Peluang Bisnis, Peluang Usaha

Manisnya Peluang Usaha Bumbu Pecel, Cobain Kuy

manisnya-peluang-usaha-bumbu-pecel-cobain-kuy

Manisnya peluang usaha bumbu pecel ini sangat menggiurkan sekali. Betapa tidak, keuntungan yang diperoleh setiap bulanya lumayan cukup menjanjikan. Bahkan dalam satu harinya mampu menghabiskan kacang sebanyak 20 kg. Tentu usaha yang satu ini tidak bisa dianggap remeh. Meski pun hanya bumbu dapur namun prospek usahanya sangat terbuka luas.

Pecel merupakan makanan yang cukup digemari oleh masyarakat Jawa. Makanan yang berisi sejumlah sayuran tertentu yang hanya direbus sangatlah nikmat dipadukan dengan bumbu kacang yang begitu enak. Kadang sayuran tersebut hanya dikukus. Cita rasa dari pecel ini sebenarnya terletak pada bumbunya. Itulah sebabnya kehadiran bumbu pecel menjadi sesuatu yang sangat berharga.

Mau Usaha Bumbu Pecel?

Kisah Inspiratif

Bumbu pecel cukup banyak dijual di berbagai tempat baik pasar tradisional maupun supermarket-supermarket. Tim bisnisukm berhasil menemui salah satu pembuatnya, Caroline Suteja Kumala. Usaha ini awalnya digeluti oleh sang nenek sejak tahun 1960. Dari racikan sang neneklah, bumbu pecel dengan merek “Istimewa” ini cukup dikenal banyak orang.

Ditemui tim bisnisukm dirumahnya, ibu muda ini menceritakan bahwa bumbu pecel buatannya mempunyai keunggulan pada pemilihan bahan bakunya. Kualitas kacang yang sangat baik dan minyak segel bukan curah untuk menggoreng kacang merupakan kuncinya dalam membuat bumbu pecel “Istimewa”. Bahan baku tersebut biasa dibelinya di pasar Beringharjo, Yogyakarta. Bumbu pecel “Istimewa” juga dibuat tanpa menggunakan bahan pengawet dan penambahan MSG.

Selain menjual bumbu pecel, produk yang ditawarkan ibu Caroline adalah kering kentang, kering teri dan kriptang alias keripik kentang. Juga terdapat bumbu pecel yang dikemas dalam toples bening ukuran 500 gr. Harganya juga bervariasi. Untuk bumbu pecel dengan kemasan plastik 250 gr dijual seharga 6500 rupiah, kering kentang 200 gr seharga 14.000 rupiah, kering teri 200 gr seharga 15.000 rupiah dan kriptang 100 gr dengan harga 7.500 rupiah.

Peluang Usaha Pembuatan Bumbu Pecel

Proses Produksi

Proses produksi pembuatan bumbu pecel ini sebenarnya cukup sederhana dan tidak terlalu sulit. Kacang digiling namun dipisah dari proses penggilingan bumbunya (tidak dicampur menjadi satu). Setelah itu barulah kacang yang telah digiling tersebut diuleni dengan bumbunya.

Dalam satu hari, kebutuhan kacang untuk membuat bumbu pecel “Istimewa” rata-rata sebanyak 20 kg per hari.

Peralatan yang dibutuhkan juga cukup sederhana dan mudah didapat, seperti mesin penggiling kacang, mesin penggiling bumbu, wajan, serok, irik kayu besar (sebagai tempat untuk meletakkan kacang yang telah digoreng sehingga minyak dapat turun ke bawah) dan beberapa alat masak pada umumnya.

Sistem Penjualan

Selain dijual di sekitar daerah Jogja, kebanyakan pembeli bumbu pecel “Istimewa” adalah wisatawan domestik dari Jakarta, Bandung dan Tasikmalaya. Dan hebatnya, para konsumen tersebut mengenal bumbu pecel “Istimewa” hanya dari mulut ke mulut saja.

Banyak dari pelanggannya mengatakan bahwa bumbu pecel “Istimewa” rasanya sangat enak. Dan kompetitor dari produknya ini hanyalah bumbu pecel “Bagindo”.

Hal ini diketahuinya dari pengakuan para pelanggan-pelanggannya. Perbedaannya hanyalah rasa yang kurang pedas pada bumbu pecel buatannya jika dibandingkan dengan bumbu pecel “Bagindo”. Namun menurutnya, soal pedas merupakan persoalan mengenai selera saja. Jadi dalam pemasarannya tidak dirasakan adanya kesulitan dalam menjual bumbu pecel “Istimewa” miliknya.

