Bisnis Katering Takjil, Siap-Siap Cuan di Bulan Ramadan

Bisnis katering takjil jadi ide usaha yang tidak boleh kamu lewatkan. Meskipun di tengah pandemi, permintaan takjil tetap tidak akan berkurang. Banyak kalangan masyarakat ingin berbagi kepada pihak lain, takjil jadi cara yang cepat dan mudah untuk melakukan kebaikan.

Takljil adalah tradisi populer selama ramadan. Istilah takjil sebenarnya tidak merujuk kepada makanan, tapi ajakan untuk menyegerakan dalam berbuka puasa. Di Indonesia, takjil dipahami sebagai makanan untuk berbuka puasa.

Sebagian besar menyediakan makanan ringan yang biasanya dikonsumsi untuk membatalkan puasa. Jadi bentuk makanan takjil biasanya lebih ringan dan tidak dimaksudkan untuk mengenyangkan. Takjil bisa digunakan sebagai makanan oe

Melalui katering takjil, kamu bisa menawarkan beragam menu yang menarik untuk berbuka puasa. Di sinilah kamu selaku pelaku usaha bisa mengeluarkan kreativitas aneka macam rasa takjil: mulai dari manis hingga asin.

Meskipun banyak peminat, bukan berarti membuka bisnis katering takjil tidak butuh startegi dan tidak perlu tahu resiko yang akan dihadapi. Ada beberapa tantangan yang memerlukan persiapan yang matang. Jika usaha katering takjil dikerjakan secara serius, bisa saja ini jadi langkah untuk melebarkan usaha kateringmu.

Keuntungan Membuka Bisnis Katering Takjil

a. Permintaan Konsumen Besar

Ketika berbuka, kita dianjurkan untuk berbuka dengan yang manis untuk mengembalikan kadar gula selama puasa lebih 13 hingga 14 jam dalam sehari. Namun, tidak semua kalangan masyarakat memiliki waktu atau bisa membuat makanan pembuka.

Selain itu, membeli makanan takjil jadi lebih murah dibanding jika harus membeli bahan-bahannya secara terpisah. Karena itu setiap ramadan, baik dalam situasi pandemi atau tidak, takjil selalu dibutuhkan dan dicari.

Takjil juga bisa dibuat dalam dua cara: satu dalam bentuk paketan yang bisa dipesan dalam jumlah banyak. Kedua dengan menjual perjenis makanan yang disajikan. Dengan begitu konsumen akan memiliki alternatif untuk membeli secara terpisah dalam jumlah kecil, atau memesan untuk jumlah besar.

b. Modal yang Keluar Berbanding dengan Keuntungan yang Didapatkan

Pelaku usaha mungkin membutuhkan modal yang tidak sedikit untuk memulai bisnis katering takjil. Biasanya ada sekitar 20 hingga 25 jenis makanan takjil yang disajikan. Tentu jumlah tersebut membutuhkan banyak pembelian bahan baku.

Meskipun pada awalnya modal yang dikeluarkan sedikit, mengingat besarnya kebutuhan masyarakat, laba yang akan didapatkan tentu setimpal. Bagi beberapa keluarga, makanan pembuka adalah hal yang wajib ada ketika berbuka puasa.

Semakin banyak varian makanan yang dijual, akan semakin menarik bagi banyak orang untuk membeli. Namun jangan lupa untuk memperhatikan kualitas makanan yang dibuat. Karena kualitas yang baik akan membuat pelanggan melakukan repeat order.

Tantangan

Tantangan utama dalam membuat bisnis katering takjil adalah kompeititor yang sangat banyak. Tentu ide membuat katering takjil sangat umum dilakukan, jadi kamu harus bisa memastikan bahwa makanan yang disajikan secara kualitas baik dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Pada saat puasa, tentu kita memiliki keterbatasan untuk mencicipi rasa makanan, karena itu pastikan takaran bahan hingga bumbu pas. Lain dengan makanan kering yang bisa dikirim selama beberapa hari, makanan takjil rawan sekali basi. Oleh karena itu pastikan bahwa semua bahan masih segar saat membeli.

Model Bisnis Katering Takjil yang Bisa Dicoba

Ada beberapa modelan bisnis yang bisa kamu jalankan ketika berjualan takjil. Jenis atau model ini bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi usahamu. Simak yuk di bawah ini!

Konsinyasi

Konsinyasi adalah perjanjian antara dua pihak dimana satu pihak sebagai pemilik barang menyerahkan barangnya kepada pihak tertentu untuk menjualkannya dengan imbalan komisi tertentu. Jadi kamu bisa menitipkan konsumsi takjil di lokasi/warung/tempat tertentu.

