Peluang Bisnis, Peluang Usaha

Buat Kamu Yang Mau Usaha Singkong Keju, Cermati Analisa Usahanya!

buat-kamu-yang-mau-usaha-singkong-keju-cermati-analisa-usahanya

Usaha singkong keju? Pernahkan terlintas difikiranmu untuk menekuni usaha yang satu ini? Pastinya sedikit yang sempat berfikir untuk memanfaatkan bahan baku singkong ini untuk diolah menjadi makanan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Makanan berbahan singkong yang satu ini tak banyak digemari. Bahkan biasanya disajikan dengan tampilan yang sangat sederhana.

Pastinya pernah dengar lagu yang salah satu liriknya ada kata “anak keju dan anak singkong”? Nah dikatakan disitu bahwa singkong itu menggambarkan anak miskin dan keju menggambarkan anak orang kaya. Tak beda jauh dengan makanan itu sendiri bahwa singkong sering dianggap sebagai makanan kelas bawah sedangkan keju makanan kelas menengah atas. Padahal sebenarnya kalau dirasakan dengan benar-benar singkong pun tidak kalah enaknya dengan keju. Cita rasa yang gurih dan manis sangat cocok untuk diolah dan dikombinasikan dengan tambahan bahan makanan lainnya.

Singkong tak selamanya menjadi makanan kelas bawah, buktinya sekarang telah dipatahkan anggapan-anggapan seperti diatas. Kreativitas pecinta kuliner di negeri ini berhasil menggabungkan dua jenis makanan tersebut menjadi sajian makanan yang sempat menjadi bahan pembicaraan dan banyak diburu orang beberapa waktu lalu. Dan akhirnya nikmatnya singkong keju telah mengangkat nilai ekonomis dan nilai rasa itu sendiri.

Usaha Singkong Keju , Ini Dia Analisa Usahanya

Konsumen

Nikmatnya singkong keju banyak dicari masyarakat, baik dari masyarakat menengah maupun masyarakat kelas atas. Rasanya yang unik dan bervariasi membuat menu makanan ini disukai anak- anak, remaja sampai orang tua baik pria maupun wanita. Harganya yang murah namun menampilkan menu singkong yang lebih ekslusif, mampu menarik nimat penggemar kuliner.

Info Produk

Singkong keju adalah kudapan terbuat dari singkong yang dipotong-potong, direndam bumbu berupa campuran air dan larutan keju, gula halus, bawang putih, dan garam, kemudian digoreng hingga kuning keemasan. Sebelum dinikmati singkong keju dilengkapi taburan keju parut, meses, bubuk perasa french fries, dan susu kental manis.

Perpaduan antara makanan yang amat berbeda kelas ini ternyata digemari banyak orang. Dengan begini nilai jual singkong pun menjadi naik. Singkong keju biasanya dijual berkisar antara Rp 7.000,00 sampai Rp 10.000,00 per kotaknya. Harga jual tergantung variasi topping. Singkong keju dengan topping parutan keju, meses, cokelat atau mayones harganya sekitar Rp 8.000,00 per porsi.

Pemasaran

Untuk menarik minat para masyarakat yang melewati lokasi usahamu, dapat memasang spanduk bertuliskan nama usaha, serta menu singkong yang ditawarkan. Jangan sungkan untuk mencantumkan harga pada spanduk maupun banner yang dipasang, agar konsumen mengetahui harga produk yang kamu jual.

Disamping itu untuk mempromosikan bisnis singkong keju, kamu dapat mencantumkan nama produk, serta nomor telpon dan alamat kamu. Agar konsumen yang ingin memesan produkmu, dapat menghubungi langsung kontak person yang dicantumkan pada kemasan.

Bisa juga kamu bergabung dengan layanan pesan antar Gofood untuk membuat jangkauan lebih luas dan dikenal seluruh masyarakat dengan mudah. Jangan lupa pula untuk melakukan pemasaran di berbagai sosial media.

Kelebihan Usaha

Bisnis singkong keju masih belum banyak dijalankan, jadi prospek pasarnya masih sangat luas. Selain itu menu ini terbilang unik dan baru, sehingga minat konsumen akan produk singkong keju yang ditawarkan masih sangat tinggi. Peluang ini sangat bagus untuk memperoleh pelanggan sebanyak mungkin.

Usaha yang satu ini salah satu usaha yang memiliki banyak kemudahan untuk dijalankan. Termasuk usaha yang bisa dimulai dengan skala kecil dan dengan modal usaha yang relatif kecil.

Kekurangan Usaha

Untuk menjalankan usaha makanan ini, biasanya kesulitan yang dihadapi yaitu pengolahan singkong yang sering salah. Hal tersebut menyebabkan singkong hancur saat digoreng maupun rasa singkong yang kadang pahit. Untuk itu, pada saat memasak singkong usahakan untuk tidak terlalu sering membolak – balikkan saat digoreng, agar singkong tidak hancur.

Mengenai masalah bahan baku biasanya juga sering mengalami permasalahan. Terkadang ada singkong yang ternyata rasanya pahit. Nah agar tidak salah pilih singkong sebaiknya ketahui ciri singkong yang rasanya gurih. Pastikan pula untuk memilih bahan baku yang baik dan berkualitas agar rasa yang dihasilkan enak.

Kunci Sukses

Kuasai cara mengolah singkong yang  benar agar olahan yang dihasilkan lezat nan nikmat. Untuk itu perhatikan betul-betul takaran bumbu yang digunakan, perhatikan pula cara pengolahan yang tepat. Gunakan minyak goreng dalam jumlah yang banyak, sehingga hasil gorengan singkong bagus dan tidak perlu dibolak – balik agar tidak hancur.

