Inspirasi Bisnis

Bisa Bikin Sambal Enak? Kenapa Nggak Bisnis Sambal Aja?

bisnis-sambal

sumber gambar: Unsplash.com/Adi Chrisworo

Bisnis Sambal? Siapa sih di Indonesia Raya ini yang tidak suka sambal? Ya, mungkin ada segelintir saja yang tidak suka pedas. Mungkin karena memang tidak cocok dengan lidah, atau karena alasan kesehatan. Kalau kamu pencinta kuliner pedas, pasti nggak asing lagi sama ragam sambal yang ditawarkan. Lalu, apakah kamu jago juga membuat sambal? Wah, bisa jadi peluang bisnis nih!

Macam-Macam Jenis Sambal

1. Sambal Terasi

Pada umumnya, sambal terasi tidak digoreng atau ditumis sebelum diuleg. Jadi bisa digolongkan jenis sambal mentah. Sambal ini cocok banget dimakan pakai lalapan seperti ketimun, kol, atau kemangi. Seperti namanya, sambal terasi menggunakan terasi sebagai komponen utamanya. Kamu pasti langsung bisa mengidentifikasi sebagai sambal terasi hanya dari aromanya. Ngomong-ngomong, cara bikinnya gimana? Gampang!

Sangrai atau bakar terasi yang akan kamu gunakan, kemudian campurkan lombok dan bahan-bahan pendukung seperti bawang merah, bawang putih, gula merah, dan garam. Setelah itu tinggal dihaluskan dengan cara diuleg. Biar makin mantap tambahkan perasan jeruk purut. Yummy!

2. Sambal Bawang

Widih, kalau kamu penggemar ayam geprek udah pasti nggak asing sama jenis sambal ini. Sesuai dengan namanya, sambal bawang bahannya sangat sederhana, hanya cabai rawit merah dan bawang putih yang diuleg mentah, kemudian siram dengan minyak panas untuk menambah cita rasa. Pedas banget ini, jangan main-main atau jangan terlalu banyak ya kalau kamu punya masalah sama pencernaan!

3. Sambal Colo-colo

Biasanya jenis sambal ini enak buat nyocol apapun. Bahan dari sambal colo-colo sendiri adalah irisan cabai rawit, bawang merah, tomat, garam, lalu berikan perasan jeruk nipis. Seringkali sambal colo-colo ditambahkan juga dengan kecap. Kalau kamu penggemar ikan bakar, nah lumuran kecap pedas di atasnya itulah yang namanya sambal colo-colo. Atau sambal yang disediakan untuk mendampingi makan ikan bakarmu. Enak banget pokoknya!

4. Sambal Matah

Kekinian banget sambal yang satu ini, bahkan ada rasa spesial dari salah satu mie instan menggunakan rasa sambal ini. Kebayang dong betapa hitsnya sambal ini sekarang? Sambal khas Bali ini memiliki cita rasa pedas dan asam. Sambalnya nggak diuleg, cuman diirsi tipis-tipis. Bahan pembuatannya? Pakai cabai merah atau rawit, bawang merah, bawang putih, daun jeruk, terasi, sereh, jeruk nipis, garam, bunga kecombrang, dan minyak.

Setelah mengiris dan mencampurkan semua, siram dengan minyak panas lalu diamkan sebentar hingga semua bumbu saling bercampur sempurna. Sudah jadi deh… Enak banget jadi pendamping makanan dengan nasi hangat.

Barusan kita sudah sama-sama bahas soal beberapa jenis sambal yang kekinian. Mumpung lagi kekinian dan bahkan penggemarnya selalu ada, kamu bisa jadikan ini peluang bisnis! Lho, gimana caranya biar bisa bisnis sambal?

Bisnis Sambal Kemasan Yuk

Kamu nggak perlu bingung, resah, gundah, gulana, ya gaes! Sekarang mau mulai bisnis nggak harus pakai modal besar apalagi sampai ngutang sana-sini. Berbekal kemampuanmu meracik sambal dengan rasa yahud, kamu bisa memulai bisnismu.

1. Tentukan target pasar

Ini penting untuk jadi bahan pertimabangan. Kamu ingin menjual sambal kemasanmu ke mana? Apakah kamu ingin produkmu bisa menjamah seluruh daerah di Indonesia? Tentu perlu perencanaan sedari awal. Di masa ini juga kamu bisa sekalian mematangkan konsep bisnismu.

2. Gimana cara biar pedasnya awet?

Bisnis Sambal Kemasan

Pernah merasakan sambal 7 hari yang lalu? Gimana rasanya? Selain membuat rasa pedas di mulut  juga terasa pedas di perut, karena sudah tidak aman lagi untuk dikonsumsi alias basi. Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, solusi untuk permasalahan ini bisa diatasi dengan gampang. Yap, kemasan, dengan mengemas sambal bisa menjadikan lebih awet lho. Namun proses pengemasan harus berjalan dengan sempurna supaya hasil yang didapat maksimal. Bahan dan model-model kemasan juga harus yang bagus, agar sambal kita bisa terjaga pedasnya dan tidak basi.

3. Manfaatkan peluang

Pecinta pedas di manapun berada akan tetap mencari sensasi pedas. Sambal yang memiliki pangsa pasar yang luas terdapat peluang usaha. Sambal kemasan bisa dijadikan usaha yang menjanjikan jika benar-benar kita tekuni. Sambal ada banyak variannya, ada sambal korek, bawang, terasi, dll seperti yang sudah kita bahas sebelumnya.

Dengan sambal kemasan orang tidak perlu ribet untuk bikin sambal. Coba kita ambil contoh: Seorang pekerja kantoran ketika jam makan siang, ketika hendak makan sambal mereka memilih membuat sendiri atau sambal kemasan? Tentu mereka lebih memilih sambal kemasan, selain siap saji, cepat, tidak ribet tentunya, dan bisa untuk disimpan lagi jika sambalnya tidak habis. Nah, bisa menjadi sebuah peluang usaha kan?

4. Kemasan menjadi penentu kesuksesan bisnis. Pilih kemasan terbaik untuk produkmu!

Sambal Jamur Kemasan

Kemasan menjadi garda terdepan produkmu dilirik konsumen. So, jangan setengah-setengah kalau urusan kemasan. Sebaiknya kalau mau menjalankan usaha sambal, kamu bisa pakai kemasan bentuk botol. Botol doang nih? Harus ditambahin logo atau nama sambalmu dong biar makin terkenal. Kalau sambalmu enak, otomatis bisa direkomendasikan ke orang lain. Bagaimana? Bisa jadi strategi marketing yang bagus kan? Kemasan botol untuk sambalmu bisa kamu pilih di sini mau yang seperti apa.

5. Pemasaran

Segmen pasar yang kita tuju tentunya yang berbau kuliner, kita bisa memasarkannya lewat offline, yaitu dengan menitipkan ke warung-warung, toko kelontong, ataupun kita bisa jual sendiri. Dan secara online, dengan memasarkannya lewat berbagai media sosial.

Jaga selalu kualitas cabai, dan pembuatan sambal harus benar-benar higienis. Tumbuhkan kepercayaan produk anda ke pelanggan daan jalin kerjasama dengan partner bisnsmu. Semoga bermanfaat, selamat mencoba peruntungan.

Masih bingung mau pakai kemasan apa dengan desain bagaimana? Ke dikemas.com aja yuk, kamu juga akan dibikinkan desain gratis tis tis lho!