Bantuan BLT UMK Turun Tahun ini, Cek Yuk Cara Dapetinnya!

Bantuan BLT UMK atau yang sekarang disebut Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) resmi turun pada tahun 2021. Bantuan BLT UMK yang pertama turun pada 2020 adalah upaya pemerintah untuk melindungi pelaku usaha mikro yang terkena efek pandemi. Program BLT kembali dilanjutkan setelah Pemerintah melihat antusiasme dari pelaku usaha UMK. Tahun lalu program ini mampu membantu 12 juta pelaku UMK di seluruh Indonesia. Lewat akun Twitter @KemenkopUKM, per Maret 2021, Pemerintah sedang mempersiapkan, menyusun regulasi, dan detail penyaluran BLT.

Untuk bisa mengakses program BPUM, ada beberapa syarat yang mesti kamu-selaku pelaku usaha- penuhi terlebih dahulu. Simak syarat dan caranya ya!

Bantuan BLT UMKM Turun Tahun ini, Cek Yuk Cara Dapetinnya!

Syarat Bantuan BLT UMK

Pemerintah butuh jaminan bahwa kamu benar-benar membuka usaha dalam skala kecil dan mikro, serta sedang membutuhkan bantuan dana, karena itu ada syarat dan ketentuan yang berlaku:

  1. Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  2. Memiliki usaha mikro dan kecil yang dibuktikan dengan adanya Surat Keterangan Usaha (SKU).
  3. Tidak berstatus sebagai pegawai pemerintahan seperti PNS, TNI/Polri, pegawai BUMN atau BUMD.
  4. Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki KTP dan berdomisili usaha yang berbeda, cukup melampirkan Surat Keterangan Usaha atau SKU.
  5. Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan lain dari perbankan maupun Kredit Usaha Rakyat (KUR).
  6. Memiliki surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM yang terdiri dari:

a. Kementerian/Lembaga terkait
b. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di provinsi atau kabupaten/kota
c. Koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum
d. Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
e. Lembaga penyalur kredit pemerintah

Mengurus SKU untuk Bantuan BLT UMK

Surat Keterangan Usaha berisi keterangan jelas bahwa kamu saat ini sedang merintis usaha mikro dan tidak memalsukan data. Dalam surat tersebut tertera namamu sebagai pelaku usaha dan usaha yang sedang kamu geluti. Cara mendapatkan Surat Keterangan Usaha berbeda-beda tiap daerah. Akan tetapi secara umum surat ini bisa kamu dapatkan dari aparat desa yang memiliki wewenang, atau bisa juga mengurus langsung di kelurahan dengan membawa beberapa syarat:

  1. Surat pengantar dari ketua RT dan ketua RW.
  2. KTP asli dan fotokopi
  3. KK asli dan fotokopi

Jika kamu sudah mengajukan permohonan, tunggu hingga kelurahan atau kantor desa menerbitkan SKU, baru setelah surat tersebut keluar kamu membawa SKU untuk ditandatangani camat dan disahkan dengan stempel kecamatan.

Langkah selanjutnya adalah mengajukan surat pengusulan kepada lembaga yang sudah disebut di atas. Surat usulan tersebut terdiri dari pengajuan calon penerima BPUM, validasi kebenaran data, serta keterangan bahwa kamu selaku pelaku usaha UMKM tidak sedang menerima kredit apapun atau dalam kondisi berhutang.

Pendaftaran Izin Usaha UMK

Usaha yang dilengkapi dengan izin akan memiliki kepastian dan perlindungan hukum yang jelas. Selain itu, dengan izin usaha memungkinkan pelaku usaha punya kesempatan lebih untuk dapat bantuan dari pemerintah. Sekarang pendaftaran usaha bahkan bisa dilakukan di rumah, begini caranya:

  1. Membuat akun OSS dengan mengunjungi website oss.go.id lalu klik d’daftar’
  2. Masukkan kode yang sudah disiapkan, lalu kembali klik daftar
  3. Jika sudah, tunggu email balasan registrasi dari OSS yang kamu gunakan daftar tadi. Jika sudah, klik tombol aktivasi di dalam email yang sudah dibuka.
  4. Silakan kembali ke website oss.go.id
  5. Setelah klik login, kamu diminta untuk mengisi username dan password. Untuk username gunakan email tadi, sedangkan password kamu dapatkan dari email yang tadi dikirimkan.
  6. Lengkapi data usaha, kamu mungkin perlu menyiapkan KTP, NIK, dan syarat-syarat lainnya.
  7. Jika semua data sudah lengkap, klik ‘simpan dan lanjutkan’.
  8. Pilih data usaha dan klik ‘proses NIB’, lalu klik lanjutkan kembali.
  9. Klik tombol NIB untuk menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB). Untuk menerbitkan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMKN) kamu bisa klik ‘cetak izin usaha’.

Daftarkan Usahamu Sekarang Juga!

Kalau semua syarat sudah dipenuhi, saatnya langkah terakhir:

  1. Daftarkan usaha ke Dinas Koperasi Kabupaten/Kota dengan melampirkan bukti bahwa kamu memiliki usaha mikro dari pengusul. Dalam kondisi seperti ini, biasanya pihak berwenang hanya membuka pendaftaran online, bukan offline.
  2. Jika proses pendaftaran sudah selesai, kamu bisa melakukan pendaftaran bantuan melalui siapbersamaumkm.kemenkopukm.go.id (saat ini masih dalam tahapan pembahasan di tingkat pusat, sehingga link pendaftaran mungkin sekali berbeda).
  3. Kementerian koperasi dan UMKM akan melakukan seleksi kelayakan bersama kementerian keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  4. Jika pelaku usaha dianggap layak, maka uang BLT akan langsung terdaftar ke rekening pendaftar. Biasanya peserta akan mendapat sms konfirmasi dari BRI.

Jika kamu tidak memiliki rekening BRI, tenang saja, kamu bisa menunjukan sms konfirmasi dari BRI dan KTP kepada costumer service bank. Nanti otomatis bank akan membuatkanmu akun tabungan dan ATM.

Pengecekan Bantuan BLT UMK

Jika semua langkah sudah dilewati, kamu bisa melakukan pengecekan bantuan lewat eform.bri.go.id, dengan cara ini:

  1. Buka situs eform.bri.go.id
  2. Pilih ‘cek data BPUM’
  3. Masukkan nomor KTP dan kode verifikasi yang tertera di web
  4. Klik ‘proses inquiry’
  5. Jika nomor eKTP terdaftar sebagai penerima bantuan BPUM, akan dikirm pesan langsung ke gawai yang mengonfirmasi bahwa kamu dapat insentif dan dapat mencairkannya di kantor BRI terdekat.

Agar bisnismu dapat berkembang, segeralah mengurus persiapan-persiapan di atas dan tunggu pemerintah mengeluarkan link resmi pendaftaran. Hati-hati dengan kemungkinan penipuan yang mengatasnamakan bantuan presiden (banpres). Pastikan kamu selalu cek lewat website resmi depkop.go.id dan pantau terus melalui akun twitter @kemenkopUKM.

Bantuan pemerintah biasanya tidak dipungut biaya apapun, jadi jika ada tambahan biaya di luar bantuan, segera laporkan ke pihak yang berwenang. Jangan lupa membagikan artikel ini kepada teman-teman UKM yang lain supaya semakin banyak UKM yang mendapat bantuan.

Ikuti terus informasi menarik seputar usaha UMKM lainnya hanya di BisnisUKM.com

Leave a Comment