Peluang Bisnis, Peluang Usaha

Sedang Cari Usaha? Yuk Cobain Peluang Usaha Laundry

sedang-cari-usaha-yuk-cobain-peluang-usaha-laundry

Peluang usaha laundry bijian yang satu ini bisa Anda jadikan peluang usaha yang prospeknya cerah lho.Usaha laundry ini merupakan solusi membuka bisnis yang cukup menjanjikan. Dengan bermodalkan Rp 10 – 50 juta dan lahan minimal 4 x 4 meter, anda sudah dapat memulainya. Bisnis binatu merupakan bisnis yang tak akan mati, karena setiap hari manusia memakai pakaian dan membutuhkan untuk dicuci. Sebuah aktivitas yang kecil namun membawa pengaruh besar.

Sebagai gambaran akan peluang bisnis ini, pada 2017 Jakarta memiliki populasi penduduk kurang lebih 10,5 juta orang dengan rata-rata 2 juta kepala keluarga, saat ini diprediksi baru tergarap cucian sekitar 5.000 kepala keluarga.

Bila masing-masing keluarga itu rata-rata punya empat orang anggota keluarga dengan cucian 1,5 kilogram per hari, maka dalam satu hari 7,5 ton pakaian warga Jakarta yang dicuci menggunakan jasa laundry kiloan, nilai nominalnya setara dengan Rp 3 miliar per bulan. Itu baru dari segmen keluarga. Belum untuk segmen hotel dan restoran. Biasanya, hotel meski mempunyai jasa binatu sendiri, namun kebanyakan justru menggunakan jasa binatu luar untuk seprei, sarung bantal, atau taplak meja.

Untuk 2,3 juta kamar di Jakarta dan rata-rata 40% urusan cuci ini diboyong untuk dicucikan di luar hotel, maka jasa binatu bisa memperoleh Rp 4,6 miliar per hari dari cucian hotel itu. Secara umum, hal ini juga berlaku di kota-kota lain.

Ada Apa Dengan Usaha Laundry?

Peluang Bisnis

Banyak orang di kota besar yang tidak bisa membagi waktunya untuk mencuci pakaiannya sendiri, rasanya sangat sedikit. Karena mereka umumnya sejak pagi sudah bergelut dengan pekerjaanya ataupun kuliah, pulang sudah larut malam, dan hanya ada satu dibenak pikiran yaitu istirahat.

Masyarakat merasa sangat terbantu oleh jasa binatu tersebut. Tinggal taruh barang, dua atau tiga hari kemudian bisa diambil dalam keadaan sudah disetrika rapi. Lebih praktis, tidak repot dan murah. Pakaian pun siap pakai.

Binatu juga sangat membantu warga yang bersiap ditinggal mudik pembantu. Banyak warga mulai mencari-cari binatu yang tetap buka saat lebaran. Selain itu, binatu juga banyak menerima cucian bagi anak kos khususnya para mahasiswa, karena dirasa harga dari laundry kiloan murah dan sangat terjangkau untuk kantong mahasiswa.

Bunga Laundry

Bunga Laundry adalah salah satu dari sekian usaha laundry yang mampu memanfaatkan peluang tersebut. Itulah yang dirasakan terhadap Ibu Karmini, nenek dari seoarang gadis cilik yang namanya dijadikan sebagai label usaha laundrynya.

18 Februari 2004 menjadi awal usaha Bunga laundry setelah ayah Bunga di PHK hanya karena nambah ijin 1 hari untuk menunggu kelahiran Bunga. Mulai saat itulah Ibu Karmini mengajak ibu Bunga, mbak Nanik, membuka Bunga Laundry.

Hampir 5 tahun usaha ini berdiri, namun dikarenakan hasil cucian yang begitu bersih, setrika yang sangat rapi dan harum, itulah keunggulan yang ditawarkan Bunga laundry kepada pelanggannya.

peluang-usaha-laundry

Metode Pencucian Yang Berbeda

Bunga laundry memang mendapat simpati tersendiri oleh pelanggannya diantara banyaknya laundry-laundry terutama laundry disekitar usaha Bunga laundry.

Karena selain menggunakan mesin cuci, setiap kali putaran mesin mbak Nanik selalu mengecek tiap pakaian jika masih ada yang kurang bersih terutama dibagian lipatan dan kemudian menguceknya sendiri.

Hasil cucian memang tidak seluruhnya dipercayakan kepada kerja mesin cuci, sebagaimana hal tersebut banyak dilakukan oleh usaha laundry yang lain. Bahkan untuk baju yang tipis 100% kerja tangan manusia.

Tapi karena hal inilah kebersihan hasil cucian dari laundry sangatlah patut diacungi jempol. Mbak Nanik juga selalu memisahkan pakaian yang putih, hitam, berwarna, dan tentunya yang luntur sendiri-sendiri.

Setiap kali menerima cucian dari pelanggan, untuk per potong pakaian dari per pelanggan Bunga laundry langsung memberi tanda sehingga pakaian antar pelanggan yang satu dengan yang lainnya tidak saling tertukar.

Ini satu bentuk bahwa Bunga laundry sangat bertanggung jawab dan tidak ceroboh. Dan kasus tersebut sangat sering terjadi pada banyak laundry lain khususnya laundry kiloan. Memang ada semacam pergantian atas barang yang tertukar tersebut (baca: hilang).

