Meningkatnya bisnis budidaya ikan, ternyata bukan hanya memberikan keuntungan besar bagi para pembudidayanya. Bisnis ini juga memberikan berkah tersendiri bagi para pelaku bisnis pakan ikan. Mengapa bisa demikian? Jawabannya cuma satu, karena pakan ikan merupakan kebutuhan pokok dalam menjalankan bisnis budidaya ikan.

Video Praktisi

Latar Belakang Menjalankan Bisnis Kerajinan

Semua pembudidaya ikan membutuhkan persediaan pakan yang cukup besar untuk setiap bulannya, biasanya pakan yang sering diberikan adalah pelet. Tak heran bila sekarang banyak pengusaha pakan ikan berupa pelet, yang mulai bermunculan untuk menangkap peluang pasar yang cukup berpotensi.

Sekarang ini pasokan pakan ikan ke berbagai daerah masih sangat kurang, selain itu bila adapun harganya juga cukup mahal. Karena semakin hari harganya malah semakin naik, saat ini saja harganya mencapai Rp 7.500,00 per kg. Menurut beberapa pengusaha pakan ikan yang sudah besar, harga pakan ikan cenderung mahal akibat mereka masih mengandalkan bahan baku impor dari luar negeri. Padahal bila mereka menggunakan bahan lokal, harganya bisa lebih murah dari harga pakan buatan pabrik besar.

Beberapa pengusaha pakan ikan yang ada di daerah – daerah, sudah mulai mencoba menggunakan bahan baku lokal. Biasanya bahan baku yang digunakan disesuaikan dengan ketersediaan sumber daya alam yang ada di sekitar lokasi usaha. Untuk itu sebaiknya pilih lokasi usaha yang dekat dengan sentra budidaya ikan, karena selain dekat dengan pasar juga dekat dengan sumber bahan baku.

Pakan ikan yang diproduksi dari bahan baku lokal, biasanya akan menghasilkan kualitas produk yang lebih bagus dibandingkan pakan dengan bahan baku impor. Bahan baku lokal yang dapat digunakan untuk pembuatan pakan ikan antara lain jagung, tepung ikan, dedak padi atau gandung, bungkil kedelai, minyak ikan, minyak sawit, mineral serta asam amino. Yang terpenting bahan tersebut mengandung protein, bernutrisi tinggi, mudah diolah dan dihaluskan, tidak mengandung racun, serta mudah diperoleh di daerah tersebut.

Agar pakan yang diproduksi, mencukupi nutrisi yang dibutuhkan setiap ikan. Maka para produsen meramu pakan untuk masing – masing ikan, dengan komposisi yang berbeda disesuaikan dengan jenis ikan.

Sebagai gambaran berikut kami berikan informasi 5 garis besar pembuatan pelet ikan, yang kami kutip dari Majalah Ide Bisnis edisi 04/September 2010.

1. Masing – masing bahan (bahan baku utama dapat menggunakan ikan) dihaluskan dengan bantuan mesin hammer mill

2. Setelah itu, bahan yang telah dihaluskan kemudian diayak

3. Bahan yang sudah jadi tepung kemudian ditakar sesuai komposisi masing – masing, dan dicampur dalam mesin mixer

4. Supaya aroma pakan mucul,bahan baku dikukus dalam peranti steam

5. Selanjutnya dicetak menjadi butiran pelet, menggunakan mesin cetak pelet

6. Dan terakhir proses pendinginan, yaitu dengan cara mengeringkan pelet menggunakan alat blower.

Bagi Anda yang lokasinya dekat dengan sentra ikan, potensi bisnis pakan ikan yang menguntungkan cocok untuk dicoba. Semoga bermanfaat dan salam sukses.

Informasi
Berbagai mesin pembuat pakan ikan (pelet) dapat diperoleh :
Aneka Mesin
d/a : Jl. Baru Mulungan No. 15 Gondangan Penen Sendangadi Mlati Sleman, Yogyakarta
Call Support : Senin – Sabtu (Jam 08.00 – 16.00)

  • » Phone : (0274) 6945 660
  • » Phone : (0274) 4360 789
  • » Telkomsel : 081-22-77-999-12
  • » Indosat : 08574-33-666-88
  • » XL : 0878-91-20-20-10

Fax : (0274) 4360 789
Website : http://anekamesin.com

sumber gambar : http://jpmi.or.id/files/2010/10/aneka-pellet-ikan.jpg