Pemasaran

Kamu Itu Sales atau Marketing? Cari Tahu Perbedaannya Sekarang!

kamu-itu-sales-atau-marketing

Jika ditanya “apakah sales dan marketing itu beda???” sebagian besar masyarakat pasti akan menjawab bahwa dua hal tersebut sama. Padahal sebenarnya kedua istilah tersebut sangatlah berbeda. Namun masyarakat sering menyalah artikan bahwa sales dan marketing memiliki arti yang sama, yaitu jualan produk. Ya, memang bisa diartikan sama karena keduanya berhubungan dengan customer atau konsumen. Namun keduanya memiliki perbedaaan. Yuk, mari cari tahu dan simak perbedaan antara sales dan marketing.

Sebenarnya yang dimaksud dengan marketing adalah keseluruhan sistem dari kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan produk, menetapkan harga, mempromosikan produk dan mendistribusikan barang yang bertujuan untuk memuaskan konsumen. Atau lebih tepatnya marketing ini adalah implementasi strategi yang dijalankan dengan suatu sistem perusahaan.

Sedangkan sales merupakan kegiatan yang hanya fokus pada menjual produk, memastikan produk yang terlihat maupun yang tidak terlihat, aset, dan jasa terjual sesuai dengan harga yang telah ditetapkan dan direncanakan oleh perusahaan. Pada intinya bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk saja. Dari pengertian yang ada, sudah  jelas bahwa proses  marketing lebih panjang dan lebih kompleks jika dibandingkan dengan proses sales.

Strategi Marketing Terdapat 4P

Dalam strategi marketing, terdapat 4P bahkan ada yang menambahkan sampai 7P, yang terdiri dari product (produk), price (harga), place (tempat), promotion (promosi), process (proses), people (orang), Physical evidence (bukti fisik). Sedangkan sales hanya menjadi salah satu bagian dari promotion (promosi), sehingga tidak memperhatikan faktor lain yang dapat menunjang pemasaran.

Perbedaan selanjutnya dalam strategi marketing, para marketer atau pemasar selalu menjaga brand image product. Sehingga konsumen memutuskan untuk membeli suatu produk karena sudah mengetahui kualitas produk dan image brand produk tersebut.

Sedangkan strategi yang dijalankan seorang sales, mereka tidak mementingkan untuk menjaga brand produk, namun yang terpenting mereka menawarkan kepada pasar dengan cara menginformasikan kelebihan produk, agar konsumen tertarik dan membeli produknya. Dan yang lebih menarik lagi seorang salesman tidak pernah memikirkan apakah konsumen terpuaskan atau tidak, yang terpenting adalah produknya laku terjual dan target penjualan yang ditetapkan perusahaan terpenuhi.

Meskipun begitu, ada beberapa perusahaan yang menjadikan sales sebagai bagian dari marketing, namun tetap membedakan tugas kerja mereka. Jika marketing fokus pada perencanaan strategi pemasaran produk yang sesuai dengan 4P atau 7P bagian dari marketing mix, maka sales akan mulai bekerja setelah produk sudah siap dipasarkan. Jadi bisa dibilang marketing merupakan tim yang menyusun strategi pemasaran, sedangkan sales merupakan tim pelaksananya.

Perbedaan Sales dan Marketing

Perbedaan selanjutnya anatar sales dan marketing adalah proses kerja. Jikalau sales akan menghadapi langsung konsumen atau face to face. Sales bisa langsung datang ke lokasi calon konsumen ataupun bisa menghubungi lewat telephone, chat ataupun lainya. Namun tidak menutup kemungkinan sales juga akan mendatangi suatu pertemuan atau acara maupun kegiatan untuk membina hubungan dengan konsumen. Pada beberapa perusahaan mengharuskan sales melakukan pendekatan kepada konsumen untuk menjaga hubungan baik dengan konsumen. Nah itulah proses kerja sales yang mengharuskan untuk berinteraksi secara langsung.

Kaitan kinerja keduanya sangat bergantung satu sama lain. Agar sales dapat melakukan penjualan. Disnilah marketing yang bertugas untuk melakukan analisis pasar dan mengidentifikasi kebutuhan pasar.

Perbedaan sales dan marketing lainnya adalah, bahwa hubungan sales dengan konsumen hanya sampai proses transaksi jual beli, setelah itu sales tidak bertanggungjawab lagi menjaga hubungan baik dengan konsumen. Sedangkan hubungan marketing dan konsumen harus tetap terjaga dari mulai sebelum transaksi, sampai setelah transaksi untuk menjaga loyalitas pelanggan.

