulannya tersebut sudah memasuki angkatan yang ke-20, dimana dalam setiap angkatannya diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai daerah di tanah air. Masih tingginya minat dari masyarakat untuk belajar serta menjalankan pembudidayaan jamur menjadi salah satu bukti bahwa jamur kian diminati sebagai sebuah peluang usaha yang menjanjikan. Tidak hanya budidayanya saja, saat ini peluang usaha dari jamur sudah merambah ke produk-produk turunan lainnya, seperti bibit, baglog jamur, bahan baku media tanam, olahan, dll.

Seperti pada sesi sebelumnya, pelatihan ‘Panen Untung Budidaya Jamur’ terbagi menjadi dua materi, yakni kelas teori seputar pengenalan jamur, proses budidaya jamur, peluang usaha, olahan pasca panen; serta kelas praktik produksi media tanam (baglog) jamur, perlakuan budidaya, dan kunjungan ke beberapa petani jamur. Adapun peserta yang ikut serta dalam pelatihan kali ini adalah Ibu Indah Sulaiman (41) asal Jakarta, dan suaminya Mr. Faik (45) yang berasal dari Afrika Selatan. Selama dua hari penuh, dua orang peserta tersebut mengikuti semua rangkaian pelatihan yang telah dipersiapkan oleh tim training bisnisUKM.

sesi kelas teori pelatihan jamur
sesi kelas teori pelatihan jamur

Pada hari pertama pelatihan, Jumat (17/5), kedua orang peserta memperoleh materi teori yang disampaikan langsung oleh praktisi/ pakar jamur dari Yogyakarta. Selama lebih dari dua jam, peserta diberikan materi seputar pengenalan jamur, proses dan perlakuan budidaya jamur, produksi rumah jamur/ kumbung, dan produksi media tanam jamur. Kedua orang peserta yang masih awam terhadap ilmu budidaya jamur sangat aktif mengajukan pertanyaan terkait hal-hal yang kurang dimengerti. Pemateri yang sudah berpengalaman dalam proses budidaya jamurpun tidak mengalami kendala dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukan para peserta.

praktik pemasangan cincin dan kapas
praktik pemasangan cincin dan kapas

Selepas kelas teori, para peserta langsung diajak untuk mengunjungi salah seorang petani jamur dan mempraktikkan ilmu produksi media tanam yang telah disampaikan sebelumnya. Praktik dimulai dari pengenalan bahan baku yang digunakan sebagai media tanam, yakni serbuk gergaji, bekatul, dll. Selanjutnya, tahapan demi tahapan dalam produksi baglog seperti pengemasan, pengepresan, pemasangan cincin dan kapas, pemasukan bibit, sterilisasi, hingga inkubasi masing-masing dipraktikkan oleh peserta. Bagaimana bentuk dan susunan rak jamur pun tidak ketinggalan diamati oleh para peserta dengan bimbingan langsung oleh pemateri.

Dari lokasi petani jamur yang berada di kawasan pinggiran kota Jogja, peserta diajak ke anekamesin.com yang berlokasi di Jalan Magelang KM 13 Sleman. Di situ (anekamesin.com), peserta diberikan informasi terkait mesin produksi yang biasa digunakan untuk jamur, seperti press baglog (manual dan otomatis), mesin spinner (peniris minyak), dan mesin-mesin produksi lainnya. Penjelasan dari staff aneka mesin yang dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi produksi semakin menambah penasaran kedua orang peserta untuk segera mengaplikasikan apa yang diperolehnya hari itu.

Memasuki hari kedua, Sabtu (18/5), pelatihan dimulai dengan pengenalan kelas online jamur kepada kedua orang peserta. Kelas online sendiri merupakan salah satu BONUS yang diperoleh para peserta yang berisi pembelajaran jamur, info pasar jamur di seluruh Indonesia, daftar kontak petani jamur tiram di seluruh Indonesia, konsultasi 24 jam bersama Trainer, dan forum bisnis jamur. Materi berikutnya kembali mengulas tentang seluk beluk budidaya jamur, yang meliputi hama/ penyakit jamur, analisa usaha, dan gambaran pasar jamur sendiri.

santap aneka olahan jamur
santap aneka olahan jamur

Lepas dari kelas teori, kedua orang peserta diajak untuk memanjakan lidah mereka dengan aneka olahan jamur lezat. Sate jamur, sop jamur, tongseng jamur, rendang jamur, jamur crispy, dll seolah makin meyakinkan para peserta jika jamur saat ini bisa menjadi ‘raja’ kulier yang tidak hanya lezat, tetapi juga sehat. Kedua orang peserta juga baru tahu jika jamur (konsumsi) bisa diolah menjadi aneka jenis masakan yang lezat dan rasanya menyerupai daging.

berbagi ilmu dengan petani jamur
berbagi ilmu dengan petani jamur

Kenyang dengan kuliner jamur, tim training kembali mengajak peserta mengunjungi petani jamur di kawasan Kaliurang Sleman. Di situ, para peserta bisa mengamati aneka jenis jamur yang dibudidayakan dalam satu tempat, diantaranya jamur tiram, kuping, shiitake, lingzhie, dll. Sambil mengamati, peserta juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan petani jamur yang juga memiliki produksi media tanam (baglog) dalam kapasitas besar. Bahkan mereka (peserta) juga bisa membeli aneka olahan jamur yang langsung diproduksi saat itu juga, seperti keripik jamur kuping dan keripik jamur tiram.

Nah…bagi Anda yang ingin mengetahui dan belajar tentang budidaya jamur, bisnisUKM kembali akan membuka kelas pelatihan jamur angkatan ke-21 pada 21-22 Juni 2013. Info lebih jelasnya bisa menghubungi (0274) 300422 atau 0823-2839-0909.

Salam Sukses!!

 

3 thoughts on “Pelatihan Panen Untung Budidaya Jamur Angkatan 20”

  1. Dear
    saya berniat turut serta dalam budi daya jamur tolong info jika ada trining baru.
    Terima kasih
    Rgds

    Reply
  2. bagai mana caranya saya mendapatkan bibit jamur tiram , tlg krim alamat yang bisa saya hubungi, terima kasih.

    Reply
    • Terimakasih Bapak Sasmito, katalog dan informasi pricelist Bibit Jamur Tiram telah kami kirimkan melalui alamat email Bapak. Informasi selengkapnya mengenai pemesanan produk bisa menghubungi customer servis kami langsung melalui (0274) 3000-422 atau SMS 081-329-612-111. Semoga bisa membantu dan salam sukses!

      Reply

Leave a Comment

Bingung Cari Peluang Usaha?

Yuk Gabung Jadi Agen/ Mitra Waralaba