Liputan UKM

Lewat Usaha Kerajinan Action Figure Capres, Iwan Serukan Pemilu Damai!

pengrajin action figure capres Panasnya pilpres 2019 ternyata membawa berkah bagi sebagian orang. Salah satunya seniman asal Solo, Iwan Agus Wiryawan, yang membuat karya action figure calon presiden, Jokowi dan Prabowo. Uniknya beragam kreasi kerajinan action figure capres ini dibuat dengan ekspresi jenaka.

Tim Bisnis UKM sempat kesulitan mencari rumah Iwan di Kampung Jajar, Laweyan, Solo. Namun hal itu seketika terobati saat melihat detail lucu miniatur kedua calon presiden buatan Iwan. Bapak dua anak itu membuat boneka Jokowi dan Prabowo dengan ekspresi tersenyum dan dapat menggelengkan kepala.

Iwan mulai menekuni dunia seni kerajinan action figure pada tahun 2000-an. Berbekal belasan tahun melukis, pensiunan petugas keamanan bank ini perlahan memperbaiki detail karyanya. Pada 2013 Iwan baru pede menawarkan karyanya itu ke pasar meski belum seramai sekarang.

usaha kerajinan miniatur capres“Awalnya dulu buat di pilpres 2014, namun kurang berhasil. Nah ini saya buat lagi dengan detail kemiripan yang lebih baik. Syukur hasilnya memuaskan, masyarakat menyambut baik,” ungkap Iwan.

Iwan membuat miniatur Jokowi dan Prabowo dengan berbagai gaya, salah satunya Jokowi tengah melinting lengan baju. Kerajinan action figur itu dibuat dengan bermacam ukuran, tingginya kisaran 10 hingga 15 sentimeter.

Lulusan fakultas sastra ini membuat action figure dari bahan rubber resin dan fiber glass yang dibalut sentuhan warna cat akrilik. Selain enteng, penggabungan bahan bahan itu membuatnya tahan lama.

Untuk pengerjaan, Iwan membutuhkan waktu dua minggu hingga satu bulan. Semua proses dilakukan secara manual dan dikerjakan sendiri oleh Iwan.

“Yang paling susah dan lama itu membuat cetakannya. Sisanya terbilang tidak sulit hanya membutuhkan kesabaran dan ketelitian saja. Namun, kata orang, karya saya beda dengan yang lain, seperti sudah ada ciri khasnya,” ungkapnya tersenyum.

Kerajinan Miniatur Capres Sampaikan Pesan Pemilu Damai

kerajinan action figure jokowiIde membuat kerajinan miniatur capres dengan ekspresi tersenyum dan dapat menggelengkan kepala terbilang brilian. Para simpatisan kedua capres pun seraya terpingkal, meski kontestasi pilpres tengah panas-panasnya kini.

Tak kalah brilian, Iwan memakaikan baju adat Jawa pada karyanya sebagai simbol keragaman Indonesia. Jokowi memakai beskap dengan blangkon khas Solo, sedangkan Prabowo menggunakan baju adat Jawa khas Jogja.

kerajinan action figure prabowoMembuat action figure kedua capres membuat Iwan lebih antusias dengan pilpres. Meski begitu, Iwan menyayangkan sejumlah kejadian negatif, seperti perkelahian antar simpatisan karena beda pilihan.

“Yang membedakan action figure ini cuma blangkonnya, kalau Pak Jokowi pakai blangkon Solo, kalau Pak Prabowo Jogja. Ini simbol keragaman budaya. Terus saya buat tersenyum, pesannya politik ini santai saja, gak usah terlalu sepaneng (tegang),” lanjut Iwan.

Dibanjiri Pesanan Sampai Tanah Papua

bisnis kerajinan action figure capresAwalnya Iwan sengaja membuat action figure capres dengan konsep pajangan interior mobil. Namun, ekspresi lucu membuat pembeli memajang meski di dalam ruangan. Detail mendekati rupa asli juga mampu menarik minat pasar, terutama para simpatisan.

Hingga kini, Iwan fokus pada penjualan melalui media sosial. Iwan mampu menjual karyanya ke penjuru Nusantara, termasuk ke Tanah Papua.

“Paling jauh itu ke Papua, baru baru aja pesannya. Tapi daerah lain juga banyak, yang minta dibuatkan figur personal juga ada. Jadi mereka kirim foto ukuran besar, nanti saya buatkan miniaturnya,” lanjut Iwan.

Selain action figure capres, Iwan juga membuat minitur tokoh lain seperti seniman Gesang, Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, hingga presiden kedua Soeharto. Untuk harga Iwan mematok 350 ribu hingga satu juta rupiah khusus miniatur capres. Sedangkan untuk pesanan khusus, Iwan mematok harga khusus pula. Semua tergantung dengan detail, ukuran, serta rumitnya pengerjaan.

Tim Liputan BisnisUKM
(/Rizki B.P)
Kontributor BisnisUKM.com wilayah Solo Raya