Aktivitas, Galeri Foto

Serunya Pelatihan Panen Untung Budidaya Jamur

Peserta Pelatihan JamurUntuk ketujuh kalinya, Lantabura Media mengadakan pelatihan jamur yang bertajuk “Panen Untung Budidaya Jamur”. Pelatihan yang bertujuan untuk menciptakan pelaku-pelaku jamur handal tersebut berlangsung selama dua hari, yaitu Sabtu dan Minggu (22-23 Oktober 2011) di Yogyakarta. Diikuti 4 (empat) orang peserta, pelatihan diisi dengan materi teori (seluk beluk jamur konsumsi), materi praktik (produksi media tanam/ baglog jamur), praktik perawatan/ budidaya jamur, kunjungan ke petani jamur langsung, mencicipi aneka olahan jamur, dll.

Empat peserta yang ikut serta pada pelatihan tersebut adalah Sandy Kurniawan (24) dari Jakarta; Bayu (27) dari Pacitan; Agus Budiyanto (52) dari Sidoarjo; dan Wahyudi (34) dari Sragen. Meskipun memiliki background yang berbeda-beda, namun masing-masing peserta larut dalam setiap materi jamur yang disampaikan pemateri. Suasana kaku yang pada awalnya terlihat juga seakan hilang dengan suasana penyampaian materi yang santai dan sesekali diselingi dengan guyonan (bercanda). Bahkan, peserta sangat antusias menanyakan point-point yang sekiranya belum dipahami kepada pemateri.

Praktik Pemasangan Cincin dan KapasPada hari pertama pelatihan Sabtu (22/10), peserta memperoleh materi teori tentang seluk beluk jamur konsumsi dan praktik pembuatan media tanam/ baglog jamur tiram. Semua peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan tahapan pembuatan baglog dari mulai pemilihan bahan baku, pencampuran bahan baku, memasukkan bahan baku ke dalam plastik, pengepresan, pemasangan cincin, pengovenan (sterilisasi), inokulasi, dan inkubasi. Untuk menambah pengetahuan tentang proses produksi jamur, peserta juga diajak mengunjungi Aneka Mesin untuk melihat pembuatan mesin-mesin tepat guna, khususnya mesin press baglog jamur dan spinner untuk keripik jamur.

Santapan Siang Olahan JamurMemasuki hari kedua pelatihan Minggu (23/10), peserta melanjutkan materi teori yang sudah diperoleh pada hari pertama. Namun pada hari tersebut, materi lebih dititikberatkan kepada potensi pasar dan analisa ekonominya. Untuk meyakinkan peserta, materi dilanjutkan dengan mengunjungi petani jamur untuk melihat rumah jamur/ kumbung yang baik. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan mereka untuk saling bertukar pikiran dengan petani jamurnya langsung. Setelah puas melihat dan berbagi pengalaman dengan petani jamurnya, peserta diajak untuk menikmati berbagai olahan jamur yang mengundang selera. Sate jamur, tongseng jamur, pepes jamur, rendang jamur, jamur bakar, dan lumpia jamur menjadi suguhan sekaligus menjawab rasa penasaran peserta tentang rasa dan macam olahan jamur.

Tim liputan bisnisUKM