KEGAGALAN yang MENYENANGKAN

images senang1.“ Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang diidam-idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan. “
( Mario Teguh )

Siapa yang tidak ingin hidup senang atau bahagia? Tentu kita semua berharap bahwa kita hidup dengan diliputi dengan kebahagiaan, kesenangan yang tentu akan membuat hidup kita ini lebih berarti dan punya makna.

Dapat dibayangkan jika kita hidup dalam kondisi yang sebaliknya, hidup kita diliputi dengan derita, kesedihan, kesusahan tiada tara, tentu hidup ini hanya semakin menyesakkan dada kita saja.
Namun siapa kira, jika kesenangan yang kita damba-dambakan ternyata berujung petaka.  Dan siapa kira justru kesedihan penderitaan hidup yang kita alami justru menjadi bahan bakar yang cukup ampuh untuk merubah jalan nasib yang kita punya kedepannya.

Banyak orang merasa bangga dan lupa diri ketika mendapatkan sedikit nikmat dari cita-citanya, padahal mungkin apa yang ia rasakan barulah kulit luarnya saja. Tetapi karena teramat senangnya, maka ia pun menjadi lupa akan tujuan utamanya. Karena kulitnya yang indah, maka kita pun lupa akan daging buahnya. Karena teramat bahagianya, kita pun lupa dan hanya membangga-banggakan apa yang ada didepan mata, tetapi kita justru terlupa bagaimana cara kita menjalani heri berikutnya.

Betapa tidak kita lihat bangsa kita ini, di era tahun 70-an masyarakat dari  negara tetangga banyak yang belajar di negara kita. Namun saat ini, justru negara kitalah yang menjadi tertinggal kualitas pendidikannya dari negara tetangga. Bisa jadi kita dahulu terlalu merasa bangga dan lupa diri, pada akhirnya kita sendiri yang jatuh dalam ketertinggalan dari “mantan” murid kita.

Betapa banyak generasi muda sekarang yang justru bangga akan status dan harta kekayaan orang tuanya. Tetapi ia sendiri justru lupa, apa yang bisa dibanggakan dari dalam dirinya. Ia hanya bisa bercerita bangga hasil karya keluarga dan sanak sauaranya, tapi ia selalu akan terdiam dan menunduk malu ketika ditanya hasil jerih payahnya.

Berhati-hatilah, jangan samapai kita semua menjadi bagian dari golongan orang-orang yang cepat puas dan mudah lupa diri. Kebahagiaan bukanlah akhir dari sebuah cita-cita yang kita kejar dan kita punya, namun kebahagiaan akan lebih berarti jika kita maknai sebagai bahan bakar tambahan untuk mewujudkan cita-cita kita selanjutnya.

Inspirasi dari : Mario Teguh.

5 Komentar

  1. Demi masa, “Sesungguhnya Manusia Berada Dalam Kerugian “, Kecuali orang-orang yang bisa memanfaatkan waktunya. untuk mengisi hidup ini lebih bermakna,

  2. Setelah membaca ini… Sy menjadi termotivasi untuk lebih giat lagi bekerja. Sy ingin mengucapkan bnyk terima kasih pd penulis artikel ini.
    Salam kenal aja dr sy…

  3. motivasinya bapak sangat bagus.saya melihat generasi muda sekarang banyak yang terlena dg kekayaan orang tua

  4. memang betul sekali, terkadang kita suka lupa bahwa diusia muda seharusnya kita belajar mandiri dan mencari sesuatu yang lebih berharga bukan membuang-buang waktu untuk sesuatu hal yang tidak berguna.

    Kita tidak bisa terus bergantung kepada orang tua, ada kalanya kita berusaha sendiri untuk memperjuangkan nasib kita sendiri.

    Terima kasih atas motivasinya,

  5. artikel ini bagus dapat memacu generasi anak muda sekarang yang kurang
    untuk mau bekerja keras ,tidak mempunyai mootivasi tinggi…tidak…mau…..
    berusaha keras……..hanya mengaharap dari kekayaan orang tua…….warisan……
    yang akhirnya tidak mempunyai….kebanggaan atas jerih payang keringat sendiri

Comments are closed.