Simulasi Keuntungan

Omset per bulan Penjualan bumbu pecel
kering kentang, kering teri dan kriptang  = Rp.15.000.000

Pengeluaran :
Biaya Bahan baku
Kacang 2 kwintal per 3 minggu             = Rp. 6.700.000
Kentang 50 kg                             = Rp.   300.000
Teri 2 kg                                 = Rp.    50.000
Minyak goreng                             = Rp.   250.000+
Total biaya bahan baku                    = Rp. 7.300.000

Biaya Operasional
Listrik, Air dan telepon                  = Rp 1.000.000
Gaji 2 orang pegawai                      = Rp 1.000.000+
Total biaya operasional                   = Rp 2.000.000

Total pengeluaran                         = Rp 9.300.000 -

Keuntungan rata-rata per bulan            = Rp 5.700.000


Demikian tadi adalah kisah inspiratif dari pengusaha sukses bumbu pecel yang dapat kami sampaikan. Nah jika kamu tertarik buat mencoba usaha yang satu ini untuk mengetahui lebih lanjut peluang usahanya dan bagaimana cara memulai usaha ini. Simak kelanjutanya berikut ini.

Berikut Analisa Usaha Bumbu Pecel

1. Peluang 

Jika dilihat peluangnya usaha bumbu pecel ini tentu sangat menjanjikan. Bagaimana tidak? Banyaknya permintaan pasar ini tentu menjadikan para pelaku usaha mengambil peluang usaha satu ini. Sekarang ini masyarakat Indonesia menggemari bumbu yang satu ini bukan hanya digunakan tambahan untuk makan sayur. Namun juga sebagai teman makan nasi mapun makan gorengan. Ditunjang dengan berbagai kemudahan menjalankan usaha ini menjadi alasan banyak yang memilih usaha ini untuk dijalankan.

2. Prospek

Tak perlu diragukan lagi, prospek usaha yang satu ini sudah jelas terbuka luas. Seperti yang kita lihat bahwa permintaan masyarakat akan bumbu pecel ini membuktikan bahwa peminatnya semakin meningkat. Jelas jika menekuni usaha ini bakalan tidak tidak takut usahanya akan mati ditelan zaman.

3. Pelaku Usaha

Tentu saja sudah banyak sekali yang memilih menekuni usaha yang satu ini sebagai usaha sampingan. Pasti sudah tahu alasannya mengapa banyak pelaku usaha memilih usaha ini. Tentunya karna peluang usahanya yang terbuka luas dan prospeknya cukup cerah. Dengan alasan banyaknya para pelaku usaha yang menekuni usaha ini justru kamu juga harus mencobanya. Jikalau orang lain bisa kenapa kamu tidak?

4.Target Pasar

Target pasar yang dibidik lumayan cukup luas, meliputi para ibu rumah tangga, warung pecel, rumah makan, ataupun restourant bisa menjadi target pasar kamu.

5. Strategi Promosi

Yang bisa kamu lakukan untuk memasarkan produkmu kamu bisa melakukan dengan berbagai cara. Namun cara yang dianggap paling cepat responnya secara online. Coba pasarkan produkmu melalui berbagi media sosial agar mudah dikenal oleh masyarakat dan jangkuanya menjadi lebih luas.

5. Bahan Baku

Kemudahan dalam mendapatkan bahan baku menjadi nilai lebih. Bahan baku yang mudah didapatkan dimana saja dan harganya juga cukup terjangkau tentu tidak menyulitkan proses pengolahan dalam menekuni usaha ini. Bahkan memulai usaha ini dalam skala kecilpun tidak menyulitkan karena kecilnya modal yang dibutuhkan. Tak heran jika yang menekuni usaha ini cukup banyak mulai dari pengusaha kalangan menengah hingga bawah.

6. Peralatan

Tidak hanya bahan baku saja yang mudah untuk didapatkan. Peralatan yang digunakan juga sangat sederhana dan biasanya kita temui di dapur rumah tangga. Sehingga tidak terlalu sulit untuk tentunya untuk menekuni usaha bumbu pecel ini ya.

Tips Memulai Usaha Bumbu Pecel

Memulai sebuah usaha tidak bisa asal-asalan tentunya. Ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan untuk memulainya. Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan untuk memulai usaha yang satu ini, diantaranya :

  1. Menyiapkan modal usaha
  2. Membuat rancangan analisa usahanya
  3. Membuat perencanaan estimasi biaya, keuntungan dan harga jual.
  4. Merancang konsep, tujuan dan visi misi usahanya
  5. Menyiapkan strategi pemasaran, promosi dan strategi dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.
  6. Membuat brand dan mendaftarkan usaha di BPOM
  7. Membuat kemasan yang menarik
  8. Menyiapkan inovasi yang kreatif untuk memenangkan persaingan usaha
  9. Menjaga kualitas bahan baku, kebersihan produk
  10. Memberikan pelayanan yang baik dan benar dengan mengutamakan kecepatan dan kerapian dalam mengemas.

 


Sumber Gambar : https://www.idntimes.com/food/recipe/elvira-yuniar-cahya-putri/bikin-bumbu-pecel-kering-exp-c1c2