Siapkah Kamu Beralih dari Pebisnis Sampingan Jadi Pengusaha Sejati?

/ / Manajemen UKM /

Siapkah Kamu Beralih dari Pebisnis Sampingan Jadi Pengusaha SejatiBisnis sampingan pada dasarnya merupakan aktivitas selingan disela-sela rutinitas utama yang dimiliki para pelaku usaha. Para pelaku bisnis sampingan umunya sudah memiliki kegiatan utama misalnya menjadi karyawan, ibu rumah tangga, ataupun sebagai mahasiswa.

Banyak motif yang mendasari seseorang menjalankan bisnis sampingan, seperti adanya dorongan untuk mencari penghasilan tambahan, karena faktor hobi, mengisi waktu luang, bahkan ada yang mulanya hanya iseng, coba-coba, atau ikut-ikutan tren hingga pada akhirnya bisa menjadi penghasilan utama yang menjanjikan.

Namun terkadang saat usaha sampingan menjadi semakin besar terjadi dilema bagi para pelakunya. Pebisnis sampingan akan dihadapkan pada situasi dimana harus memilih antara pekerjaan utamanya dengan penghasilan pasti atau memilih jadi pengusaha sejati dan menekuni bisnisnya secara fulltime.

Artinya, bisnis yang semula sampingan akan menjadi bisnis fulltime dan sumber penghasilan utama bagi para pelakunya. Namun yang perlu diperhatikan adalah, resikonya kamu tidak mendapatkan penghasilan tetap seperti saat menjalani aktifitas utama dahulu.  Tentu bukan pilihan mudah bukan?

Ada beberapa pertimbangan yang harus dilakukan ketika hendak memutuskan untuk beralih fokus menjalankan bisnis secara fulltime. Berikut adalah beberapa tips bisnis sampingan yang bisa kamu sebelum memutuskan beralih menjadi pebisnis fulltime :

Pertama, saat kamu merasakan bahwa kegiatan bisnis sampinganmu terasa sangat menyenangkan dan tidak membebanimu dengan segala kesibukan yang ada. Alih-alih stress dalam bekerja, namun justru merasa dengan menjalankan bisnis sampingan tersebut adalah sarana refreshing yang menyenangkan, ini pertanda bahwa inilah waktu tepat untukmu terjun di dunia usaha. Terlebih jika sudah mendapatkan profit yang cukup besar.

Kedua, saat kamu merasa perlu lebih banyak waktu untuk mengelola bisnis tersebut. Perlu lebih banyak waktu untuk mengelola bisnis sampingan tersebut, terlebih saat orderan semakin banyak. Sisa waktu setelah mengerjakan rutinitas aktifitas utama dirasa sangat kurang. Kamu butuh waktu lebih, bahkan bila perlu kamu mengorbankan waktu rutinitas utama.

Ketiga, saat profit bisnis sampinganmu ternyata sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan bahkan berlebih. Jika hanya memanfaatkan waktu luang saja bisa mendapatkan keuntungan yang cukup bagaimana jika sudah serius menekuninya sebagai bisnis yang fulltime.

Keempat, saat kamu sudah bisa memperkirakan prospek usaha kedepan dan tahu akan dibawa kemana bisnismu. Sebagai pelaku usaha kamu sudah sangat paham akan pasar dan tantangan yang akan dihadapi bisnismu. Selain itu kamu sudah mampu mengetahui arah pengembangan bisnis serta kemampuan memberikan inovasi dan sentuhan kreatif pada bisnismu.

Setelah memenuhi kriteria-kiriteria tersebut di atas, maka kamu sebenarnya sudah siap menjalankan bisnis secara fulltime. Tentunya dengan bekal bisnis sampingan yang sudah kamu rintis sebelumnya. Bekal sudah ada, hanya butuh curahan waktu, tenaga, dan juga fokus yang lebih terhadap bisnis.

Hanya saja, untuk meninggalkan zona nyaman sebagai orang yang sudah memiliki aktifitas rutin dan penghasilan tetap memang tidak mudah. Setelah semua pertimbangan dipikirkan masak-masak, sekarang semua keputusan tetap ada padamu. (/Adin)

Kontributor BisnisUKM.com area Jawa Timur

Sumber gambar : http://blogs-images.forbes.com/learnvest/files/2014/09/side-business-grow.jpg