Inspirasi Bisnis

Sukses dari Bisnis Rumahan Makanan Ringan

Owner Bisnis MakananMemulai bisnis makanan ringan sebagai bisnis rumahan, Yosi Rindaryanti (29) sukses menjalankan bisnis dengan brand NaVani Cheese Stick sejak tahun 2004.

Mulanya, Yosi hanya suka membuat makanan ringan seperti cheese stick untuk sajian keluarga atau pada acara-acara tertentu. Namun, dari kegemaran tersebut ternyata banyak orang menyukai kelezatan camilannya. Selain memiliki rasa yang gurih, empuk, dan renyah, cheese stick buatannya berbeda dengan produk yang ada di pasaran.

Sejak saat itu Ia sering mendapatkan pesanan untuk acara keluarga di sekitar lingkungan rumahnya. Merasa produknya disukai banyak orang, ia pun mencoba untuk memasarkannya pada rekan-rekannya dan melalui media online. Ternyata Ia pun mendapatkan respon yang cukup baik dari masyarakat. Hingga saat ini pengiriman produk Yosi sudah menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Pada awal merintis bisnisnya, Yosi cukup menggunakan modal sebesar Rp 5 juta  saja. Namun, kini bisnis rumahan cheese stick milik Yosi mampu mendapat omzet yang sama besar dengan nilai modal awal. Yakni pada kisaran 5 juta rupiah per bulan.

Menurut Yosi, Ibunda tercinta adalah sosok yang paling menjadi inspirasinya dalam menjalankan bisnis rumahan ini. Ibunya sekaligus orang yang memberikan Yosi resep rahasia dalam membuat cheese stick yang lezat dan gurih.

Sampai dengan saat ini produk yang Ia hasilkan memang hanya makanan ringan berupa cheese stick saja. Untuk meningkatkan kreasi produk Cheese Stick-nya, Yosi memberi beragam varian rasa. Hal itu agar pelanggan tidak merasa bosan dan dapat secara leluasa memilih rasa cheese stick buatannya.

Karena jangkuan pasar yang semakin luas hampir ke seluruh wilayah Indonesia, dalam satu hari Yosi mampu memproduksi sebanyak 15 kg cheese stick yang dibantu oleh dua orang karyawan. Untuk mempertahankan kualitas rasa, Yosi selalu menggunakan bahan baku yang berkualitas baik. Seperti dalam memilih tepung, keju, telur, dan mentega.

Ia juga mengungkapkan bahwa mulai dari awal merintis usaha sampai dengan sekarang ini, bisnis rumahan yang dijalankannya tersebut sudah mengalami kemajuan yang sangat bagus. Dengan perkembangan bisnisnya tersebut, Ia juga berharap suatu saat bisa menciptakan varian rasa yang baru dan tentunya tetap menggunakan bahan-bahan alami yang sehat dan tanpa bahan pengawet.

Dalam menjalankan sebuah bisnis makanan ringan tentu tidak terlepas dari kendala yang harus dihadapi. Begitu pula dengan bisnis makanan ringan milik Yosi Rindaryanti. Kendala yang dihadapinya selama ini adalah belum adanya karyawan tetap yang membantu proses produksi. Karena tidak semua orang bisa membuat cheese stick dengan baik sesuai harapannya. “Sehingga untuk proses produksi dan marketingnya masih saya kerjakan sendiri!” ungkapnya.

Ia sangat bersyukur bisa menjalankan bisnis rumahan tersebut karena selain bisa membantu suaminya mencari tambahan pendapatan, Ia juga bisa berbagi rezeki dengan masyarakat di lingkungan sekitarnya. “Yang terpenting dalam menjalankan sebuah bisnis adalah tidak pantang menyerah dan terus berusaha karena kegagalan bukanlah akhir dari segalanya.” papar Yosi.

Tim Liputan BisnisUKM

SHARE YUK!