Berawal Dari Suka, IRT Ini Sukses Dirikan Usaha Minuman Kekinian 2020

Hi penggemar setia BisnisUKM, ada kabar gembira karena di Sabtu siang ini Bisnis UKM akan berbagai inspirasi buat kamu para ibu rumah tangga dan siapapun yang kepengen buka usaha dan masih ragu. Kita ada inspirasi yang akan membuatmu semakin terinspirasi dan termotivasi.

Bisnis UKM berkesempatan menemui seorang Ibu Rumah Tangga yang berhasil mewujudkan mimpinya untuk memiliki usaha minuman kekinian sebagai usaha sampingan. Meskipun menjadi Ibu Rumah Tangga kita juga bisa produktif dan berkegiatan yang lebih manfaat dan yang pastinya bisa menghasilkan uang lewat kegiatan tersebut.

Begitu pula yang dialami oleh Ibu Rumah Tangga ini, Ia berkeinginan membuka usaha dan membuat kesibukan yang bermanfaat disela aktivitasnya mengurus rumah tangga. Ternyata Ibu Rumah Tangga juga bisa menghasilkan loh, contohnya Ibu yang satu ini. Haryandini Putri (Ibu Dini) adalah pemilik kedai Kulu Taalu. Kedai ini bergerak dalam bidang usaha minuman.

Ibu Rumah Tangga Ini Sukses Dirikan Usaha Minuman Kekinian 2020

Berawal-Dari-Suka-IRT-Ini-Sukses-Dirikan-Usaha-Minuman-Kekinian-2020

Muncul Ide Menekuni Usaha Minuman

Awal memulai usaha ini pada mulanya ingin mencari kegiatan selain mengurus anak dan suami, Ibu rumah tangga ini ingin memiliki aktivitas lain. Dengan dana yang tidak terlalu besar ia memulai menekuni usaha minuman kekinian yang sedang trend seperti bubble tea, thai tea, cheese tea, brown sugar drink dan shake drink.

Alasan utama usaha minuman ini, pada awalnya ingin terjun pada usaha di bidang kuliner tapi Ia masih takut stok barang yang mudah busuk. Nah makanya Ia beralih usaha minuman yang memang stoknya bisa awet.

Ide usaha yang dijalankan berawal suka minumam – minuman susu, yoghurt dna ada ide membuat sendiri dengan mengandalkan youtube kemudian kombine dengan ide sendiri dan resep yang didapat dari youtube.

Kesulitan Dalam Menjalankan Usaha

Kesulitan kalu untuk terkait produk memang tidak ada tapi kesulitanya sendiri dalam hal pencarian SDM atau mencari karyawan. Karena Ia tidak bisa mengurus semuanya sendiri dan menghandle 100% untuk menjaga kedai Kulu Taalu, maka perlu untuk merekrut beberapa karyawan untuk membantu menjalankan usaha.

Pembeda produk ini dengan yang lain berada pada bahan baku. Bahan baku yang digunakan Kulu Taalu menggunakan bahan premium dan berkualitas. “Kita tidak memakai bahan yang ada pengawetnya, memakai susu tanpa gula. Baik gula bubuk maupun gula cair kita tidak menggunakan, jadi benar – benar susu asli”, begitu penuturannya.

Keunggulan Produk Kulu Taalu

Keunggulannya terletak pada rasa, tak kalah dengan minuman kekinian yang ada di mall yang sudah punya brand. Dan untuk pemasaran masih terbatas mengandalkan sosial media yakni instagram, wa story, dan dari mulut ke mulut. Tidak menggunakan brosur atau spanduk karena dianggap kurang efektif dibandingkan dengan menggunakan sosial media. Untuk meningkatkan penjuala Ia juga aktif bergabung dengan ojek online layanan food.

Respon pasar, buka dari 24 Oktober 2019 sejauh ini belum seperti yang diharapkan. Namun dari penjualan online banyak mendapatkan masukan ketimbang dari dine in. Sebenarnya Ia mengharapkan pelanggan yang datang ke kedai langsung. Namun malah yang ramai dari penjualan online dan pesanan dari wa dan instagram. Nah untuk yang dine ini belum seperti yang diharapkan menjadi tempat nongkrong.

Harapan Kedepan Untuk Kedai Kulu Taalu

Ada beberapa kali yang datang ke kedai namun masih sebatas untuk nongkrong teman – teman. Harus sedikit bersabar karena memang tergolong masih baru. Namun harapanya kedepannya akan berusaha terus untuk mengembangkannya.

Untuk kedepannya fokusnya tetap minuman, owner melihat untuk jangka panjang Ia akan merambah ke ke usaha kopi. Kalo sementara masih bubble drink, boba drink, brown sugar drink. Nah harapannya kedepan Ia akan merambah minuman kopi. Cuman sekarang masih menunggu, dan fokus lainnya selain minuman Ia juga menyediakan snack seperti pempek, french fries, ayam pok-pok.

Alasan Memilih Membuka Usaha

Untuk karyawan ada 2, sebenarnya butuh 3 namun sekarang masih cukup terbatas. Kenapa memilih usaha disamping menjadi ibu rumah tangga? Nah alasan terkuatnya karena ingin menambah aktivitas yang bermanfaat dan menghasilkan uang. Jika biasanya kegiatannya hanya mengurus anak, arisan dan kumpul bersama teman maka muncullah ide dan bertekad untuk membuka kedai ini.

Pada awalnya memang tak ada fikiran mau terjuan di bidang usaha ini, namun karena keinginan untuk membuka sesuatu, aktivitas yang berbeda dengan biasanya. Harapan kedepan untuk Kulu Taalu yang paling diharapkan tidak muluk – muluk, dan tetap sesuai target saja yakni ingin 1 hari menjual 50 cup minuman.

Produk Bestseller Kulu Taalu

Untuk produk bestseller Kulu Taalu ini ada beberapa. Kalo untuk menu variannya sendiri ada 15 rasa namun yang paling laris dan populer adalah Avocado Coffee, Choco Avocado, Choco Oreo, Thai Tea, Red Velvet. Dan yang paling bestseller itu Avocado Coffee, Choco Avocado dan Choco Oreo.

“Untuk produk signature kami ada produk semacam chicken pokpok, kami namakan chicken chesee yang merupakan menu racikan sendiri, dan ini yang paling laris karena memang buatan sendiri. Sedangkan untuk snack lainnya itu kami ngambil dari orang lain”, begitu katanya.

Kemasan Yang Menarik Membantu Menaikkan Penjualan

Untuk minuman memang rata – rata bentuknya seperti biasa yang kita lihat itu – itu saja, Namun saya tertarik dengan cup oval yang bentuknya menarik. Cup oval ini merupakan cup kekinian yang rekomended untuk mengemas minuman karena memang sedang booming dan jadi primadona para pelaku usaha minuman kekinian.

Kenapa memilih cup oval? Nah kita melihat dari segi mata konsumen. Kebanyakan ketika orang membeli melihat kemasan terlebih dahulu. Kemasan yang menarik mampu membuat orang tertarik untuk membeli. Nah kurang lebih begitu.

Sekian dan terima kasih, semoga artikel diatas dapat bermanfaat untuk pembaca sekalian dan memberikan motivasi serta inspirasi. Semoga sukses dan maju terus :)

Leave a Comment

Bingung Cari Peluang Usaha?

Yuk Gabung Jadi Agen/ Mitra Waralaba