produk olahan ubiJika selama ini keberadaan ubi jalar sering dianggap sebagai makanan ndeso yang rasanya kurang nikmat. Di restoran sweet purple ubi berhasil disulap menjadi berbagai macam variasi makanan lezat yang dikemas dengan tampilan unik dan jauh dari kata ndeso. Inovasi baru ini mulai dikenalkan Adi Kharisma sejak tahun 2006 silam di Denpasar Bali, hingga akhirnya merambah ke Jakarta pada tahun 2008.

Video Praktisi

Tips Memulai Bisnis Kerajinan

Melimpahnya potensi ubi jalar di berbagai daerah dan tingginya kandungan gizi yang terdapat dalam ubi, membuat lelaki paruh baya ini tertarik untuk mengolah produk pangan lokal tersebut
sebagai menu andalan di restoran miliknya. Dengan mengusung nama Sweet Purple, Adi memanjakan konsumennya dengan berbagai makanan sehat serba ubi, mulai dari nasi ubi, sate ubi, burger ubi, roti ubi, ice cream ubi, juice ubi, brownies ubi, bolu, pie, serta beberapa menu lainnya yang semuanya berbahan dasar ubi.

Alumnus pendidikan bisnis di San Fransisco State, AS ini sengaja mengangkat ubi sebagai bahan baku utama semua menu di restorannya, karena ubi jalar merupakan salah satu sumber karbohidrat yang baik. Selain itu ubi juga kaya akan protein, lemak, kalori, serat, abu, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, vitamin B1, B2, C, asam nikoninat, dan antioksidan yang berfungsi menyerap racun serta mencegah kanker.

Selain menawarkan berbagai kandungan gizi yang terdapat pada ubi, Adi juga mengembangkan produknya menjadi beragam jenis makanan dengan tampilan warna yang sangat menarik. Ia sengaja menggunakan empat warna pada ubi jalar, yaitu ungu, putih, kuning, dan oranye, untuk menciptakan warna-warna alami pada semua olahan makanannya. Jadi bisa dipastikan menu makanan yang ditawarkan sweet purple tidak hanya nikmat, tapi juga sehat.

ubi jalar
ubi jalar

Dalam memasarkan produknya, Adi sengaja membandrol semua makanan dengan harga yang terjangkau. Sehingga produk makanan sehat ini dapat dinikmati oleh semua kalangan. Kisaran harga yang ditawarkan antara lain Rp 12.000,00 untuk burger es krim, Rp 11.000,00 sampai Rp 17.000,00 untuk jus ubi ungu, Rp 35.000,00 untuk browniesnya, serta Rp 17.000,00 untuk pia ubi ungu dan sate ubi.

Dengan mematok harga yang bersahabat dengan para konsumen, kini bisnis makanan sehat serba ubi ini berhasil membuka empat gerai yang lokasinya tersebar di sekitar kota Jakarta. Seperti di Mekarsari, Bintaro, serta dua lokasi lainnya berada di lingkungan sekolah swasta yang ada di Jakarta. Tak heran bila kini omset puluhan juta, berhasil dikantongi Adi setiap bulannya.

Semoga info produk untuk pekan ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca, dan bagi Anda yang tertarik mencoba peluang bisnis di bidang makanan, tidak ada salahnya bila Anda mencoba menawarkan menu makanan sehat dari ubi kepada para konsumen Anda. Salam sukses.

sumber gambar : http://images.detik.com/content/2008/12/23/288/slburgerbsr.jpg dan http://bandung.urbanesia.com/img/article/i/m/article-img00999-20100424-1902.promo_l.jpg