Nilai ekspor ban sepeda motor dan kendaraan roda empat tahun ini diperkirakan menembus US$1 miliar menyusul lonjakan permintaan dari luar negeri yang diikuti dengan penurunan pasokan ban dari China di pasar dunia.

Video Praktisi

Kunci Sukses Memulai Bisnis Brownies Telo

Peluang ekspor ban Indonesia semakin besar di pasar global karena China sebagai salah satu produsen ban terbesar dunia daya saingnya sedang menurun.

Hal itu disebabkan karena pemerintah China telah mengenakan pajak yang memberatkan bagi industri ban di negara itu. Pajak pertambahan nilai (PPN) besarnya mencapai 17% dan sistem restitusinya akan diubah.

Kebijakan semula, dari PPN sebesar 17%, sebanyak 13% di antaranya dikembalikan kepada eksportir, sedangkan 4% disetorkan ke pemerintah. Namun, kini sistem restitusinya diubah sehingga nilai PPN yang dikembalikan kepada pengusaha hanya 5% dan 12% masuk ke kas negara.

Ban Swallow Tembus Pasar Ekspor

Direktorat Pengawasan Barang Beredar dan Jasa (Ditwas B2J) Departemen Perdagangan menilai seluruh produk ban domestik telah memenuhi standar mutu.

Direktur Ditwas B2J, Syahrul R Sempurnajaya mengatakan bahwa kesimpulan tersebut merupakan hasil pengawasan melalui inspeksi mendadak di pasar domestik sepanjang tahun 2008.

Bahkan ban merk Swallow mampu menembus pasar ekspor. Ban motor Swallow merupakan ban produk lokal Indonesia (Medan) yang memiliki kualitas ekspor.

Ban merk ini sudah dipasarkan di empat benua, Amerika, Asia, Eropa, dan Afrika. Meskipun menjadi komoditas ekspor sejak tahun 1992, ban Swallow yang dirintis sejak tahun 1956, harga yang ditawarkan kompetitif.

Ban Swallow dikenal sebagai ban terkuat di Indonesia dengan ketahanan 1-2 tahun, bergantung pemakaian. Untuk jenis ban tubeless, Swalow juga menguasai pasar Indonesia.

Selain bersertifikat nasional Indonesia (SNI), produk ban Swalow ini didukung dengan sertifikat standar Eropa, Jepang, dan Amerika Serikat. Ban Swalow juga pernah menjadi ban resmi Kejuaraan Nasional Grass Track tahun 2007-2008.

Karena kualitas produk dalam negeri yang bagus, seperti ban Swallow, produsen Taiwan ada yang menirunya, lalu dijual lagi ke Indonesia. Ini membuktikan bahwa ban nasional bisa bersaing dengan ban luar.

(sumber gambar : www.motorkita.com)