Peluang Usaha Program Penyelamatan Hutan

peluang usaha FranchisePohon jati dikenal sebagai penghasil kayu yang memiliki kualitas dan bermutu tinggi. Diameter pohonnya yang besar, berbatang lurus, dan dapat tumbuh hingga 40 meter menjadi keunggulan kayu jati dibandingkan dengan produk kayu lainnya. Di Indonesia, pohon jati banyak tumbuh dan dibudidayakan di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Namun perkembangan populasi manusia yang tidak terkendali menyebabkan banyak kawasan hutan sebagai lahan tumbuh berkembangnya pohon jati ‘disulap’ menjadi daerah pemukiman. Ditambah lagi, pembalakan liar yang merajalela membuat banyak hutan di Indonesia mengalami kerusakan yang parah.

Maraknya penebangan tanpa diimbangi proses regenerasi membuat pemasalahan hutan di Indonesia makin lama memprihatinkan. Selain produktivitas kayu yang menurun, kerusakan hutan juga bisa menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor dan banjir. Bahkan yang paling mengkhawatirkan bisa menipiskan kadar oksigen di bumi. Untuk itu perlu upaya serius dari pemerintah dan masyarakat pada umumnya untuk menggalakkan program penyelamatan hutan.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan saat ini adalah hutan kemasyarakatan yang berbasis pada kepemilikan masyarakat dan pemanfaatan keuntungan dari sumberdaya hutan lokal, sebagaimana yang dilakukan oleh PT. Harfam Jaya Makmur sejak 2004 lalu. Langkah yang bisa ditempuh dalam program tersebut adalah dengan melakukan penanaman kembali di areal bekas tebangan dan lahan kosong. Pohon jati yang notabene menjadi komoditas utama kayu dunia menjadi pohon utama yang bisa ditanam dan dibudidayakan dalam program penyelamatan hutan tersebut. Pasar dunia yang masih mengalami kekurangan kayu sebesar 340 juta kubik per tahun menjadi salah satu peluang usaha program penyelamatan hutan.

Upaya program pelestarian yang menerapkan bioteknologi untuk menghasilkan jenis kayu berkualitas dalam tempo 5-15 tahun adalah JATI EMAS (FGGT = Fast Growth Golden Teak). Untuk mengetahui bagaimana peluang usahanya, berikut  hasil wawancara kami dengan Bp. Fahrur Rozi, PT. Harfam Jaya Makmur pada saat acara pameran franchise di Yogyakarta 10 Mei 2011 lalu.

tim liputan bisnisUKM

1 Komentar

Comments are closed.