6 Langkah Mudah Merintis Bisnis Bersama Pasangan

6 langkah mudah merintis bisnis bersama pasanganMemutuskan terjun di bidang usaha dengan melibatkan peran serta pasangan kita merupakan salah satu alternatif yang banyak dipilih para pelaku usaha. Kekompakan yang mereka bina dalam berumah tangga, tak jarang memudahkan pasangan suami istri untuk berkomunikasi sebagai mitra bisnis. 

Selain itu, dengan minat dan kegiatan yang sama, pasangan suami istri tak hanya mampu meningkatkan keharmonisan rumah tangganya namun juga bisa mendatangkan tambahan penghasilan setiap bulannya. Kendati begitu, diperlukan banyak kesabaran, pengertian dan kerjasama yang baik dari kedua belah pihak, karena merintis bisnis  bersama pasangan cukup rentan dengan berbagai masalah.

Nah, untuk membantu para pemula yang berencana merintis bisnis  bersama pasangan. Berikut ini kami informasikan kepada para pembaca mengenai tips merintis bisnis bersama pasangan.

1. Hilangkan ego masing-masing

Meskipun Anda telah terikat menjadi sepasang suami istri, namun sebagai manusia Anda memiliki ego masing-masing yang terkadang tak berjalan beriringan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Anda perlu sedikit mengurangi rasa egois Anda dalam merintis bisnis bersama. Bila Anda menginginkan bisnis  yang dirintis bisa sukses, maka Anda harus berani menerima kritik dan saran dari pasangan Anda. Sama halnya ketika Anda mendapatkan penilaian atau masukan dari rekan kerja dan bos Anda di kantor.

2. Buatlah jobdesc yang sesuai

Pembagian jobdesc yang jelas antara Anda dengan pasangan, secara tidak langsung bisa meningkatkan efisiensi dan produktifitas bisnis rumahan yang dirintis bersama. Karenanya, bagilah tugas sesuai kemampuan masing-masing, siapa yang berperan memegang keuangan, siapa yang memantau proses produksi dan siapa yang fokus memaksimalkan strategi pemasaran. Ketika deskripsi kerja telah dibagi dengan jelas, maka berbagai macam masalah pun bisa Anda hindari selama menjalankan bisnis bersama.

3. Cari solusi bersama untuk setiap masalah yang ada

Jika dalam menjalankan bisnis tersebut Anda menghadapi sebuah masalah, maka carilah solusi bersama dan pecahkan masalah tersebut menjadi bagian-bagian kecil sebelum akhirnya dipetakan menjadi tugas masing-masing. Dalam pembagian tugas, tentunya Anda harus mempercayai kemampuan pasangan Anda agar kedepannya setiap masalah yang ada bisa diatasi bersama-sama.

4. Pisahkan ruang usaha dengan keluarga

bisnis rumahanKendati bisnis Anda dirintis dari rumah, namun sebaiknya Anda memisahkan antara ruang usaha dengan ruang keluarga. Hal ini penting agar masing-masing kepentingan tidak mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Disamping itu, dengan memisahkan ruang kerja dan ruang keluarga, maka  segala pekerjaan yang berhubungan dengan bisnis Anda tidak bercampur dengan urusan rumah tangga.

5. Disiplin dan tetap saling menghargai

Sebagai sepasang suami istri, tentunya selain menjaga profesionalisme sebagai partner bisnis, Anda juga harus tetap menghargai pasangan Anda. Jika pasangan Anda mencapai suatu prestasi yang bagus, jangan sungkan untuk memberikan reward tertentu. Dan walaupun Anda bekerja di rumah, Anda harus tetap disiplin dalam mengerjakan tugas-tugas Anda seperti layaknya perusahaan besar.

6. Tidak mengabaikan peran Anda dalam keluarga

Ketika Anda memutuskan merintis bisnis bersama pasangan, pastikan bila peran Anda dalam keluarga tidak terabaikan. Sebagai ibu, sebaiknya Anda tetap menjalankan tugas utama Anda seperti menjaga anak, memasak, dan membersihkan rumah, dan sebagai ayah tentunya jangan sampai melupakan peran aktif Anda untuk mengawasi perkembangan buah hati tercinta.

Dengan pembagian tugas dan kompensasi yang jelas, maka merintis usaha rumahan bersama pasangan bisa Anda jadikan sebagai salah satu alternatif tepat untuk menciptakan sumber pendapatan setiap bulan. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!

Sumber gambar :
1. http://www.arvanpradiansyah.com/wp-content/uploads/2012/09/Bisnis-dengan-Suami1.jpg
2. http://sheownsit.com/wp-content/uploads/2012/07/4893848724_0f532406991.jpg

1 Komentar

Comments are closed.