Namun banyak dari pemakai jasa laundry tidak puas akan hal tersebut. Mereka cuma menginginkan barang yang mereka laundry-kan bisa bersih, rapi dan kembali utuh.

Sistem Bijian

Berbeda dengan kebanyakan laundry kiloan, Bunga laundry  memakai sistem bijian, disesuaikan dari besarnya sebuah potong pakaian. Harga berkisar antara 300 rupiah untuk sebuah saputangan sampai 3000 rupiah untuk sebuah sprei double.

Pemakai jasa Bunga laundry kebanyakan memang mahasiswa, yang awalnya mereka kenal hanya dari cerita teman, saudara dan lainnya. Dalam 1 bulan mbak Nanik menghabiskan 6 bungkus detergen.

Dan ditambah keperluan lain seperti pembelian pelembut dan pewangi pakaian, plastik pembungkus, nota, dll menghabiskan 600 ribu rupiah. “Tapi itu masih ada sisanya mbak, jadi nggak habis dalam 1 bulan,”ungkap mbak Nanik.

Karena masih dikerjakan sendiri biaya opersional yang keluar hanyalah untuk listrik saja, kurang lebih 150 ribu untuk 1 bulannya. Perkiraan keuntungan yang diperoleh bunga laundry berkisar 1 juta – 1,5 juta dalam keadaan tidak banyak pelanggan.

Analisa Keuntungan Usaha Laundry

Simulasi Keuntungan Usaha Laundry 

Pemasukan 
Jasa pencucian : Rp. 250.000,00 x 30 hari = Rp. 7.500.000,00

Pengeluaran 
Gaji Pegawai                              : Rp. 2.500.000,00
Listrik, air telepon                      : Rp. 2.000.000,00
Sabun, pewangi, pelembut                  : Rp. 1.000.000,00  +
Total                                     : Rp. 5.500.000,00  -

Laba Bersih                               : Rp. 2.000.000,00













Demikian adalah pemaparan dari seorang pengusaha laundry yang telah membagikan kisahnya bagaimana usahanya merintis laundry. Menarik sekali ya tentunya? Bagaimana setelah melihat kisah dari pengusaha laundry tersebut. Apakah Anda tertarik pula untuk menekuni usaha tersebut? Apabila iya berikut ada beberapa hal yang bisa kamu pelajari kiat-kiat dalam memulai usaha laundry.

Kiat Sukses Usaha Laundry

  1. Memperhitungkan estimasi biaya operasional yang dibutuhkan, menentukan harga jual dan keuntungan yang diperoleh.
  2. Menyiapkan modal usaha yang dibutuhkan sesuai dengan perencanaan awal.
  3. Menentukan harga yang tepat dengan menyesuaikan harga pasar. Tidak terlalu murah dan tidak juga terlalu tinggi.
  4. Sebelum memulai usaha yang satu ini pastikan Anda memahami teknik mencuci yang benar. Usahakan untuk tidak mencampur pakaian yang berwarna dengan pakaian putih.
  5. Menentukan lokasi yang strategis dan sesuai dengan target pasar.
  6. Memilih bahan pewangi dan deterjen yang berkualitas.
  7. Menyediakan fasilitas dan peralatan yang memadahi dan berkualitas.
  8. Menjaga kebersihan dan kerapian hasil laundryan
  9. Memberikan pelayanan yang memuaskan dengan memberikan pelayanan yang ramah, baik, benar dan cekatan.
  10. Jika biasanya pengunjung datang ke lokasi laundry sekarang tidak ada salahnya jika Anda memberika pelayanan ekstra, dengan menyedikan sistem antar jemput.
  11. Merancang strategi pemasaran, strategi promosi yang akan digunakan untuk menghadapi persaingan pasar.
  12. Melakukan promosi yang kreatif dan unik dengan memberikan potongan harga atau voucher tertentu.
  13. Menghargai waktu dengan melayani sesuai janji yang telah Anda janjikan. Apabila permintaan kilat 1 hari maka usahakan untuk dapat menyelesaikan sesuai janji yang Anda buat.
  14. Terus belajar dari pengalaman. Apabila Anda melakukan kesalahan selama merintis laundry segeralah lakukan perbaikan. Jangan pernah berhenti untuk mencoba dan belajar banyak hal.
  15. Cerdaslah dalam mengolah modal yang sudah ada. Maka berhati-hatilah dalam menentukan arah kebutuhan. Meinimalisir budget dan usahakan untuk menggunakan modal sesuai dengan kebutuhan.
  16. Terbuka akan evaluasi yang ada. Terima segala kritik dan saran yang diberikan dari pelanggan demi perbaikan pelayanan.
  17. Mengikuti kebutuhan konsumen. Nah untuk hal ini Anda perlu mendengarkan apa yang dibutuhkan dan dimau pelanggan. Misal dengan memilih deterjen apa yang paling direkomendasikan, menyediakan pewangi laundry yang paling disukai oleh pelangan dan lain-lain.
  18. Memberikan pelayanan unggulan dan memberikantampilan packing yang terbaik dan rapi.

 

 

Sumber gambar : https://klikpajak.id/blog/bayar-pajak/pajak-laundry/
https://m.medcom.id/rona/kesehatan/ybDOG7PN-empat-bahan-pakaian-yang-adem-dikenakan-saat-musim-panas