Usaha salon memang sudah mendarah daging di keluarga Nur Indah, yang akrab dipanggil mbak Ani ini. Dari sang ibu yang pintar merias, terlahir 6 bersaudara yang keempat anaknya membuka usaha salon kecantikan, termasuk mbak Ani juga. Sejak masih ada dibangku SMP kelas 3, ia sudah membantu kakak-kakaknya di usaha salon milik keluarganya. Dan saat menginjak bangku SMA ia sudah pandai memotong rambut pelanggan yang datang ke salon.
Memang, jiwa seni akan hal tersebut telah menjadi bakat dan sudah mengalir dalam tubuhnya semenjak kecil. Setelah lulus SMA, beberapa kursus mulai ia ikuti guna menambah keahliannya. Dan setelah menikah, mulailah dibangun usaha salon kecantikan miliknya, tepatnya pada tahun 1998 dengan nama “Jelita”.
Konsumen
Hampir 80 % pelanggan dari salon Jelita ini adalah wanita berjilbab. Karena lokasi salon ini sangat dekat dengan kampus UGM dan UNY. Sebagian besar pelanggannya adalah mahasiwa dan selebihnya, ibu-ibu tetangga sekitar salon ini. Mereka mengetahui keberadaan salon ini dari teman-teman mereka dan juga brosur-brosur yang tersebar di kampus atau daerah sekitar salon Jelita.





