Apa yang anda lakukan jika dirumah Anda terdapat beberapa kain yang sudah tidak terpakai lagi? Mungkin Anda akan berpikir untuk membuangnya…tapi tidakkah Anda berpikir bahwa kain-kain tersebut bisa menjadi barang yang bermanfaat bahkan menghasilkan uang bagi Anda??

Video Praktisi

Tips Memulai Bisnis Bagi Pemula, Owners Gudeg Kaleng Mbak Yayah

Perca merupakan kain sisa yang dipandang sebagian orang sudah tidak bermanfaat lagi. Namun ditangan orang-orang yang kreatif, kain perca dapat disulap menjadi bedcover cantik, selimut, tirai, tas, boneka, alas gelas, dan lain-lain.  Pemanfaatan perca bisa untuk mempercantik kamar, ruang tamu, atau di setiap sudut rumah. Patchwork, quilting, dan appliqué merupakan teknik-teknik dalam pemanfaatan kain perca.

Quilts , Patchwork & Applique merupakan kerajinan tangan berbahan dasar kain perca yang disusun dan ditata secara kompak, serta terkombinasi dengan skill modern,  sehingga menghasilkan karya yang mempunyai cakupan nilai artistik dan seni tersendiri.

Hasil karya kerajian perca ini, unik, kreatif, dan menguntungkan. Secara terperinci dari arti Quilts , Patchwork & Applique sbb : Patchwork adalah seni menyusun dan menggabungkan kain perca aneka warna dan motif mengikuti pola berulang dengan cara dijahit tangan atau mesin, sedangkan Applique adalah seni membentuk gambar dari potongan kain dan ditempel diatas permukaan kain dengan menggunakan jahitan tangan atau mesin pula. Kedua seni ini kemudian disempurnakan dengan teknik jahit tindas (Quilts). Teknik ini dilakukan setelah menyisipkan sejenis busa yang disebut dakron atau silikon diantara lembaran kain yang memiliki ukuran yang sama. Hasilnya akan lebih rapi dan memiliki ketebalan yang memberikan keindahan dan keunikan tersendiri.

Pemanfaatan kain perca ini selain dapat mengisi waktu bagi ibu-ibu dan remaja putri juga dapat memberikan tambahan pemasukkan bagi mereka. Bahan baku yang digunakan sangat murah karena berasal dari sisa kain yang tidak digunakan lagi. Quilting memiliki peluang usaha yang cukup baik karena produk yang dihasilkan unik dan kreatif. Di Indonesia, pengrajin quilting masih sedikt. Oleh karena itu masih banyak kesempatan bagi ibu-ibu dan remaja putri untuk mengembangkan usaha quilting ini.

Berikut adalah alat-alat yang dibutuhkan :
1.Rotary Cutter
Benda ini sangat tajam dan dapat memotong hingga 6 lapis kain katun. Benda ini harap dijauhkan dari anak-anak karena pisau pemotongnya tajam sekali. Biasakan setelah memakai selalu di kunci.

2.Rotary Mat
Alas untuk dipakai saat kita memakai rotary cutter dan tidak akan rusak karena memang disebut sebagai ’self healing’ mat. Terbuat dengan berbagai ukuran dan merek serta sudah ada grid untuk akurasi pemotongan. Sebaiknya membeli yang ukuran medium 22×12 inch (1 inch=2.5cm) merek Olfa atau Omnigrid.

3.Rotary Ruler
Penggaris ini memang special untuk digunakan dengan rotary cutter dan rotary mat. Penggaris ini sudah ada tanda-tanda ukuran hingga 1/8 pecahan untuk akurasi pemotongan. Dijual dengan berbagai ukuran, tapi direkomendasikan untuk memakai merek Omnigrid ukuran 6×12 inch.

4.Mesin jahit
Mesin jahit sebenarnya pilihan saja, kalau mau cepat dan rapi silakan membeli mesin jahit. Bila ingin menghemat biaya bisa memakai metoda hand quilting; tapi hasilnya akan lama dan biasanya kita akan cepat bosan.
Mesin jahit tidak harus yang mahal, yang penting bisa untuk menjahit lurus dan sediakan jarum mesin yang tajam ukuran 80.

5.Peralatan basic lainnya seperti gunting kain yang tajam, benang, jarum pentul, dan setrika.

sumber gambar : www.soulmate-bedsheet.com