Strategi Pemasaran Properti di Tahun 2012

pemasaran propertiPerkembangan bisnis properti yang semakin bersinar terang di tahun 2012, mendorong para pengembang maupun broker properti untuk saling berlomba mendapatkan calon konsumen. Berbagai macam strategi pun dilakukan para pelaku bisnis properti di Indonesia agar produk dagangan mereka laris manis diserbu konsumen, misalnya saja dengan melayani jual beli atau menyewakan rumah, apartemen, ruko, kios pertokoan, gedung perkantoran, serta rukan, dengan beragam penawaran harga.

Nah, untuk membantu pemasaran bisnis properti, berikut kami informasikan beberapa tips pemasaran yang perlu Anda perhatikan untuk menjaring banyak konsumen.

  • Pemasaran yang sukses diawali dari produk berkualitas. Sebelum menjual atau menyewakan rumah, apartemen, ruko, dan lain sebagainya, perhatikan kebersihan lingkungan sekitar, faktor pencahayaan serta pemandangan alam disekelilingnya, kelengkapan legal document (surat izin bangunan), serta jaminan kenyamanan dan keamanan bagi para penghuninya. Ketika syarat-syarat tersebut telah dipenuhi, maka daya tariknya bisa semakin besar di mata para konsumen, sehingga mereka tidak segan-segan untuk membeli atau menyewa tempat hunian tersebut.
  • Memanfaatkan media promosi yang cukup efektif. Selain menjaga kualitas produk properti yang dipasarkan, strategi promosi bisa Anda jalankan melalui beberapa media maupun kegiatan yang mulai familiar di lingkungan masyarakat. Misalnya saja dengan mengikuti acara pameran properti yang banyak diselenggarakan pelaku event organizer di kota-kota besar, atau bisa juga melalui iklan di media massa seperti koran, tabloid, majalah, serta radio (baik skala lokal maupun nasional).properti online
  • Gunakan situs online untuk memperluas jangkauan pemasaran. Sekarang ini bisnis properti online sudah mulai diminati para konsumen. Karenanya, Anda bisa memanfaatkan perkembangan teknologi dan internet untuk mempromosikan bisnis tersebut ke berbagai penjuru daerah. Contohnya saja dengan membuat sebuah website tentang dunia properti, memanfaatkan situs jejaring sosial untuk mengupload foto maupun video, menggunakan email marketing untuk menginformasikan produk Anda, memasang iklan baris ataupun banner di situs online lainnya, berbagi informasi mengenai perkembangan bisnis properti di forum-forum online, serta masih banyak lagi media online lainnya yang bisa Anda manfaatkan untuk membantu promosi produk properti.
  • Strategi open house untuk menciptakan kepercayaan konsumen. Selama ini konsumen lebih tertarik untuk mengunjungi langsung lokasi hunian yang ditawarkan sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk membeli produk tersebut. Oleh sebab itu, dampingi calon konsumen selama berkeliling melihat lokasi dan berikan informasi selengkap-lengkapnya agar konsumen semakin yakin dengan penawaran yang Anda sampaikan. Ingat, pelayanan prima yang Anda berikan menjadi salah satu faktor penentu bagi konsumen sebelum akhirnya mereka mengambil keputusan.

Dengan menerapkan beberapa strategi pemasaran properti di tahun 2012 ini, diharapkan para pengembang maupun broker properti bisa meningkatkan volume penjualannya dan mendapatkan untung besar setiap bulannya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

Sumber gambar :
1. http://www.cuscatania.com/wp-content/uploads/2012/01/realestatemarket.jpg
2. http://www.realestatemarketingblog.org/wp-content/uploads/2010/04/single-property-website.jpg

2 thoughts on “Strategi Pemasaran Properti di Tahun 2012”

  1. informasi yang disajikan ini sangat bermanfaat untuk pengembangan bisnis. oleh karena itu, agar lebih banyak lagi orang yang membaca pada tataran off line, maka saya meminta izin untuk merangkum artikel pada bisnisukm untuk saya tulis di offline. mudah-mudahan terbitnya secara offline dapat membantu pembaca yang tidak sempat membaca secara online. terima kasih banyak, sALAM SUKSES…

    Reply
  2. bagus banget usaha seperti itu.tapi,disini saya bingung.entah mau buat usaha apa diwilayah rantau prapat.kalau bisa yang belum ada dikota rantau prapat labuhan batu sumatra utara.

    Reply

Leave a Comment