Kacang tanah yang kaya akan lemak, mengandung protein tinggi, zat besi, vitamin E dan kalsium, vitamin B kompleks dan Fosforus, vitamin A dan K, lesitin, kolin dan kalsium. Kandungan protein dalam kacang tanah adalah jauh lebih tinggi dari daging, telur dan kacang soya. Kacang tanah ini, mempunyai rasa yang manis dan banyak digunakan untuk membuat  beraneka jenis kue. (Wikipedia).

Video Praktisi

Temukan Ide Bisnis dari Hobi Travelling

Salah satunya dari sekian banyak olahan kacang tanah adalah kacang sembunyi ini. Mungkin kacang sembunyi masih terdengar asing ditelinga sebagian orang. Belum dapat dipastikan makanan renyah ini berasal dari mana, di beberapa daerah di Indonesia kita dapat menemukan makanan yang unik ini dengan rasa manis atau gurih.

Kacang sembunyi merupakan makanan ringan berbahan dasar kacang tanah dan tepung terigu, namun memiliki cita rasa yang nikmat dan sangat cocok untuk camilan saat santai Anda. Namanya saja sembunyi, so pasti banyak di cari. Kini penggemar kacang sembunyi hampir merata disetiap kalangan. Namun untuk produksinya masih sangat sedikit, apalagi akan banyak permintaan saat menjelang Idul Fitri atau perayaan hari besar lainnya tiba. Inilah peluang bisnis anda.

Seperti Ali Mundhofar ini, yang mulai kebanjiran permintaan kacang sembunyi sejak awal Ramadhan. Jika Ramadhan tiba omsetnya dapat mencapai 10x lipat. Peluang bisnis camilan kacang ini dirintis sejak tahun 2001, memulai usaha dengan peralatan yang masih sangat sederhana dan manual yang dikerjakannya sendiri dan dibantu oleh istrinya. Dalam memasarkan produknya, ayah dua putri ini menawarkannya sendiri dari toko ke toko. Yang awalnya hanya mampu dipasarkan di Jepara saja, kini dapat merambah hingga kota sekitar seperti Kudus dan Pati. Yang membedakan kacang sembunyi buatannya dengan kacang sembunyi yang lain adalah rasanya yang khas, manis, renyah dan yang pasti enak. Produk yang diberi brand Rani Kacang Sembunyi ini, berasal dari nama istrinya. Ia dedikasikan karena istrinyalah yang membantu dan mendukung usahanya tersebut dari nol hingga saat ini.

Analisis Ekonomi

Modal awal
Peralatan masak
 (3 penggorengan, sutil, tampah, peniris dll.)     Rp  2.000.000,.
Peralatan produksi3 Kompor gas                     Rp    450.000,.
Pengaduk tepung (rakitan sendiri)                  Rp  2.500.000,.
Mesin penipis adonan                               Rp  2.500.000,.
Sealer                                             Rp    350.000,.
Bahan baku awal                                    Rp    500.000,.
Sepeda motor roda 3                                Rp 11.000.000,.+
Jumlah                                             Rp 19.300.000,.

Biaya operasional / bulan
Pembelian bahan baku(Rp 400.000,. x 30 hari)       Rp 12.000.000,.
Gas elpiji 3kg (Rp 13.500,. x 15)                  Rp    202.500,.
Gaji karyawan 5 orang @ Rp 350.000                 Rp  1.750.000,.
Plastik kemasan                                    Rp    100.000,.
Transportasi                                       Rp    180.000,.
Lain-lain                                          Rp    100.000,.+
Jumlah                                             Rp 14.332.500,.

Pemasukan
Omset / bulan(30kg x @Rp 32.000,. x 30 hari )      Rp 28.800.000,.

Laba bersih / bulan
(Rp 28.800.000,. – Rp 14.332.500,.)                Rp 14.467.500,.

ROI (Return of Investment)(Rp 19.300.000,. : Rp 14.467.500,.)    = < 2 bulan

sumber gambar: tim bisnisUKM