ikan bandeng
ikan bandeng

Memiliki beragam jenis potensi bisnis yang menjanjikan, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kendal mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dengan tiga potensi unggulan seperti misalnya perikanan dan kelautan, pertanian dan perkebunan, serta sektor pariwisata yang mulai dikenal masyarakat luas. Sekarang ini banyak investor yang mulai melirik potensi bisnis daerah Kendal yang letaknya di bagian utara Provinsi Jawa tengah ini.

Video Praktisi

Temukan Ide Bisnis dari Hobi Travelling

Terbagi menjadi dua daerah dataran, yakni dataran rendah (pantai) dan daerah dataran tinggi (pegunungan), Kabupaten Kendal memiliki luas wilayah sekitar 1.0002,23 km2 yang terbagi lagi menjadi 20 kecamatan, 265 desa, serta 20 kelurahan. Berbatasan langsung dengan Laut Jawa di bagian utara, Kota Semarang di sebelah timur, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Semarang di sisi selatan, serta Kabupaten Batang di bagian barat, tahun 2012 silam jumlah penduduk di Kabupaten Kendal sebanyak 1.040.366 jiwa dan tentunya jumlah tersebut terus meningkat memasuki awal tahun 2013.

Letak Kabupaten Kendal yang sangat strategis berada di jalur utama bagian utara Pulau Jawa, ternyata memberikan banyak keuntungan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Tidaklah heran bila sekarang ini beberapa potensi unggulan Daerah Kendal juga mulai dikenal konsumen dari luar daerah, seperti misalnya potensi ikan bandeng, potensi kerupuk rambak, potensi batik tulis, industri bordir, potensi hasil pertanian, dan lain sebagainya.

Nah, bagi Anda yang ingin mengenal potensi bisnis Kabupaten Kendal, berikut ini kami informasikan beberapa sektor unggulan yang bisa Anda gali dari Kabupaten Kendal.

  • Potensi Ikan Bandeng Kendal

Tak hanya Semarang dan Pati saja yang dikenal sebagai sentra penghasil ikan bandeng, Kabupaten Kendal juga memiliki potensi bandeng yang cukup melimpah. Sekarang ini potensi ikan bandenga tak hanya dipasarkan dalam bentuk ikan mentah, namun sudah mulai diolah menjadi berbagai jenis makanan olahan seperti misalnya bandeng cabut duri yang menjadi salah satu makanan khas atau oleh-oleh tradisional khas Daerah Kendal.

  • Potensi Kerupuk Rambak

Sebagai salah satu makanan khas Kendal, kerupuk yang terbuat dari kulit kerbau ini ternyata memiliki cita rasa yang gurih dan tekstur sangat renyah. Di Kabupaten Kendal sendiri, sentra penghasil kerupuk rambak berada di Desa Penanggulan, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal. Sedikitnya terdapat 7 unit usaha di daerah tersebut dengan jumlah tenaga kerja kurang lebih 40 orang.

  • Potensi Batik Tulis Kendal
batik tulis kendal
batik tulis kendal

Tidak hanya memiliki potensi bisnis yang berhubungan dengan kuliner, Kabupaten Kendal juga memiliki potensi bisnis batik tulis yang tak kalah cantik dengan kreasi batik di daerah lain. Salah satu pengrajin batik di Kabupaten Kendal yang cukup ternama adalah batik Sekar Wangi yang memproduksi batik tulis murni dengan dibantu kurang lebih 16 orang karyawan. Mengingat batik tulis Sekar Wangi dikerjakan 100% handmade (hasil buatan tangan), tidak heran bila harga jualnya juga cukup tinggi dipasaran berkisar antara Rp 350.000,00 per potong kain.

  • Potensi Industri Bordir  

Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal merupakan salah satu sentra industri bordir yang telah dikenal luas oleh masyarakat sekitar. Dikenal sebagai sebutan “Kota Santri” tidak salah memang jika potensi bisnis bordir di Kaliwungu bisa berkembang dengan pesat. Beberapa sentra industri bordir bisa kita temui di Desa Krajankulon, Sarirejo, Protomulyo, dan Kutoharjo. Tak hanya digunakan untuk mendukung perkembangan industri busana muslim, sekarang ini bordir Kendal juga diproduksi untuk menunjang produk mukena, kerudung, kain kebaya, sprei dan sarung bantal, taplak meja, bed cover, dan lain sebagainya.

  • Potensi Hasil Pertanian

Kekayaan alam yang cukup melimpah di Kabupaten Kendal, ternyata juga turut meningkatkan komoditas unggulan hasil pertanian. Beberapa komoditas unggulan di bidang pertanian yang cukup potensial di Kabupaten Kendal antara lain kopi, jagung, tembakau, cengkeh, dan karet. Menurut data pemerintah setempat, potensi tembakau menempati jumlah hasil panen teratas dengan jumlah produksi sekitar 8.281, 2 ton. Di posisi kedua diduduki oleh potensi kopi dengan kapasitas produksi mencapai 1.003,8 ton, potensi jagung dengan tingkat produksi 83.084 ton, cengkeh mencapai 375, 8 ton dan karet dengan jumlah produksi sekitar 27, 15 ton.

Setelah mengenal potensi bisnis di Kabupaten Kendal, kini giliran Anda untuk menggali potensi bisnis di daerah masing-masing dan mengoptimalkannya sebagai peluang usaha. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!

Sumber gambar :
1. http://images.rumahoci.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Rxl0FQoKCsUAAFwBht01/IMG_8439.JPG?et=%2BrPB68f4hsxQitPqvLr2bA&nmid=62674942
2. http://disperindagkendal.com/config/gambar/potensi_industri.php?id=38