Woww!, Kopi Ini Sudah Mendunia Sebelum Indonesia Merdeka!

woww-kopi-ini-sudah-mendunia-sebelum-indonesia-merdeka
kopi Mandailing sudah mendunia sebelum Indonesia merdeka

Kopi mandailing atau dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah Mandheling coffee adalah kopi arabika yang berasal dari daerah Mandailing, Pegunungan Bukit Barisan, Sumatera utara. Nama Mandailing sendiri diambil dari nama salah satu suku yang berada di Sumatera Utara. Namun, kopi Mandailing ini tidak hanya dihasilkan dari daerah yang ditempati etnis Mandailing. Tetapi, kopi tersebut juga dibeberapa daerah lain, seperti Tapanuli, dan Pakpak. Perlu diketahui bahwa kopi arabika Mandailing ini merupakan hasil persilangan kopi arabika Gayo dan kopi arabika Lintong.

Uniknya, sebelum Indonesia merdeka, kopi mandailing sudah berhasil merebut hati orang Eropa. Kopi Mandailing sudah dikenal dunia sejak tahun 1878 jauh sebelum Indonesia merdeka. Pada tahun 1699, kolonial Belanda membawa kopi ke Indonesia. Penanaman kopi jenis Arabica pertama kali di tanam di daerah Mandailing Natal Kabupaten Pekantan Sumatera Utara. Selanjutnya penanaman dilakukan di daerah Tapanuli Utara dan Dataran Tinggi Gayo (Aceh Tengah).

Dalam buku William H. Ukers (New York, 1922), kopi mandailing dideskripsikan sebagai kopi paling bagus dan termahal di pasar internasional. Kopi Mandailing sendiri memiliki cita rasa yang kuat, dengan keasaman medium, cita rasa Floral dan memiliki after taste yang baik.

rumah-adat-mandailing
Rumah Adat Mandailing

Minuman yang menjadi salah satu sajian dalam acara resepsi pernikahan putri Presiden RI Joko Widodo ini, sudah diekspor ke berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Jepang, China dan Korea Selatan. Bahkan nilai ekspor kopi Mandailing ke Korea Selatan pada 2016, mencapai US$ 1 juta. Harga dipasaran, kopi Mandailing memiliki harga yang cukup tinggi yaitu sekitar Rp. 220.000 /kg.

Ciri khas rasa yang melekat pada kopi Mandailing tak tepas dari budaya turun-temurun dalam mengolah kopi yaitu pemrosesan semi wash atau dikenal dengan giling basah. Di luar negeri, biasanya kopi akan dikuliti, difermentasi, dikeringkan secara penuh, lalu dikupas. Namun untuk proses kopi Mandailing, pertama biji kopi dikuliti, difermentasi, dikeringkan tidak secara penuh, dikupas, dan dikeringkan lagi. Hanya terdapat sedikit perbedaan dalam prosesnya, akan tetapi sudah mengubah rasa kopi tersebut. Keunikan proses yang sudah menjadi tradisi ini,bahkan diadopsi oleh produsen-produsen kopi di daerah Amerika Latin.

 

 

Leave a Comment

Bingung Cari Peluang Usaha?

Yuk Gabung Jadi Agen/ Mitra Waralaba