Mau tampil segar dan awet muda di masa tua Anda? Pastinya hampir semua orang menginginkan hal tersebut. Banyak orang melakukan hal-hal yang berbahaya demi tampil awet muda dengan bahan-bahan kimia dan juga operasi. Tentunya hal tersebut akan menimbulkan banyak sekali resikonya. Carilah cara aman untuk mendapatkannya yaitu dengan cara yang alami. Banyak sekali cara yang bisa Anda lakukan, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan tradisional bangsa kita yaitu tempe kedelai. Siapa gak kenal tempe, hmm pasti semua orang tau dong. Rasa yang enak dan khas membuat tempe ini banyak penggemarnya baik kalangan berduit maupun masyarakat biasa.

Video Praktisi

Tips Memulai Bisnis Bagi Pemula, Owners Gudeg Kaleng Mbak Yayah

Penuaan merupakan suatu proses yang secara normal terjadi di dalam tubuh. Proses penuaan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk faktor gizi, radikal bebas, sistem kekebalan dan lain sebagainya. Dari sekian banyak penyebab ketuaan, radikal bebas mendapat porsi tersendiri karena dianggap cukup signifikan dan terkait dalam proses terjadinya berbagai penyakit lain seperti aterosklerosis, katarak, penyakit jantung, kanker dan auto imun.

Dengan rutin mengkonsumsi tempe seukuran kotak korek api setiap hari, niscaya kulit Anda tetap halus dan bugar pada hari tua. Itulah hasil penelitian Prof Dr dr Achmad Biben, SpOGK, guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung pada 2004. Menurut Biben, tempe yang dimasak secara baik dan benar bermanfaat untuk menghambat kerusakan sel dan proses penuaan serta memperbaiki sel-sel yang rusak. Sebab tempe mengandung super oksida dismutase. Zat itu berperan menghambat laju penuaan. Selain itu kedelai bahan baku tempe kaya akan lesitin HPF (highly purified fraction), berkadar fosfatidikolin optimal (70-75%) terbukti mampu meregenerasi sel tubuh.

Komposisi gizi tempe baik kadar protein, lemak, dan karbohidratnya tidak banyak berubah dibandingkan dengan kedelai. Namun, karena adanya enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang tempe, maka protein, lemak, dan karbohidrat pada tempe menjadi lebih mudah dicerna di dalam tubuh dibandingkan yang terdapat dalam kedelai. Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia), sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur.

Dibandingkan dengan kedelai, terjadi beberapa hal yang menguntungkan pada tempe. Secara kimiawi hal ini bisa dilihat dari meningkatnya kadar padatan terlarut, nitrogen terlarut, asam amino bebas, asam lemak bebas, nilai cerna, nilai efisiensi protein, serta skor proteinnya.

Sifat lain dari tempe yang menguntungkan sebagai bahan pangan:

a) Kandungan proteinnya lengkap mengandung 8 macam asam amino esensial

b) Kandungan vitamin B12nya tinggi

c) Kandungan lemak jenuh dan kolesterolnya rendah

d) Mempunyai tekstur seluler yang unik sehingga mudah dicerna dan diserap

e) Mempunyai kandungan zat berkhasiat antibiotik dan stimulasi pertumbuhan


Sumber: (team bisnis ukm, http://id.wikipedia.org/wiki/Tempe, Majalah trubus edisi 435 februari2006,http://www.kalbe.co.id)

Sumber gambar: http://dclips.fundraw.com, http://djomomangunkaryo.files.wordpress.com