Sudah menjadi hal yang lazim, selama bulan Ramadan, buah kurma menjadi salah satu makanan favorit yang paling banyak dicari, khususnya bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia yang sedang melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Hal ini berkaitan dengan keyakinan, bahwa makan buah kurma saat berbuka puasa merupakan sunah yang diajarkan oleh Rasulullah saw.

” Berbukalah dengan yang manis “, begitu anjuran yang sering kita dengar. Pesan tersebut secara langsung mengingatkan kita untuk menyantap buah kurma saat berbuka puasa. Buah berbentuk bulat, cendrung oval dan berwarna gelap ini memang jadi primadona disaat bulan ramadhan tiba. Tanpa kehadiran si hitam manis ini disaat berbuka puasa, rasanya ada yang kurang.

Video Praktisi

Strategi Pemasaran Menjalankan Usaha Konveksi

Buah Kurma biasanya muncul dipasaran menjelang dan selama bulan puasa Ramadhan karena buah Kurma menjadi produk utama untuk berbuka puasa. Rasa manis dan kandungan gisi dari Kurma sudah terkenal sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Gizi yang terkandung dalamKurma sudah cukup untuk menggantikan makanan kita. Buah Kurma juga dikenal sebagai excellent source karena sangat cepat mengatasi keletihan.

Kurma, adalah jenis tanaman palma dengan nama latinnya Phoenix Dactylifera. Tumbuhan ini banyak ditemui di Timur Tengah, Afrika Utara dan kemungkinan juga berasal dari Asia Barat Daya. Karena pembudidayaannya yang secara besar-besaran sehingga tidak diketahui dengan jelas dan pasti asal muasal tumbuhan ini.

Pohon kurma tumbuh bergerombol dengan tinggi sekitar 15-25 meter. Tapi ada juga yang tumbuh sendiri. Ditanah Arab, masa panen kurma jatuh di bulan Juli dan Agustus dan dari satu batang pohon kurma bisa menghasilkan 300 kg kurma dalam sekali panen.

Sejumlah referensi ilmiah, baik di dunia Islam maupun Barat, membuktikan bahwa buah kurma memang memiliki banyak kelebihan di balik kelezatan dan manisnya buah kurma, terdapat kandungan gizi yang nyaris lengkap dengan komposisi yang seimbang, meskipun dengan jumlah yang serbasedikit. Kebiasaan Nabi mengonsumsi kurma segar dan kurma tidak segar (kering).

Selain itu, kurma memiliki kelebihan lain yaitu, lebih mudah dicerna dan diserap, sehingga bisa segera memenuhi kebutuhan tubuh dalam waktu yang cepat setelah sekian jam tubuh berpuasa. Kurma segar mengandung kadar air dan vitamin yang lebih banyak, tetapi rendah kandungan energi siap pakainya. Sementara kurma yang tidak segar (kering) tinggi akan kandungan energi siap pakai, namun kandungan air dan beberapa vitamin lebih rendah, bahkan kandungan vitamin C-nya hilang.

Kandungan nutrisi kurma, masih menurut Hardinsyah, tergantung dari varietas kurma dan kandungan airnya. Umumnya buah kurma mengandung zat-zat gula (campuran glukosa, sukrosa, dan fruktosa), protein, lemak, serat, vitamin A, B1, B2, B3, potasium, kalsium, besi, klorin, tembaga, magnesium, sulfur, fosfor, dan beberapa enzim.

Sementara itu, menurut database nutrisi USDA (Departemen Pertanian AS), kandungan nutrisi untuk 100 gram kurma kering kultivar “Deglet Noor” mengandung 280 kcal (1180 kJ), karbohidrat 7,5 gram, gula 63 gram, serat dietary 8 gram, lemak 0,4 gram, protein 2,5 gram, air 21 gram, vitamin C 0,4 mg, mangan 0,262 mg.

