Camilan hasil dari olahan dari singkong bisa dibilang sangat beragam, mulai dari keripik singkong, gethuk, aneka macam kue kering dan basah, sampai dapat diolah menjadi brownies atau nata, yang dikenal dengan nama nata de cassava. Karena singkong memiliki nilai yang cukup tinggi mulai dari kandungan gizi, protein dan sumber karbohidrat penghasil energi yang berguna untuk kesehatan.

Camilan yang terbuat dari olahan singkong adalah Lanthing, salah satu makanan khas dari Kebumen Jawa Tengah. Camilan berbentuk angka delapan ini memiliki rasa yang gurih, renyah dan kini lanthing tersedia dalam aneka macam rasa ada gurih, pedas, pedas manis, jagung bakar, barbeque, daging sapi, keju, bawang dll . Membuat lanthing itu sendiri cukup digemari oleh anak-anak hingga orang dewasa. Namun hati-hati, karena camilan ini tak cocok untuk lansia karena teksturnya yang keras.

Menurut sejarahnya, lanthing hanyalah salah satu produk yang dihasilkan oleh suatu budaya. Budaya yang berlaku di Kebumen, dimana singkong sebagai bahan bakunya, dan Kebumen sangat berpotensi dalam mengahasilkan tanaman singkong itu sendiri. Maka  lanthing khas Kebumen ini dapat dijadikan potensi bisnis bagi masyarakatnya. Kesenangan makan camilan, mendorong orang Kebumen untuk berupaya dan mengerahkan kreatifitasnya untuk membuat sesuatu yang beda dalam pengolahan singkong. Bentuk lanthing yang menyerupai angka delapan seakan memberi kesan kuat, bahwa Kebumen adalah daerah dimana masyarakatnya sebagai penganut kuat agama Islam. Angka delapan sebagai lambang kesempurnaan dalam mindstream pemikiran seakan tidak bisa lepas dari lanthing. Perintah dzikir secara terus menerus sepanjang waktu seakan mengilhami sang inspirator lanthing. Dengan memakan lanthing seakan Anda diajak tetap berdzikir, mengingat Yang Maha Sempurna. Keyakinan kuat dan semangat kereligiusan orang Kebumen, seakan membuat orang Kebumen tidak rela waktunya terbuang sia-sia saat makan. Itulah kesan yang dibawa dari sebuah desain cerdas dari bentuk angka delapan. Bentuk itu seakan berkata “beginilah orang kebumen”. Kebumen pantas mempunyai nilai 8.

Harga yang terjangkau untuk semua kalangan membuat lanting pantas untuk diperkenalkan dan menjadi camilan favorit masyarakat. Bahan baku yang dihasilkan oleh daerah sendiri, mampu menekan biaya produksi semaksimal mungkin. Pengolahan singkong menjadi lanthing menepis bahwa singkong adalah makanan orang miskin. Dengan adanya lanthing, menggugah bahwa singkong juga komuditas pertanian yang layak untuk dibudidayakan. Dengan adanya lanting maka harga singkong akan terdongkrak naik, sehingga kesejahteraan petani meningkat. Petani dengan lahan keringpun tetap mampu bersaing dan mampu hidup layak dengan menanam singkong. Dengan launching lanthing diharapkan meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Keunggulan Camilan Lanthing

  1. Tak perlu repot mencari tempat usaha yang strategis, Anda bisa mengelolanya dengan cara penitipan produk ke kios-kios. Modal di luar barang dagangan adalah sepeda motor dan tas kanvas untuk membawa produk.
  2. Hanya dengan modal awal minimal Rp 200.000 Anda sudah bisa menjalan kan bisnis ini.
  3. Bisnis makanan merupakan bisnis abadi. Anda tinggal melakukan inovasi produk dan kemasan dari waktu ke waktu.
  4. Tidak membutuhkan trik dan cara khusus untuk menjalani bisnis ini, cukup memiliki sales power (mental penjual yang handal), bisnis akan lancar dan maju.

Kiat Mempertahankan Pelanggan

  1. Menjaga kualitas dan rasa
  2. Tester gratis untuk pelanggan
  3. Murah senyum dan ramah
  4. Mudah dan memudahkan

sumber gambar : tim bisnisUKM