Disamping itu ciptakan inovasi baru untuk menu yang ditawarkan, bisa dilakukan dengan menambahkan variasi toping atau rasa singkong yang ditawarkan. Sehingga konsumen tidak bosan dengan menu yang kamu sajikan.

Selanjutnya buat tampilan tempat usahamu semenarik mungkin, misalnya dengan menggunakan gerobak maupun etalase yang warnanya cerah. Jangan sampai ketinggalan untuk hal yang satu ini dengan menggunkan kemasan yang menarik untuk membantu menyempurnakan tampilan kulinermu.

usaha-singkong-keju

Mau Usaha Singkong Keju? Simak Resepnya

Buat kamu-kamu yang penasaran banget sama usaha kuliner yang satu ini. Boleh banget cobain bagaimana resep pembuatanya. Siapa tau nanti bisa dijadikan inpirasi buat ikutan nyobain usaha kuliner singkong keju ini.

Tak perlu khawatir soal pengolahannya karena sangat mudah sekali. Bahan-bahan yang digunakan tentunya sangat mudah untuk ditemukan disupermarket. Harganya pun cukup terjangkau tentu tidak memberatkan buat yang iseng-iseng dijadiin usaha sampingan kecil-kecilan.

Bahan-bahan :

  • 1 kg singkong mentega
  • I liter minyak goreng

Bumbu Perendam :

  • 100 gram keju, panaskan hingga meleleh
  • Gula putih halus secukupnya
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 2 sdt garam
  • 1 liter air

Pelengkap :

  • Keju cheddar secukupnya, parut
  • Bubuk perasa French fries
  • Susu kental manis

Cara Membuat:

  1. Singkong dikupas, dipotong-potong melingkar ukuran sedang/ sesuai selera. Kemudian cuci hingga bersih dan tiriskan.
  2. Untuk bumbu perendamnya, campurkan bawang putih yang telah dihaluskan, gula putih, garam, keju, dan air aduk-aduk hingga tercampur.
  3. Singkong digoreng setengah matang, angkat lalu segera di masukkan ke dalam bumbu perendam. Rendam selama 5 menit agar bumbu meresap dan singkong merekah.
  4. Goreng kembali singkong hingga benar-benar matang.
  5. Penyajian: singkong yang sudah matang ditaburi susu kental manis, keju yang sudah di parut, dan bubuk perasa.
  6. Singkong keju siap disajikan.

Analisa Ekonomi

Analisa Ekonomi
  • Gerobak memiliki masa pakai 5 tahun.
  • Tenda dan wajan memiliki masa pakai 3 tahun.
  • Kompor gas memiliki masa pakai 2 tahun.
  • Masa pakai perlengkapan lain-lain
(Bak/ember plastik, sutil, saringan minyak, wadah aneka bahan pelengkap.)

Biaya Investasi
Gerobak                                     Rp  3.000.000,00
Tenda                                       Rp  2.500.000,00
Wajan 2 buah @Rp 200.000                    Rp    400.000,00
Kompor gas 2 buah                           Rp    600.000,00
Perlengkapan lain-lain                      Rp    500.000,00 +
Total investasi                             Rp  7.000.000,00

Biaya Operasional
Biaya Tetap
Penyusutan gerobak 1/60 x Rp 3.000.000      Rp     50.000,00
Penyusutan tenda 1/36 x Rp 2.500.000        Rp     69.400,00
Penyusutan wajan 1/36 x Rp 400.000          Rp     11.100,00
Penyusutan kompor gas 1/24 x Rp 600.000     Rp     25.000,00
Penyusutan perlengkapan
lain-lain 1/36 x Rp 500.000                 Rp     13.900,00
Gaji Karyawan 1 orang                       Rp    700.000,00
Sewa tempat                                 Rp    600.000,00
Biaya listrik dan kebesihan                 Rp     20.000,00 +
Total Biaya tetap                           Rp  1.479.400,00

Biaya Variabel
Singkong (200kg x Rp 1.200/kg x 30 hari)    Rp  7.200.000,00
Minyak goreng
(8 liter x Rp 9.500/liter x 30 hari)        Rp  2.280.000,00
Aneka bumbu dan bahan pelengkap             Rp  1.000.000,00
Gas ukuran 3 kg (Rp 13.000/hari x 30 hari)  Rp    390.000,00
Kotak karton Rp 15.000 x 30 hari)           Rp    450.000,00
Total biaya variable                        Rp 11.320.000,00 +
Total biaya operasional                     Rp 12.799.000,00

Penerimaan per Bulan
Penjualan singkong keju
(50kotak ukuran kecilxRp 7.000x30hari)      Rp 10.500.000,00
(20kotak ukuran besarxRp 10.000x30hari)     Rp  6.000.000,00+
Total Penerimaan                            Rp 16.500.000,00

Keuntungan per Bulan
Keuntungan                          = Total penerimaan – total biaya operasional
                                    = Rp 16.500.000 – Rp 12.799.400
                                    = Rp 3.700.600

Revenue Cost Ratio (R/C)
R/C = Total penerimaan : total biaya operasional
= Rp 16.500.000 : Rp 12.799.400
= 1,28

Pay Back Period 
Pay Back Period = (Total biaya investasi : keuntungan) x 1 bulan
= (Rp 7.000.000 : Rp 3.700.6000) x 1 bulan
= 2 bulan

 

 

Sumber gambar : http://www.ngopidikebon.com
                https://resepkece.blogspot.com