Keuangan

Biar Keuangan Usaha Tetap Aman, Coba Buatlah Prioritas Pengeluaran!

Biar Keuangan Usaha Tetap Aman, Coba Buatlah Prioritas Pengeluaran!Menjelang akhir tahun, banyak pengusaha yang kebingungan setelah mengetahui kondisi keuangan usaha ternyata berada diujung tanduk. Perasaan omzet yang masuk lumayan banyak setiap bulan, lantas kenapa omzet yang diterima dalam setahun tak ada sisanya? Kemana saja uang tersebut kamu habiskan?

Biar kondisi keuangan usaha bisa tetap aman di tahun depan, mulai sekarang kamu perlu membuat daftar prioritas pengeluaran agar pendapatan yang diterima tak habis begitu saja tanpa sisa.

Satu, prioritas pengeluaran usaha yang harus kamu perhatikan pertama kali adalah pembayaran kewajiban alias hutang. Misalnya kamu punya hutang usaha yang belum selesai cicilannya, membayarkan biaya sewa lokasi usaha, tagihan listrik, dan yang terakhir jangan lupa membayarkan gaji karyawan setiap bulannya.

Dua, agar kondisi keuangan usaha bisa tetap stabil dalam kondisi apapun, pastikan kamu menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan dana darurat. Dana ini fungsinya untuk mengantisipasi adanya kemungkinan buruk seperti kerugian, atau resiko lainnya yang sewaktu-waktu bisa terjadi pada usahamu.

Tiga, prioritas selanjutnya berpikirlah untuk mulai berinvestasi. Dalam hal ini kamu bisa menambah investasi usaha seperti membuka cabang baru, atau menginvestasikan sebagian dana ke bidang usaha lainnya yang bisa menunjang kemajuan usahamu. Tapi sebelum berinvestasi, pastikan kondisi keuangan dalam keadaan stabil dan pilihlah program investasi yang menjanjikan keuntungan bukannya malah menjadi tambahan beban.

Empat, biar rejeki bisnismu semakin terbuka lebar, tak ada salahnya menyisihkan sebagian harta untuk bersedekah. Ada beberapa pelaku usaha yang sekarang ini mulai menyisihkan 2,5% pendapatannya untuk sedekah, mungkin kamu bisa mencontohnya untuk memberikan santunan sosial bagi orang-orang kurang mampu yang ada di sekitar lokasi usaha.

Lima, setelah keempat prioritas di atas sudah bisa kamu penuhi. Selanjutnya kamu bisa menggunakan sisanya untuk keperluan pribadimu. Misalnya untuk membeli rumah, kendaraan, memenuhi kebutuhan sehari-hari, atau bisa juga sesekali digunakan untuk liburan bersama keluarga.

Nah, sudah siap memperbaiki kondisi keuangan usaha? Biar kejadian kurang mengenakan ini tak terjadi lagi di tahun depan, tips keuangan ini bisa kamu mulai praktekkan di awal tahun 2018 nanti. Semoga bermanfaat dan salam sukses!