kalimantan timurMengunjungi daerah Kalimantan Timur tentunya kita langsung teringat dengan salah satu sungai terpanjang di Indonesia, yaitu sungai Mahakam. Dengan luas wilayah hampir mencapai satu setengah kali luas pulau Jawa dan Madura, Kalimantan Timur memiliki kekayaan alam yang melimpah dan berpotensi besar untuk diangkat menjadi produk komoditas yang bernilai ekonomi tinggi.

Berbatasan langsung dengan Malaysia Timur (Sabah) di bagian utara, Selat Makassar dan Laut Sulawesi di bagian Timur, serta Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah di bagian Selatan dan Barat, membuat Kalimantan Timur memiliki potensi bisnis daerah yang cukup beragam. Dari mulai potensi bisnis di bidang perkebunan, peternakan, hasil hutan, perikanan dan kelautan, sampai objek wisata alam, menjadi salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat umum di daerah Kalimantan Timur.

Sektor Perkebunan
Memiliki lahan budidaya non kehutanan seluas ± 6.520.622, 73 Ha, daerah Kalimantan Timur berhasil mengembangkan produk komoditas berupa karet, kelapa hybrida, kelapa sawit, kopi, lada, cengkeh, kakao, jarak, nira, serta beberapa tanaman farmasi, yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi di pasar lokal maupun pasar internasional. Dari seluruh kawasan budidaya non kehutanan yang ada di Provinsi Kalimantan Timur, 4,7 juta Ha dikembangkan sebagai perkebunan kelapa sawit dan sisanya dipergunakan sebagai lahan perkebunan produk komoditas lainnya.karet

Dari data yang kami peroleh, potensi pengembangan investasi sektor perkebunan pada tahun 2009 terdiri dari komoditi kelapa sawit seluas 530.554 Ha dengan hasil produksi sebanyak 2.298.185,50 ton, tanaman karet seluas 75.924,50 Ha dengan tingkat produksi 49.620,50 ton, lahan kelapa seluas 33.308,50  Ha dengan intensitas produksi 29.250 ton, tanaman kopi 15.254,5 Ha dengan hasil produksi 3.881 ton,  prospek cerah bisnis kakao 15.254,50  Ha dengan hasil produksi 24.134 ton, serta lada seluas 14.900 Ha dengan kuantitas produksi sebanyak 11.120,50 ton.

Sektor Peternakan
Untuk sektor peternakan, Provinsi Kalimantan Timur memiliki lahan seluas 732.586,07 Ha yang tersebar di seluruh kabupaten/kota yang ada di daerah tersebut. Dengan menyesuaikan kondisi Kalimantan Timur yang beriklim Tropika Humida, bisnis ternak yang cocok dikembangkan di wilayah tersebut meliputi pengembangan sapi perah, pembibitan dan penggemukan sapi, peternakan domba dan kambing, bisnis ternak ayam pedaging dan petelur, serta pengembangan industri pakan ternak.

Pada dasarnya sektor peternakan di daerah Kalimantan Timur masih memiliki peluang pasar yang cukup besar, kebutuhan daging dan telur di daerah tersebut belum bisa dipenuhi oleh pelaku usaha yang ada di sana. Sehingga untuk memenuhi permintaan yang cukup tinggi, masyarakat masih bergantung dengan pasokan daging dan telur dari pedagang daerah lain (seperti dari Sulawesi Selatan, Jawa Timur dan Bali).

Potensi perikanan dan Kelautan
Selain terdiri dari daratan yang sangat luas, Provinsi Kalimantan Timur juga memiliki wilayah perairan yang tidak kalah luas. Dengan kekayaan potensi hutan mangrove yang digunakan untuk mengembangkan teknik budidaya air payau, serta kekayaan laut yang menghasilkan sumber daya alam melimpah, ternyata memberikan keuntungan yang cukup besar bagi masyarakat setempat. Saat ini keberadaan hutan mangrove dimanfaatkan masyarakat untuk mengoptimalkan bisnis budidaya udang air payau, sedangkan untuk tangkapan hasil laut yang diperoleh masyarakat di Kalimantan Timur antara lain ikan kerapu, ikan tuna, ikan pari, teripang, dan masih banyak lagi potensi perikanan air tawar maupun hasil tangkapan laut lainnya.

Wisata Alam
Wisata alam di Kalimantan Timur yang kini mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara yaitu Kabupaten Berau. Di kabupaten tersebut, terdapat pulau-pulau kecil yang menyuguhkan panorama taman laut lengkap dengan aneka macam ikan hiasnya (seperti ikan duyung, kepiting kenari, penyu hijau, aneka jenis ubur-ubur, dan mutiara alam). Beberapa pulau yang bisa dikunjungi para wisatawan di Kabupaten Berau antara lain Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, Pulau Menumbar, Pulau Kakaban, Pulau Semana, Pulau Sambit, Bakungan, Inaka, dan Pulau Maratua.

Disamping Kabupaten Berau yang terkenal dengan panorama taman bawah lautnya, ada juga kawasan hutan tropis Bukit Bangkirai yang menghadirkan keasrian alami hutan dan didukung dengan keindahan jembatan Tajuk dan beberapa jenis burung langka yang ada di Indonesia (seperti burung surga dan burung enggang). Tidak hanya itu saja rupanya pariwisata Kalimantan Timur, ada juga kawasan konservasi satwa orangutan yang terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara. Sedikitnya terdapat enam pulau buatan yang khusus dibangun untuk melestarikan habitat orangutan yang jumlahnya semakin tahun semakin memprihatinkan.

Melimpahnya potensi kekayaan alam di daerah Kalimantan Timur menjadi modal utama bagi warga sekitar untuk mengembangkan berbagai macam peluang bisnis yang menjanjikan untung besar kedepannya. Dengan pemanfaatan yang tepat, diharapkan potensi-potensi yang ada di daerah tersebut bisa mengangkat perekonomian Daerah Kalimantan Timur dan menjadi sumber mata pencarian utama bagi warga sekitarnya. Salam sukses.

Sumber gambar : http://www.sayangi.com/media/k2/items/cache/fa41c6355da7987b11bb27f4294e9409_XL.jpg
dan http://4.bp.blogspot.com/_LLPysF0ximE/TFuz4whzepI/AAAAAAAAAa8/dKsPrNFTGfw/s320/latek.jpg