Inspirasi Bisnis, Pengusaha Sukses, Video UKM

Pengusaha Muda Yang Sukses Mengangkat Kain Tradisional

PENGUSAHA MUDA YANG SUKSES MENGANGKAT KAIN TRADISIONAL

Pahitnya kegagalan ternyata tak menghentikan kreativitas anak muda untuk bisa terus berkarya. Hal ini pula yang dialami oleh Natura Kusuma Dewi (21) yang sekarang ini berhasil menjadi salah seorang pengusaha muda yang sukses mengangkat kain tradisional menjadi produk kerajinan unik yang bernilai jual cukup tinggi di pasaran.

Mendapatkan inspirasi bisnis dari sebuah tawaran kompetisi nasional tentang produk Indonesia yang disampaikan oleh teman kuliahnya, gadis manis yang saat ini masih berstatus sebagai mahasiswi ini tidak menyangka bila kegagalannya waktu itu yang belum lolos dalam kompetisi nasional malah melahirkan sebuah peluang bisnis yang menjanjikan. “Kompetisi tidak lolos, namun online shop yang saya buat malah berjalan,” ungkapnya ketika bertemu BisnisUKM.com beberapa waktu yang lalu.

pengusaha muda yang sukses mengangkat kain tradisionalMulai menyukai kerajinan sejak sekolah di tingkat SMU (sekitar tahun 2010), pengusaha muda yang akrab dipanggil Natura ini sengaja mengangkat kain tradisional Bali untuk dikreasikan menjadi produk sepatu dan dompet unik, mengingat latar belakang keluarganya berasal dari Bali. “Indonesia punya kain tenun yang bagus, saya ingin kain batik dan tenun tradisional Indonesia tidak hanya dikenakan orang tua namun juga disukai kalangan anak muda,” papar Natura yang saat ini mengampu pendidikan di Ilmu Gizi UGM.

Memutuskan serius terjun di bisnis sepatu pada bulan Juni 2013, Natura yang memiliki kecintaan tersendiri pada produk sepatu ini mengusung “Shop Sugar” untuk mempopulerkan produk-produk unggulannya. Kendati bidang study yang Ia geluti saat ini tak ada hubungannya sama sekali dengan dunia usaha, namun mahasiswi angkatan 2011 ini belajar secara otodidak untuk bisa mengkreasikan kain tenun bali dan batik cap maupun printing untuk dikreasikan menjadi beragam jenis produk fashion seperti misalnya sepatu dan dompet.

Pahit Manis Kendala Usaha

Mengingat sebagai seorang mahasiswa Ia masih disibukkan dengan segudang kegiatan kampus, saat ini Natura hanya fokus membuat desain produk, memilih bahan kain tenun atau batik yang akan digunakan dan selanjutnya diserahkan ke pengrajin yang telah Ia gandeng. “Saya menggandeng beberapa pengrajin yang siap memproduksi sepatu dan tas sesuai dengan desain yang saya buat,” terangnya sembari tersenyum.

kisah sukses pengusaha mudaWalaupun saat ini bisnisnya bisa berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas utamanya di bangku perkuliahan, namun ada berbagai kendala yang dihadapi Natura selama mengembangkan bisnis sampingannya. Diantaranya yaitu tempat produksi yang cukup jauh dari rumah, bahan baku kain tenun bali dan batik cap maupun printing persediaannya belum bisa stabil, serta proses produksi yang memakan waktu cukup lama. “Untuk produksi satu sepatu biasanya memakan waktu kurang lebih tiga hari,” jelasnya.

Dengan harga jual sekitar Rp 180.000,00 sampai Rp 200.000,00 (tergantung bahan dan kerumitan desain), saat ini produk Shop Sugar dipasarkan melalui instagram dan beberapa event pameran. “Saat ini pemasaran saya lebih memanfaatkan instagram, dan kebetulan beberapa waktu yang lalu ada sebuah departemen store yang tertarik dengan produk kami,” ujarnya dengan penuh percaya diri.

Melihat respon pasarnya yang sangat bagus, Natura optimis bahwa bisnis kerajinan yang Ia jalankan saat ini bisa berkembang besar dan mendatangkan keuntungan yang menjanjikan setiap bulannya. “Kedepannya saya ingin produk dan brand shop sugar lebih dikenal, mempunyai website sendri dan toko offline serta bisa menjadi jembatan Indonesia untuk memperkenalkan kekayaan kain tradisional nusantara ke mata dunia.

Tim Liputan BisnisUKM.com

SHARE YUK!