panduan bisnis unggas hias

Peluang Usaha Unggas Hias

Kamu ingin punya usaha yang menguntungkan sekaligus menyenangkan? Coba peluang bisnis ternak hewan hias, ada banyak hewan yang bisa jadi pilihan lho. Untuk beberapa hewan yang unik dengan corak bagus, harga jualnya bisa mencapai jutaan. Di masa pandemi seperti ini, hobi memelihara hewan meningkat karena dianggap mampu menurunkan kadar stress dan membuar rumah menjadi lebih ‘hidup’.

Namun sebagai peternak hewan ternak, menggarap bisnis hewan hias tidak bisa sembarangan. Hewan adalah makhluk hidup yang butuh perhatian dan perawatan khusus. Jika kamu tertarik untuk memulai bisnis semacam ini, ikuti panduannya ya. Artikel ini akan mengupas pilihan hewan ternak yang bisa kamu jadikan usaha.

dictio.id

Memulai Usaha Unggas Hias

a. Lovebird

Lovebird memiliki ragam corak yang sangat cantik dengan paduan beberapa warna-warni yang cerah. Burung yang berasal dari Madagaskar, Afrika ini juga memiliki kicauan suara yang merdu. Maka tidak heran lagi bila burung yang terkenal setia dengan pasangannya ini selalu laris manis diserbu konsumen dengan harga jual yang cukup tinggi.

Dari sekian banyak jenis lovebird yang beredar di pasaran, beberapa corak yang sering diburu para konsumen antara lain lovebird hijau, lovebird biru, lovebird kuning, lovebird hitam, lovebird lutio mata merah, lovebird putih mata merah, serta lovebird blorok yang memiliki paduan bulu berwarna hijau, kuning, dan biru. Setiap jenis lovebird memiliki harga jual yang berbeda-beda, tergantung dari corak warna bulu, warna mata, suara kicauan, serta kondisi fisik burung tersebut.

Keuntungan dari mengembangbiakan lovebird untuk ternak adalah perawatannya yang mudah. Kamu tinggal mengatur waktu makan, waktu jemur, pemberian vitamin, dan kebersihan kandang.

merdeka.com

b. Ayam Pheasant

Pheasant ini sekarang memang sedang banyak digandrungi oleh para penikmat hewan piaraan ayam hias. Saat ini permintaan akan ayam jenis satu ini sungguh luar biasa. Yang mencolok dari pheasant adalah fisiknya yang menyerupai burung, dengan warna-warna mencolok seperti merah, kuning, dan biru metalik. Tidak saja perpaduan warna yang indah, ayam satu ini punya kebiasaan ‘menari’ kala musim kawin tiba.

Di Indonesia, ada sekitar 6 jenis pheasant yang tinggal di hutan Sumatra dan Kalimantan. Sedangkan beberapa jenis impor indukan pheasant yang terkenal biasanya dari China, Nepal. Thailand, hingga Taiwan. Beberapa jenis ayam pheasant antara lain: Ringnecked Pheasant, Golden Pheasant, Yellow Pheasant, Lady Amherst Pheasant.

Perawatan ayam satu ini terbilang mudah, karena tidak jauh dari perawatan ayam biasa. Akan tetapi, pastikan fasilitas kandang, pakan, minum, dan vitamin tetap terjamin untuk menjaga warna bulu tetap baik. Agar kualitas unggas tetap terjaga, pastikan kandang selalu dibersihkan, untuk menghilangkan atau mengurangi bau bisa menggunakan limbah kopra kelapa yang sudah tidak terpakai, limba ini bisa mengikat air dan menghilangkan bau.

c. Burung Perkutut

Kamu sering tertarik dengan kontes kicau burung? Jika iya pas dengan burung perkutut, kicau burung satu ini memang khas dan menenangkan. Dalam beberapa kali lomba, burung perkutut yang berhasil juara satu tingkat nasional bisa ditawar hingga setengah miliar lho. Harganya bahkan bisa lebih mahal jika juara lebih dari satu kali. Menarik kan?

Perkutut selama ini dikenal sebagai burung yang mudah dan cepat beradaptasi dengan lingkungan baru di dalam sangkar. Disamping itu, perkutut juga tidak gampang stress, jarang terkena penyakit, dan pakan melimpah dan murah. Hanya yang perlu menjadi bahan pertimbangan adalah pemeliharaanya, kebersihan lingkungannya, sangkar, makanan dan minumannya.

TvBisnis.com