Bincang Bisnis, Inspirasi Bisnis

Jangan Sepelekan 7 Hal Ini Kalau Kamu Mau Sukses Bisnis Kuliner

jangan-sepelekan-7-hal-ini-kalau-kamu-mau-sukses-bisnis-kuliner

sumber gambar: Enterpreneur

Ketika hendak menjalankan bisnis, jangan sampai ada sedikit pun yang terlewat. Satu hal kecil yang kelihatannya sepele, tapi jika terlupakan, bisa bahaya buat keselamatan bisnismu. Kamu harus total dalam mempersiapkan bisnismu. Kalau memang ada yang terlanjur, pastikan kamu perlu segera berbenah.

Sebelumnya kamu sudah tahu kan kelebihan dan kekurangan bisnis jenis ini? Berikut ini adalah hal-hal sepele yang mungkin benar-benar dipandang sebelah mata tapi ini sangat krusial. Lima hal sepele ini juga yang bisa bikin kamu sukses menjalankan bisnis kuliner. Pokoknya jangan sampai kamu skip bacaan ini. Mari kita sama-sama simak ulasan lengkapnya.

7 Hal Sepele Yang Nggak Boleh Kamu Sepelekan Dalam Bisnis Kuliner

Ini benar-benar hal yang kelihatannya nggak penting, sepele banget, tapi jangan sampai kamu mengabaikan ini ya. Ini dia lima hal itu yang wajib kamu ingat-ingat.

1. Jaga kebersihan

jaga-kebersihan

sumber gambar: Unsplash.com/Igor Miske

Meliputi kebersihan lingkungan dan kebersihan panganna yang dihidangkan. Jangan sampai calon konsumen sampai menangkan kesan jorok dan menjijikkan ya. Itu mimpi buruk bagi kamu. Kamu mungkin akan menganggap sepele soal kebersihan, tapi justru itu poin penting yang nggak boleh sampai terlewat. Bayangkan, kalau di sekitar tempatmu jualan ada banyak sampah. Coba bayangkan kalau banyak lalat, kecoa, bahkan tikus berkeliaran. Pembeli pasti merasa jijik dan nggak akan kembali lagi ke tempatmu!

2. Kamu perlu banner

butuh-banner-bisnis

sumber gambar: Unsplash.com/Alvin Mahmudov

Pokoknya pada poin ini kamu harus punya banner atau apapun itu untuk sebagai sarana untuk menginformasikan eksistensimu pada masyarakat. Dengan begitu, setiap yang lewat bisa mengetahui bahwa kamu sedang menjual sesuatu yang worth to buy. Buat banner yang bagus. Pilih kata-kata yang menarik dan nggak terlalu panjang. Gunakan font yang normal alias tidak alay. Pastikan tulisannya mudah terbaca ya!

3. Harga harus yang wajar

harga-harus-bersahabat

sumber gambar: The Jakarta Post

Kamu mungkin ingin segera dapat banyak keuntungan dengan pasang harga tinggi. Eits, jangan sampai ini jadi petaka buat bisnismu. Supaya harga jual tidak terlalu mengerikan, pastikan kamu dapatkan bahan baku untuk produkmu dari tempat grosiran supaya dapat harga miring. Soalnya, pembeli kan pasti akan membandingkan harga di tempat yang satu dengan yang lain. Dengan harga yang wajar dibarengi kualitas yang sesuai harga, kamu pasti bisa bersaing dengan kompetitor yang ada sebanyak apapun jumlah mereka.

4. Riset sebelum memulai

riset-terlebih-dahulu

sumber gambar: Unsplash.com/William Iven

Lakukan riset sederhana untuk cari tahu selera masyarakat saat ini. Sekarang kan kamu sudah dimudahkan dengan eksistensi media sosial. Kamu tinggal manfaatkan aja media sosial yang sekarang masih ramai, khususnya sama milenial. Soalnya kan sekarang milenial jadi sasaran empuk para pelaku bisnis apalagi bisnis kuliner. Milenial itu nggak suka yang biasa biasa aja. Sukanya sama yang menarik dan instagramable sehingga bisa dipamerkan pada dunia melalui fitur story baik Instagram maupun Whatsapp. Oh iya, jangan lupa kalau milenial suka sama kemasan yang oke. Butuh inspirasi kemasan yang kece ada di sini.

5. Tanamkan bahwa pembeli adalah raja

pembeli-adalah-raja

sumber gambar: Unsplash.com/Square

Ketika berbisnis, apalagi yang namanya jualan, pasti ada masa ketika tubuh maupun pikiran terasa begitu lelah. Jangan sampai hal ini membuat kamu lupa bahwa pembeli adalah raja. Kalau sampai kamu lupa, yang terjadi bisa-bisa kamu bersikap jutek pada pembeli. Pembeli itu nggak akan suka kalau dijutekin atau diberikan pelayanan nggak baik. Maka, pastikan kamu melayani konsumen dengan sebaik-baiknya.

6. Pisahkan uang bisnis dan uang pribadi

pisahkan-uang-pribadi-dan-bisnis

sumber gambar: Unsplash.com/Two Paddles Axe and Leatherwork

Meskipun pada akhirnya uang bisnis akan jadi milikmu, jangan sampai kamu nggak teliti dan mencampurkan begitu saja dua uang ini. Kalau sampai itu terjadi, kamu akan kebingungan sama arus kas. Jangan sampai kamu tidak tahu seberapa besar pemasukan dan pengeluaran yang sebenarnya dari bisnis yang kamu lakukan. Kalau arus kas jelas, kamu jadi bisa mengambil tindakan yang sesuai kebutuhan.

7. Harus bermental tangguh

harus-bermental-tangguh

sumber gambar: Unsplash.com/Helena Lopes

Namanya kesulitan dan hambatan itu wajar banget dialami. Jika kamu masih pemula, jangan berharap semua akan mulus mulus saja. Persiapkan diri juga untuk menghadapi kemungkinan gagal atau mengalami kerugian di awal. Itu semua wajar banget kok. Bukan berarti pesimis lho ya! Waspada sama pesimis dua hal yang berbeda. Tetaplah waspada dan nggak boleh cepat putus asa kalau kamu serius pengen sukses.