Tips Membuat Desain Kemasan Produk

tips membuat kemasan produkDisadari atau tidak, desain kemasan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan sebuah produk di pasaran. Bila kemasan produk yang digunakan cukup menarik, maka konsumen pun tak sungkan untuk melirik produk tersebut dan memutuskan untuk melakukan transaksi pembelian.

Begitu juga sebaliknya, bila kemasan yang Anda gunakan terlihat pasaran dan tidak sesuai dengan target pasar yang dibidik, maka jangankan tertarik membelinya, untuk melihatnya saja konsumen Anda kurang tertarik.

Karenanya, untuk memancing rasa penasaran konsumen terhadap produk Anda, kali ini akan saya informasikan beberapa tips membuat desain kemasan produk yang sesuai untuk aneka macam camilan.

Pertama, sebelum menentukan jenis kemasan yang akan dipakai sebaiknya tentukan terlebih dahulu segmen pasar atau target konsumen yang akan dibidik (pasar kelas atas, menengah atau bawah). Selain itu, Anda juga harus  memperhatikan tempat pemasarannya, misalnya seperti di pasar tradisional, toko oleh-oleh, supermarket, atau tempat lainnya.

Apabila ingin masuk ke pasar menengah atas dan masuk ke toko oleh-oleh bisa menggunakan aluminium foil. Untuk aluminium foil bisa dipilih yang full foil, isi produk tidak tampak, atau yang kombinasi aluminium foil –vinyl, sehingga isi produk kelihatan. Untuk label produk Anda bisa memakai sticker yang didesain sedemikian rupa agar menarik dan sesuai dengan ciri khas brand Anda. Namun jika pasar yang Anda bidik adalah konsumen menengah ke bawah, Anda bisa memilih plastik dan kertas coklat (daur ulang maksudnya).

Kedua, kemasan tidak harus mengikuti yang sudah ada. Sebagai pelaku bisnis justru Anda harus bisa menampilkan kemasan baru yang tidak seragam dengan pesaing lainnya. Yang penting menarik, sesuai dengan pasar, dan memberikan informasi produk dengan jelas. Mungkin bisa memakai kemasan standing pouch (kemasan yang bisa diberdirikan).

Ketiga, yang juga perlu diperhatikan para pelaku usaha yaitu ketersediaan kemasan tersebut di pasar. Jangan sampai kemasan yang sudah dipilih, ternyata sulit didapat di pasaran. Karena konsumen tidak akan mudah menerima perubahan kemasan. Bahkan desain kemasan pun dari awal sudah harus disiapkan dengan baik. Desain kemasan yang berubah-ubah cenderung tidak disukai konsumen.

Keempat, meskipun sebagai re-packer, sebaiknya mengurus no reg. P-IRT dan Halal sendiri (untuk sementara bisa pinjam punya produsen). Sedangkan untuk merk, sebaiknya segera didaftarkan hak merk-nya ke Ditjen HAKI melalui Kanwil Kemenkumham provinsi setempat.

ronni arianto expert bisnisukm.com

Semoga bisa membantu dan salam sukses!

Ronni Arianto W
Founder & Pimpinan
Rizqiyya Food – Produsen Tepung Bumbu Qreezpy
Pada tahun 2009, Ronni Arianto W. mendirikan perusahaan dengan nama Rizqiyya Food. Produk utama yang beliau angkat adalah tepung bumbu Qreezpy, yaitu tepung bumbu instant dengan bahan baku rempah alami yang bebas dari MSG. Beliau mengawali produksi tepung bumbu Qreezpy dengan peralatan yang sederhana dan dijalankan sendiri. Saat ini beliau sudah memiliki pabrik sendiri untuk memproduksi tepung bumbu instant-nya.

10 thoughts on “Tips Membuat Desain Kemasan Produk”

  1. Saya berencana ingin membuat usaha Snack makanan ringan tetapi hanya menjual kembali produk dari produsen lain. Bagaimana prosedur yang berlaku dan bagaimana saya bisa melihat info tentang kemasan dan desain nya. Saya butuh info untuk bantuan tersebut. Terimakasih

    Reply
  2. kami mhn di infokan bagaimana cara memulai bisnis packing dengan produk olahan dari pihak lain, apa hrs mengurus izin ke dinas kesehatan? untuk di cantumkan di packingnya trimakasih atas perhatiannya

    Reply
    • Terimakasih telah berkunjung di BisnisUKM.com. Untuk meyakinkan calon konsumen, sebaiknya produk makanan telah mengantongi izin resmi minimal nomor PIRT dari dinas kesehatan setempat. Selanjutnya untuk kasus bisnis repackaging produk makanan, Ibu Arin bisa bekerjasama dengan pihak produsen makanan untuk mencantumkan nomor izin PIRT yang telah mereka miliki (bila mereka sudah memiliki PIRT). Selanjutnya pada kemasan produk, Ibu bisa menambahkan keterangan dikemas oleh (sebutkan nama perusahaan Ibu Arin). Semoga bisa membantu dan salam sukses!

      Reply
    • Terimakasih telah berkunjung di BisnisUKM.com. Mohon informasi contact person Bapak Fajar yang dapat kami hubungi agar tim training kami dapat menginformasikan jadwal training kemasan kepada Bapak. Atau Bapak Fajar dapat menghubungi tim training kami di nomor 0852-9000-7054 dan email : support@bisnisukm.com untuk mendapatkan update terbaru mengenai jadwal pelatihan kemasan. Semoga bisa membantu dan salam sukses!

      Reply
    • Terimakasih telah berkunjung di BisnisUKM.com. Kebetulan sekali Bapak Andi di bulan maret bisnisUKM.com memiliki dua agenda pelatihan kemasan produk dari mulai menentukan desain kemasan sampai menghitung budget untuk kemasan produk. Informasi lengkap mengenai konsultasi dan pelatihan kemasan produk akan kami informasikan via telepon. Terimakasih dan salam sukses!

      Reply

Leave a Comment

Bingung Cari Peluang Usaha?

Yuk Gabung Jadi Agen/ Mitra Waralaba