Peluang Bisnis Budidaya Sayur di Dataran Rendah

"Banyak orang mengira bahwa budidaya tanaman sayur, hanya bisa dilakukan di dataran tinggi saja. Namun ternyata perkiraan itu salah, saat ini sayuran yang biasanya dibudidayakan di dataran tinggi juga bisa dibudidayakan di dataran rendah. Beberapa sayuran seperti sawi, kubis, slada, kembang kol, dan jagung manis sudah banyak dibudidayakan di dataran rendah dengan ketinggian 5 sampai 200 meter dari permukaan laut."

ilustrasi budidaya sayur 250x187 Peluang Bisnis Budidaya Sayur di Dataran RendahBanyak orang mengira bahwa budidaya tanaman sayur, hanya bisa dilakukan di dataran tinggi saja. Namun ternyata perkiraan itu salah, saat ini sayuran yang biasanya dibudidayakan di dataran tinggi juga bisa dibudidayakan di dataran rendah. Beberapa sayuran seperti sawi, kubis, slada, kembang kol, dan jagung manis sudah banyak dibudidayakan di dataran rendah dengan ketinggian 5 sampai 200 meter dpl.

Hal ini memberikan angin segar bagi para petani yang memiliki lahan di daerah dataran rendah. Mengingat sayur merupakan salah satu kebutuhan pokok yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, sehingga banyak petani yang memanfaatkannya sebagai peluang bisnis yang cukup menguntungkan mereka.

Prospek bisnis budidaya sayur di daerah dataran rendah, memang sangat bagus. Seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat akan sayur, yang semakin hari terus meningkat. Sehingga banyak petani yang beralih untuk membudidayakan sayur, dibandingkan menanam padi atau palawija yang persaingan bisnisnya sudah sangat tinggi.

Konsumen
Kebutuhan sayur datang dari masyarakat, baik untuk konsumsi pribadi maupun untuk pemenuhan bahan baku peluang bisnis yang mereka jalankan. Dari mulai ibu-ibu rumah tangga yang mencari sayur untuk kebutuhan gizi keluarganya, pelaku usaha makanan yang membutuhkan sayur sebagai bahan baku usaha mereka, sampai para pedagang sayur segar di pasar atau supermarket.

Anda ingin membaca kelanjutan artikel ini?
Silakan Login atau Daftar Gratis.
13040
Komentar Anda
1 Komentar
1 tahun lalu, CV.SUPER GRADE ROINDO menulis: BACA TUTUP

BUDIDAYA SAYURAN TIDAK LEPAS DARI TEKNIK BUDIDAYA SESUAI STANDART OPRETIONAL PRODUSEDUR DAN KWALITAS YANG DI INGINKAN OLEH PASAR SWALAYAN MAUPUN PASAR TRADSIONAL.
KWALITAS SAYURAN BERAWAL POLA BUDIDAYA YANG TEPAT SESUAI PROSEDUR TEKNIK PHT SERTA STANDART RESIDU YANG DI INGINIKAN , UTAMAKAN KESEHATAN TANAMAN MULAI DARI AWAL DENGAN MENGGUNAKAN PUPUK KOMPOS YANG BENAR2 MATANG ORGANIK ,GUNAKAN KOMPOS YANG KAYA MIKROBA YANG BISA TETAP HIDUP BERKEMBANG, TIDAK SEMUA MIKROBA ,AGEN HAYATI BISA HIDUP BILA PENGGUNAAN SAPROTAN BUDIDAYA SALAH DALAM MEMELILIH SERTA DOSIS PENGGUNAANNYA. GUNAKAN BENIH UNGGUL SESUAI KARATER LINGKUNGAN. BILA SALAH MELANGKAH …..MAKA PELUANG PASAR AKAN SEMPIT BILA HASIL PANEN TIDAK SESUAI DGN KWALITAS. KWALITAS PASAR ADA BEBERAPA SPEC..MAKA GUNAKAN TEKNIK BUDIDAYA ANDA SESUAI SPEC …BUYER/PEMBELI AGAR PROFIT LEBIH SAFETY DALAM MERENCANAKAN PELUANG USAHA SAYURAN HORTI INI.

Komentar untutk Artikel ini Ditutup
 
 
© 2007-2012 BisnisUKM.com "One-Stop Shop for Entrepreneur Success!" VERSI: FULL
POWERED BY LantaburaMedia & WordPress
Daftar! Gratis!
Daftar Sekarang Juga! Menjadi member bisnisUKM.com!
Komunitas Bisnis Terbesar di Indonesia! Klik di Sini!
x