franchise laundrySukses mengembangkan bisnis, dan mampu merasakan limpahan omset di usia muda menjadi mimpi bagi setiap insan. Namun untuk seorang pemuda bernama Agung Nugroho Susanto,SH kondisi tersebut bukanlah lagi sebuah mimpi belaka, karena pada kenyataannya kini Ia telah benar-benar menikmati hasil kerja kerasnya selama ini di usia yang terbilang muda.

Video Praktisi

Tips Memulai Bisnis Kerajinan

“Tunda Dulu Kesenanganmu” kalimat sederhana ini yang menjadikan pegangan bagi seorang Sarjana Hukum lulusan UGM mencapai kesuksesan sebagai pengusaha muda. Di masa kuliah dulu, saat teman-teman  seperjuangannya menghabiskan waktu senggangnya untuk sekedar beroganisasi, nongkrong, dan bersenang-senang kesana kemari, Agung justru sudah terjun untuk memulai menggeluti dunia bisnis.

Duduk di bangku semester 4, ketika itulah Agung memulai bisnis pertamanya. Bisnis clothing & distro yang ketika itu menjamur dikalangan pelajar dan mahasiswa menjadi peluang yang dimanfaatkan oleh Agung bersama temannya. Dengan modal hasil patungan berdua, mereka mencoba menjalankan bisnis tersebut di sela-sela waktu kuliah. Jiwa entrepreneur yang mulai melekat, membuat Agung semakin merasa jatuh cinta dengan dunia bisnis. Ketika bisnis clothing & distro terus berjalan, Agung kembali join dengan teman lainnya membuka bisnis konter handphone di salah satu Mall di Yogyakarta.

Namun seiring berjalannya waktu, akibat dari tidak adanya visi, misi, dan tujuan yang jelas akhirnya dua bisnis yang Ia jalankan mulai menurun. Berbagai kendala datang mulai dari tidak fokus karena kesibukan kuliah sampai adanya ketidakcocokan dengan teman join, kondisi inilah yang akhirnya membuat dua bisnis tersebut resmi ditutup.

Berbekal ilmu dan pengalaman dalam menjalankan dua bisnis sebelumnya, pada semester 6 Agung memberanikan diri untuk membuka bisnis ke-3 yaitu bisnis laundry. Kala itu bisnis laundry tengah menjamur di kota Yogyakarta, bahkan disetiap sudut sangat mudah menemukan jasa pencucian pakaian kotor ini.

Memiliki modal yang terbatas tidak membuat siswa alumni SMUN 11 Yogyakarta ini patah arang, justru Ia sangat bersemangat memulai bisnis yang Ia jalankan sendiri. Dengan modal sisa hasil 2 bisnis sebelumnya, pinjaman orang tua serta salah satu lembaga peminjaman keuangan, Agung menggunakannya untuk penyediaan 1 unit mesin cuci dan 1 unit mesin pengering dan perlengkapan laundry lainnya.

Perjalanan Sukses Simply Fresh Laundry

Mengusung nama usaha Simply Fresh Laundry, disinilah pengalaman baru kembali didapatkan Agung. Ia belajar mulai dari menghitung pakaian kotor, mensetrika, mengantar jemput pakaian konsumen, hingga rela lembur untuk meyelesaikan cucian, karena service yang Agung berikan adalah layanan 1 hari jadi, sedangkan mesin yang tersedia terbatas.pengusaha sukses

Suka duka banyak Ia dapatkan dari bisnis ini, ketidaktahuannya tentang bisnis laundry membuatnya tertantang untuk terus mencoba dan berinovasi serta selalu bertanya tentang sistem yang tepat dalam menjalankan bisnis laundry. Ketika banyak temannya sibuk berkegiatan untuk mengisi waktu, Agung justru tetap konsisiten untuk bekerja tanpa rasa lelah dan menjalankannya dengan perasaan senang. Dari hasil bisnis laundry inilah Agung mampu menghidupi dirinya sendiri, dan tidak lagi meminta kiriman dari orang tua.

Meskipun disibukkan dengan aktivitas berbisnis, namun Agung tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang mahasiswa. Terbukti Ia berhasil meraih gelar Sarjana Hukum di Universitas Gajah Mada tepat waktu dengan IPK yg memuaskan yaitu 3,30. Kelulusan ini di sambut bahagia sekaligus beban berat, tuntutan orang tua yang menginginkannya bekerja setelah lulus menjadi dilema bagi Agung. Simply Fresh Laundry miliknya saat itu baru memiliki 3 outlet itupun tercapai atas kerja kerasnya.

Akhirnya atas desakan orang tuanya Agung pun mendaftar di Bank Indonesia. Berhasil melawati 4 tahap seleksi hingga tinggal 1 tahap terakhir yang sudah dapat dipastikan 80% diterima membuat kebimbangan yang luar biasa bagi Agung. Memilih antara mengikuti wawancara BI dimana jika diterima penghasilan 15juta/ bulan sudah di depan mata atau melanjutkan mimpinya sebagai pengusaha bersama Simply Fresh Laundry.

Dorongan jiwa entrepreneur yang sangat kuat dalam dirinya, membuat Agung memutuskan untuk melanjutkan perjuangannya mengembangkan bisnis laundry. Untuk meyakinkan kedua orang tuanya Agung pun berjanji jika dalam satu tahun Ia tidak sukses di bisnis ini, maka dirinya siap bekerja apapun sesuai keinginan orang tuanya.

Janji itulah yang memacu Agung, terbukti dalam waktu 1 tahun, Ia berhasil mengembangkan bisnisnya, outlet Simply Fresh Laundry berkembang menjadi 30 outlet. Orang tuanya pun mulai percaya serta mendukung pilihan yang diambil oleh putranya.

Konsistensi yang dilakukan oleh Agung ternyata membuahkan hasil, kerja kerasnya selama ini tidak sia-sia. Kini di usia mudanya Agung Nugroho Susanto telah berhasil menjadi pengusaha sukses berbisnis laundry dengan jaringan Waralaba Laundry Kiloan Pertama dan Terbesar di Indonesia dengan jumlah 120 outlet dan 250 keagenan yang tersebar di 50 kota di seluruh Indonesia. Bahkan dalam waktu dekat ekspansi ke luar negeri pun segera dilakukan.

Semoga kisah sukses merintis Simply Fresh Laundry mampu menjadi sebuah inspirasi dan motivasi bagi para calon pengusaha yang berkeinginan mengepakkan sayapnya di dunia bisnis. Konsisten, kerja keras dan keyakinan merupakan modal penting untuk sebuah kesuksesan. Salam sukses.

Sumber gambar :
1. http://wb3.indo-work.com/pdimage/83/s_538083_logonew.jpg
2. http://wirausahamandiri.co.id/images/profil/agung_4.jpg