Khasiat buah Kurma:

  1. Kurma kering berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan membantu melancarkan saluran kencing Kandunga serabut akan mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim saat melahirkan. Caranya dengan merebus kurma kering tersebut.
  2. Kurma basah mampu mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistole ( kontraksi jantung ketika dipompa ke pembuluh nadi ). Disamping itu untuk mencegah terjadinya pendarahan pada saat melahirkan dan mempercepat pengembalian posisi rahim seperti semula.
  3. Karena mengandung kalium yang tinggi kurma dapat mencegah stroke. Mengatur denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot dan membantu mengatur tekanan darah. Para peneliti menyatakan bahwa dengan makan satu jenis ekstrak kalium (minimal 400mg/hari) dapat menurunkan resiko terkena stroke sampai 40 %. Ini artinya sama dengan makan tamr sekitar 65 gr saja atau setara dengan lima butir kurma.
  4. Kurma juga efektif meningkatkan kadar trombosit bagi penderita demam berdarah dan memperkuat daya tahan tubuh (meningkatkan) stamina serta mempercepat penyembuhan dari sakit.
  5. Baik untuk pertumbuhan tulang dan mencegah osteoporosis.
  6. Mengendalikan hipertensi dengan mengatur kadar prostaglin yang turut berperan dalam proses tekanan darah
  7. Melancarkan buang air.
  8. Sangat baik untuk nutrisi Ibu Hamil, menyusui ( dengan mengkonsumsi kurma jenis lubamah akan menambah air susu)
  9. Banyak mengandung vitamin A yang baik untuk memelihara kesehatan mata, metabolisme lemak, kekebalan terhadap ifeksi dan menenagkan sel-sel syaraf.

Di Indonesia, kurma lebih banyak dijual dan dikonsumsi dalam bentuk manisan. Manisan kurma dijual dalam beragam kemasan, baik di pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan modern. Ada yang dalam paket-paket atau kemasan mewah, lengkap dengan informasi kandungan nutrisi, masa kedaluwarsa, pabrik pengolah, hingga distributornya. Ada juga kurma yang dijual kiloan, biasanya kurma dengan serat yang kasar dan berkualitas rendah. Meski demikian, dalam beberapa tahun terakhir, kurma juga dikonsumsi dalam bentuk yang lebih variatif, seperti jus kurma, sari buah kurma, atau olahan kurma dengan bahan pangan lain.
Jika Anda bosan menyantap buah kurma secara langsung pada bulan Ramadhan, Anda bisa mengkreasikan dengan bahan lain menjadi olahan buah kurma. Alternatif pengolahan yang bisa Anda lakukan,  misalnya dengan membuat kurma koktail ataupun jus kurma. Dijamin olahan kurma Anda akan semakin nikmat disantap saat berbuka puasa bersama keluarga, ataupun sebagai peluang bisnis baru bagi Anda untuk menambah pemasukan saat bulan Ramadhan.

Lantas, bagiamana cara membuatnya?! Cara membuatnya sangatlah mudah tanpa memerlukan waktu yang banyak, dan peralatan untuk membuatnya pun hanya dengan peralatan sederhana yang bisa anda temukan di rumah.

Koktail Kurma

Koktail kurma

Bahan :

  • 200 gram nanas, dipotong kotak 1 cm
  • 1 kaleng leci, ditiriskan
  • 10 buah kurma tanpa biji, dipotong-potong
  • 400 gram es batu

Sirup:

  • 2 sendok teh air jeruk lemon
  • 150 gram gula pasir
  • 350 ml air

Cara Membuat :

  • Rebus sirup hingga mendidih.
  • Angkat dari api, tambahkan kurma, leci, nanas, diamkan sampai dingin.
  • Tambahkan es batu. Sajikan.

jus kurma

Juice Kurma

Bahan:

  • 5 biji kurma
  • 5 sdm markisa
  • 1 iris jeruk nipis
  • 5 biji es batu
  • air secukupnya

Cara membuatnya:

  • Pilih buah kurma yang bagus, dan buang bijinya.
  • Semua bahan-bahan di atas dicampur jadi satu.
  • Blender sampai halus dan kental.
  • Setelah itu, jus kurma dituangkan di gelas.
  • Juice kurma siap disantap.
(Sumber gambar: 
http://arnab20.multiply.com/journal/item/100/KHASIAT_BUAH_KURMA, http://anekaresep.multiply.com/journal/item/15/Koktail_Kurma, http://abuyahya8211.wordpress.com/2009/04/04/ )