Itu tadi beberapa perbedaan antara sales dan marketing yang sudah jelas tepapar dengan rinci dan detail. Berikutnya adalah perbedaan mengenai ruang lingkup dalam pekerjaanya.

Ruang Lingkup Pekerjaan

Ruang kerja juga dapat mengambarkan perbedaan antara sales dan marketing. Dimana pekerjaan sales bersifat short term sementara marketing tentu lebih long term karena harus menjaga hubungan dan membina relasi, baik dengan partner bisnis maupun dengan vendor yang terkait dengan pemasaran produk.

Lingkup ruang kerja marketing termasuk publik relations atau hubungan masyarakat. Sedangkan sales ruang lingkupnya adalah meyakinkan kosumen dan calon konsumen untuk terus merasakan efek produk yang dijual serta terus mendengarkan kebutuhan konsumen.

Kini dengan beberapa perbedaan pada dua divisi diatas tentu sudah jelas berbeda dan semakin terlihat cukup signifikan antara sales dengan marketing.

Prioritas dan Fungsi

Perbedaan selanjutnya antara sales dan marketing yaitu dapat dilihat dari sisi prioritas dan fungsi kerja dua devisi.

Didalam prioritas kerja perbedaan sales dan marketing ini terletak pada target kegiatan. Jika prioritas marketing adalah menjangkau konsumen agar tetap bisa menjaga hubungan baik sampai menjadi pelanggan setia. Sedangkan fungsi dari sales sendiri adalah mengakomodasi target konsumen dan membantu memenuhi kebutuhan.

Dengan adanya perbedaan fungsi dan dan prioritas antara sales dan marketing ini menjadikan keduanya saling bersinergi dan bekerja sama untuk memajukan suatu perusahaan.

Aktivitas dan Goal

Dalam aktivitas dan goal ini sales dan marketing memiliki beberapa perbedaan. Jika sales menghubungi konsumen, menjaga hubungan baik dan sampai pada  menemukan kesepakatan kerja. Sedangkan marketing menjamin produk atau jasa yang akan ditawarkan sales benar-benar berkualitas dan layak.

Apabila aktivitas pekerjaan marketing lebih cenderung dibelakang layar dengan menganalisis berbagai strategi pasar dan yang lainnya. Nah sales ini berurusan langsung dengan konsumen, bahkan tidak menutup kemungkinan sales ini dituntut untuk dapat beramah tamah pada konsumen secara langsung.

Dari beberapa perbedaan sales dan marketing uraian diatas tentu anda sudah mendapatkan gambaran kedua divisi tersebut memang memiliki peran dan tugas masing-masing.

Apakah kamu bisa menjadi sales sekaligus marketing?

Ketika sales fokus pada suatu stretegi untuk mendapatkan berbagai revenue secara langsung dan berorientasi pada keadaan sekarang ini. Marketing memperluas strategi dan informasi agar branding produk atau jasa perusahaan sampai pada target. Sehingga produk atau jasa yang diawarkan mampu bertahan lama dan layak bersaing di pasaran.

Maka dari beberapa perbedaan sales dan marketing berkaitan dengan tanggung jawab, peran dan tugasnya menjadi seorang sales maupun marketing akan snagat memakan tenaga yang cukup besar karena perannya dalam perusahaan sangat penting.

Jadi bagaimana? apakah sudah paham dari pemaparan diatas tentang perbedaan sales dan marketing baik dari segi tanggung jawab, tugas, peran, prioritas, alur dan aktivitas kerja serta ruang lingkupnya. Serta berbagai target yang harus dicapai dari masing-masing divisi.

Salah satu divisi ini tidak bisa berjalan sendiri karena keduanya saling berkaitan. Bahkan sales akan hilang arah apabila marketing tidak mampu menanalisis secara tepat kebutuhan konsumen. Dan pada akhirnya pun target pasar tidak akan tercapai. Maka dari itulah kerja sama dan peranan keduanya harus seimbang.

Sebuah perusahaan tidak bisa sukses dan berhasil memenangkan persaingan pasar jika hanya mengandalkan sales. Dan sales tidak akan tercipta dengan baik jika  tanpa didukung dengan strategi marketing yang baik.

Setiap perusahaan bisa melakukan penjualan, namun belum tentu setiap perusahaan mampu merencanakan strategi pemasaran yang mampu memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumennya.

Nah, sudah tahu bedanya kan? Lalu, apakah kamu termasuk pelaku usaha yang berjiwa sales atau marketing?

Semoga bermanfaat dan salam sukses.