Fasilitas antar jemput bagi anak sekolah ataupun karyawan menjadi pilihan alternatif bagi sebagian masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk mengantar atau menjemput putra putrinya sekolah, dan juga bagi karyawan yang tidak memiliki kendaraan pribadi atau malas berangkat sendiri, sehingga menggunakan angkutan umum yang berdesak-desakkan dan membutuhkan waktu perjalanan yang lama. Kondisi seperti inilah yang menjadi peluang bisnis jasa kita. Selain menguntungkan, bisnis ini mudah untuk pengelolaannya, hanya dibutuhkan merawat mobil dan jam kerjanya cukup dua kali sehari  yaitu berangkat dan pulang kerja atau sekolah. Jika pekerjaan kantor kita cukup fleksibel, kita bisa mengelolanya sendiri dan menjadikan bisnis ini sebagai usaha sampingan. Tetapi jika tidak, kita bisa menyewa seorang supir.

Video Praktisi

Memaksimalkan Bisnis Berbasis Hobi, Asimetris Craft

Jika sudah mempunyai mobil dengan jenis mobil yang bisa memuat banyak orang, kita bisa memulai bisnis ini. Apabila belum, bisa membeli yang bekas (second) maupun baru. Promosi bisnis jasa antar jemput, dapat menggunakan brosur yang disebarkan pada para orangtua murid pada waktu tertentu, seperti penerimaan rapor dan penerimaan siswa baru di sekolah-sekolah. Untuk promosi karyawan, kita dapat menawarkan ke kantor-kantor ataupun perusahaan yang memilki banyak pekerja seperti pabrik.

Dalam menawarkan bisnis jasa antar jemput ini, harus kita jelaskan keuntungan yang dapat diberikan. Misalnya jika menggunakan jasa ini dengan sedikit tambahan uang transportasi dari biasanya, mereka tidak perlu terburu-buru mengantar jemput anak sekolah, dan bagi karyawan tidak perlu menunggu angkutan umum dan tersedia tempat duduk yang nyaman. Kita juga dapat menjalin kerjasama dengan pihak sekolah ataupun perusahaan dengan mengajukan proposal. Agar makin banyaknya pelanggan yang menggunakan jasa kita, jangan hiraukan kebersihan, kenyamanan, dan fasilitas berupa musik bahkan menjalin komunikasi yang baik kepada pengguna jasa kita. Bila perlu berikan harga discount bagi pelanggan lama.