Maria Magdalena Mengemas Laba Dari Bisnis Kemasan Produk

Maria Magdalena Mengemas Laba Dari Bisnis Kemasan Produk

Strategi pemasaran dalam sebuah bisnis memang tak pernah ada matinya. Sampai hal-hal yang kecil sekali pun dapat dijadikan sebagai bentuk strategi pemasaran yang unik. Pemasaran bertujuan untuk mengembangkan sebuah bisnis agar lebih maju. Lagi-lagi, salah satu hal penting yang mempengaruhi pemasaran adalah kemasan produk. Kemasan produk yang unik dan menarik dapat menjadi bahan pertimbangan bagi konsumen saat memilih produk tertentu.

Melihat peluang bisnis tersebut, Maria Magdalena bersama suaminya pun memulai usaha sebagai pengusaha makanan. Pada tahun 2008, Maria mencoba melakukan terobosan baru dengan membuat kemasan produk yang unik untuk mengemas produk makanan yang dijual. Dari situlah mulai banyak orang melirik hasil kemasan produk yang dibuatnya bersama suami.

Mulai tahun 2008 pula, Maria bersama suami kerap membantu UKM dalam membuat kemasan produk sehingga mereka mampu menembus pasar modern. Banyak orang yang pada akhirnya mengatakan bahwa packaging produk mereka bagus. Akhirnya, banyak orang bertanya kepada Maria Magdalena dan memintanya untuk membantu pembuatan kemasan produk.

Sejak saat itulah, Maria bersama suaminya bertekad untuk mulai mengembangkan bisnis kemasan produk dalam skala kecil untuk memenuhi permintaan UKM. Ia memulai bisnisnya dengan mengeluarkan modal usaha sebesar Rp 12 juta saja. Modal awal ini digunakan untuk membeli 3 mesin pembuat kemasan produk.

Bisnis kemasan produk terus ia tekuni, karena selama ini banyak pelaku bisnis UKM merasa kesulitan mendapat kemasan produk yang bagus dalam jumlah kecil. Maklum saja, karena perusahaan besar pastinya hanya melayani pembuatan kemasan produk dalam partai besar. Alhasil, sekarang permintaan kemasan produk mulai tersebar di seluruh Indonesia. Selain sebagai mitra binaan, para pelaku bisnis UKM di bidang makanan kini telah menjadi pelanggan setianya.

Kemasan produk yang dihasilkan oleh Maria bersama suami, diantaranya adalah menggunakan bahan stand-up pouch, paper bag, alumunium foil, packaging machine, plastic vakum, dan sebagainya. Maria mengatakan bahwa saat ini para pelaku bisnis UKM di Indonesia, sering kali mengalami kendala dalam hal kemasan produk. Banyak bisnis UKM yang terjebak dengan pemikiran bahwa kemasan produk UKM tidak harus bagus, karena kemasan produk yang bagus hanya milik industri besar. Tentu saja hal itu salah, karena salah satu strategi pemasaran untuk meningkatkan bisnis terletak pada kualitas kemasan produk.

Kini, ia biasa menjual harga kemasan produk buatannya, mulai dari yang termurah untuk ukuran sachet antara lain Rp 250,00 sampai dengan Rp 1.600,00 per sachet. Sedangkan untuk kemasan produk termahal adalah kemasan dengan jenis komposit yang berada pada kisaran harga Rp 8.000,00 per kemasan.

Maria menjual kemasan produk dengan ukuran sachet dengan jumlah minimal pemesanan sebanyak 20.000 lembar. Pemesanan skala besar di pabrik biasanya dipatok harus di atas angka Rp 200 juta dalam satu kali pemesanan. Ia pun berani menjamin bahwa kemasan produk hasil buatannya memiliki harga yang jauh lebih murah dibanding dengan harga dari pabrik besar.

Kini bisnis kemasan produk yang dijalankan Maria Magdalena bersama suami telah berkembang pesat. Ia memiliki lebih dari 10 karyawan untuk mengantongi omzet ratusan juta per bulan. Biasanya, ia akan kebanjiran order setelah memasuki bulan Ramadhan, saat memasuki semester kedua hingga akhir tahun.

Meski bisnis kemasan produk yang dijalankan Maria Magdalena telah berkembang, ia tidak pernah pelit membagi ilmunya kepada para pelaku bisnis UKM lain. Ia pun juga aktif dalam memberikan penyuluhan melalui Departemen Perdagangan ataupun Departemen Perindustrian.

Selain membantu pelaku bisnis UKM membuat kemasan, ia juga suka membantu UKM-UKM yang mengalami kesulitan dalam hal pembuatan kemasan produk, konsultasi pembuatan kemasan, konsultasi ijin usaha, ijin sertifikasi halal, membuat barcode dan lain sebagainya. Semoga informasi ini bermanfaat. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!

Sumber gambar: http://photo.kontan.co.id/photo/2011/11/15/310095067p.jpg & http://photo.kontan.co.id/photo/2011/11/15/213637944p.jpg

7 thoughts on “Maria Magdalena Mengemas Laba Dari Bisnis Kemasan Produk”

  1. No telpon Ibu Maria berapa ? Saya tertarik bisnis kemasan bu….mau tau langkah-langkah memulai bisnis ini

    Reply

Leave a Comment

Bingung Cari Peluang Usaha?

Yuk Gabung Jadi Agen/ Mitra Waralaba