Uang Palsu

Video Praktisi

Strategi Pemasaran Konveksi Mbojo Souvenir

Kita sebagai masyarakat atau juga para pelaku usaha haruslah selalu berhati-hati dengan keluar masuknya/peredaran uang. Masa sekarang ini telah banyak beredar uang-uang palsu yang jika kita tidak waspada maka kitalah yang akan jadi korbannya. Maka sikap kehati-hatian dan ketelitian dalam menerima uang harus kita terapkan mulai saat ini juga.

Uang palsu adalah uang yang dicetak atau dibuat oleh perseorangan maupun perkumpulan/sindikat tertentu dengan tujuan uang palsu hasil cetakannya dapat berlaku sesuai nilainya dengan sebagaimana mestinya.

Untuk memastikan lembaran rupiah yang asli, ada beberapa ciri yang harus di cermati seperti tanda air. Pada kertas uang terdapat tanda air berupa gambar yang dapat dilihat bila diterawang ke arah cahaya. Lalu benang pengaman. Benang ini ditanam di tengah ketebalan kertas sehingga tampak sebagai garis melintang dari atas ke bawah, dapat dibuat memendar di bawah sinar ultra violet dengan satu warna atau beberapa warna.

Kemudian cetak Intaglio, atau cetakan timbul yang terasa apabila diraba. Rectoverso, atau pencetakan suatu ragam bentuk yang menghasilkan cetakan pada bagian muka dan belakang beradu tepat (saling mengisi). Optical Variable Ink, atau hasil cetak mengkilap (glittering) yang berubah-ubah warnanya bila dilihat dari sudut pandang yang berbeda. Huruf Mikro, pencetakan tulisan dalam ukuran mikro dan hanya dapat dilihat dengan kaca pembesar.

Untuk mendeteksi, mengidentifikasi dan melihat perbedaan antara uang yang asli dengan uang palsu alias upal diperlukan teknik analisis yang cukup sederhana dan bisa dilakukan siapa saja dengan mudah. Langkah cara 3d tersebut ialah :

1.Dilihat
Lihatlah uang yang anda miliki, apakah warnanya pudar, kusam, pucat, luntur, patah-patah, atau masalah lainnya. Pastikan uang yang anda periksa tadi memiliki warna, corak dan gambar yang baik serta memiliki tanda-tanda uang asli seperti tanda air yang menggambarkan pahlawan-pahlawan nasional, bahan kertas serta benang tali pengaman yang berada di dalam uang tersebut. Uang-uang pecahan besar biasanya memiliki tanda keaslian lain seperti corak gambar dengan warna yang mencolok dan sulit ditiru penjahat. Pastikan uang itu benar-benar asli.

2.Diraba
Usaplah uang tersebut apakah uang itu terasa kasar atau lembut. Uang yang asli biasanya agak kaku dan tebal bahan kertasnya. Di samping itu pada angka atau gambar uang biasanya sengaja dicetak agak menonjol dan akan terasa jika diusap-usap. Rabalah uang anda apakah sudah asli atau belum.

3.Diterawang
Langkah yang terakhir adalah menerawangkannya ke sumber cahaya kuat seperti matahari dan lampu. Setelah diterawang lihatlah bagian tali pengaman dan tanda mata air apakah dalam kondisi baik atau tidak.

—-

Tambahan:
Saat ini sudah ada alat yang dapat memeriksa apakah secarik uang itu asli atau palsu. Anda bisa menggunakan alat yang memendarkan sinar ultra violet untuk menentukan itu asli atau palsu. Anda bisa mencari alat deteksi uang palsu / upal tersebut di banyak tempat. Yang anda butuhkan hanyalah menyalakan alat tersebut dan mendekatkan bagian tertentu dengan uang yang diperiksa. Uang yang asli akan menampilkan sesuatu yang memendar cahaya.

“Yang harus dilakukan, jika menemukan uang palsu, segera laporkanlah pada Bank Indonesia atau bank umum atau ke kantor polisi. Hal itu untuk menghentikan peredaran uang palsu tersebut,”

Upaya lain untuk menekan peredaran uang palsu ini bisa dilakukan dengan memaksimal transaksi dengan non-tunai. Misalnya menggunakan kartu debet, kartu kredit ataupun pembayaran dengan cara transfer.

Tulisan diolah dari berbagai sumber.

Sumber gambar : http://www.indonesiaindonesia.com/imagehosting/images/22349/1_uang_gla.jpg