Keuntungan dari model ini adalah kamu tidak perlu mengeluarkan modal untuk menyewa tempat usaha atau lapak. Jika modal yang kamu punya terbatas, tentu konsinyasi adalah alternatif paling baik untuk memulai bisnis.

Selanjutnya, kamu juga bisa menghemat biaya produksi sembari memperluas pasar. Jika ragam takjil yang kamu tawarkan enak, tenatu pelanggan  akan melakukan repeat order. Maka dari pihak yang dititipkan tentu akan menambah jumlah makanan dari kamu.

Membuka Lapak

Ingin berurusan langsung dengan konsumen? Jawabannya adalah membuka lapak. Tempat yang biasanya ramai dikunjungi adalah depan pasar, pinggir jalan, hingga depan minimarket seperti Indomaret atau Alfamart. Jika lokasi-lokasi ini yang ingin kamu gunakan, maka perlu ada biaya sendiri yang harus dikeluarkan. Sebagai gambaran, untuk minimarket biaya yang dikeluarkan adalah sekitar Rp300.000 hingga Rp350.000 perbulan.

Untuk membuka lapak kamu juga perlu menyiapkan kursi, meja, dan tenda secukupnya. Selain itu kamu perlu memastikan bahwa makananan yang dijual bersih dan terhindar dari debu, jadi kamu perlu pertimbangkan bentuk kemasannya.

Ikut Aplikasi Pesan-Antar

Untuk memperkuat penjualan, kamu juga bisa menggunakan aplikasi pesan-antar. Untuk gojek misalnya, ada pilihan gomart dan gofood. Keuntungan ikut dalam aplikasi adalah kamu bisa menjangkau pelanggan lebih luas. Dengan begitu, kemungkinan untuk produkmu dikenal banyak orang akan besar juga.

Sayangnya, aplikasi semacam ini memotong keuntungan yang kamu dapatkan. Karena itu pilihannya adalah kamu harus menaikkan harga. Harga jika beli langsung dengan beli di aplikasi jadi lebih mahal di aplikasi. Jika kamu ingin menurunkan harga di aplikasi, pastikan untuk tidak menurunkan kualitas rasa.

Strategi Pemasaran Bisnis Katering Takjil

1. Tentukan lokasi

Seperti yang sudah disebut di atas, ada beberapa titik yang sudah menjadi kebiasaan orang-orang ketika mencari makanan takjil. Biasanya bisnis katering takjil semacam ini  memang tidak melakukan promosi besar-besaran karena mengandalkan pemilihan lokasi yang tepat.

Beberapa pertimbangan ketika memilih lokasi: jarak dengan pemukiman penduduk, jarak dengan jalan besar atau tempat orang berlalu lalang. Kedua hal tersebut krusial sebagai faktor ramai tidaknya jualanmu nantinya.

2. Ragam Makanan

Semakin banyak macam makanan takjil yang disajikan, maka semakin besar tingkat kepercayaan calon pelanggan. Sebaiknya sajikan ragam makanan mulai dari manis, pedas, asin sehingga konsumen punya banyak pilihan. Sajikan juga mulai dari makanan hingga minuman.

Ide Beberapa Makanan Takjil

Jadah Manten

Jadah manten aalah kue tradisional yang terbuat dari ketan, santan, daging ayam atau sapi. Setelah itu dibungkus dengan menggunakan telur dadar dan diberi hiasan potongan cabe merah. Tekstur jadah manten nyaris sama dengan lemper. Rasanya yang enak dengan porsi tidak terlalu besar cocok untuk mengganjal perut ketika berbuka.

Pisang Nugget Aneka Topping

Saat ini baru tren makanan yang diberi topping beraneka macam, mulai dari cokelat, matcha, hingga tiramisu. Rasa-rasa seperti ini sangat disukai oleh anak muda sehingga bisa jadi alternatif menu baru.

Churros

Churros banana untuk ide takjil

Ingin coba jenis donat baru yang bakalan diminati banyak orang? Coba untuk membuat churros dengan celupan cokelat atau matcha. Jika donat biasanya berbentuk bulat, maka churros panjang seperti stik. Churros punya tekstur renyat dengan rasa gurih yang enak.

Setelah membaca artikel ini, apakah kamu tertarik untuk masuk dalam bisnis katering takjil? Jika iya, segera siapkan karena bulan puasa tinggal satu minggu lagi. Buat riset singkat makanan apa saja yang bisa masuk dalam daftar menu, supaya konsumen punya pilihan baru!

Ikuti terus informasi menarik seputar peluang usaha lainnya hanya di BisnisUKM.com

Leave a Comment