Inspirasi Bisnis

Melirik Peluang Bisnis Mie Dari Labu Kuning, Yuk Intip Resepnya!

Melirik Peluang Bisnis Mie Dari Labu Kuning, Yuk Intip Resepnya!

Peluang bisnis mie dari labu kuning nampaknya cukup menjanjikan. Pasalnya olahan labu kuning ini merupakan inovasi baru dari mie. Besarnya minat masyarakat terhadap mie, mendorong para ahli pangan untuk mengembangkan produk tersebut menjadi peluang usaha dengan  inovasi baru. Mie yang awalnya berbahan baku tepung terigu, kini telah berhasil dikembangkan dengan menggunakan bahan baku labu.

Labu kuning biasanya diolah menjadi berbagai macam makanan. Kandungan gizi dan nutrisi yang ada didalam buah labu kuning ini bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Meskipun diolah dalam berbagai macam makanan kandungan gizi tetap tidak berubah.  Kandungan yang ada dalam labu kuning ini terdapat karbohidrat, vitamin A, kalori, dan mineral.

Faktor Munculnya Peluang Bisnis Mie Labu Kuning

Salah satu pelaku usaha mie yang memanfaatkan bahan baku labu adalah Rachman S Said. Alumni IPB Fakultas Teknologi Hasil Pertanian  ini, berhasil menciptakan potensi usaha baru mie labu.

Hasil labu yang melimpah, menjadi salah satu faktor pendukung munculnya inovasi usaha mie labu ini. Rachman memanfaatkan labu kuning menjadi tepung labu, yang kemudian menjadi campuran tepung terigu untuk membuat mie labu. Produk mie labu milik Rachman dipasarkan dengan brand “ Bumie ” alias labu mie.

Bumie diproduksi dengan perbandingan campuran bahan tepung terigu dan tepung labu 50% : 50%. Citarasa mie labu yang tidak kalah dengan mie berbahan terigu, serta warna kuning alami dari labu berhasil diterima pasar dan digemari para konsumen. Dibandingkan mie lainnya, Bumie memiliki kandungan gizi yang lebih lengkap seperti kandungan selenium yang bermanfaat mengendalikan berat badan, mempercantik kulit, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menajamkan pengelihatan, menurunkan tekanan darah, membantu pertumbuhan tulang, menyehatkan gigi, Menjaga kesehatan jantung, anti inflamasi dan perdangan. Serta warna jingga pada buah tersebut mengandung betakarotin dan zat antioksidan yang berguna untuk mencegah kanker.

Selain memiliki keunggulan gizi, labu mie juga dilengkapi dengan bumbu dari ramuan bahan alami tanpa penggunaan MSG. Bukan hanya itu saja, produk Bumie juga ditambahkan dengan sayuran kering, jadi bisa dibilang Bumie merupakan mie instan yang penuh serat, mineral dan vitamin. Labu mie yang diproduksi Rachman, dikemas dengan karton yang berbentuk gelas. “ Saya kemas seperti ini supaya image orang tidak menganggap mie instan sebagai makanan murahan, ” jelas Rachman.

Modal Peluang Bisnis Mie Labu Kuning

Modal usaha kurang lebih 200 juta hasil patungan bersama empat orang rekannya. Rachman memulai usahanya dengan membeli lima buah mesin pembuat mie. Sampai akhirnya berhasil memproduksi sepuluh ribu sampai dua puluh ribu Bumie untuk setiap bulannya. Harga jual yang ditetapkan Rachman untuk produknya yaitu seharga Rp 4.000,- per bungkus. Bila dihitung – hitung, omset yang diperolehnya bisa mencapai 80 juta setiap bulannya.

 

peluang-bisnis-mie-dari-labu-kuning

Selama ini strategi pemasaran yang dilakukan Rachman beserta rekannya, lebih berkonsentrasi melalui pameran – pameran yang sering diadakan instansi pemerintah maupun swasta. Jumlah produksi Bumie saat ini belum terlalu besar, “ Kami masih berkonsentrasi pada masalah sosialisasi produk.” ujar Rachman. Inovasi labu mie yang unik ini, menjadi peluang usaha baru yang memiliki prospek cukup bagus. Bagi Anda yang berminat dengan usaha mie labu, berikut kami berikan cara pembuatan mie labu.

Mau Mencoba Peluang Bisnis Mie Labu Kuning?

Bagaimana anda tertarik untuk mengambil peluang bisnis mie labu kuning ini? Sebelum memulai usaha pastikan anda mengetahui mengenai proses pengolahannya. Berikut ini adalah resep pembuatan mie labu :

Resep Pembuatan Mie Labu : 

Bahan-bahan :

  • Labu parang
  • Tepung terigu
  • Garam
  • Telur ayam
  • Air
  • Minyak goreng
  • Tepung maizena

Alat :

  • Panci
  • Baskom
  • Mixer
  • Penggiling mie
  • Blender

Proses Pembuatan Tepung : 

1. Labu dipetik saat masih mangkel ( 5 – 10 hari lebih awal dari masa panen ), jika terlalu masak kadar airnya tinggi dan dagingnya lembek, serta kadar patinya rendah.

2. Labu dikupas dan dibelah. Kemudian lakukan pemblansiran ( proses ini seperti dikukus tetapi pengukus tidak perlu ditutup ). Sedangkan untuk menghindari warna labu berubah menjadi cokelat, rendam labu terlebih dahulu pada campuran air garam 1 %.

3. Selanjutnya labu diiris tipis dengan ketebalan 0,1 sampai 0,3 cm. Kemudian dijemur atau dioven sampai kadar air yang tersisa hanya 14%.

4. Kemudian hancurkan labu yang sudah kering dengan menggunakan blender, untuk menghasilkan butiran kecil. Lakukan penggilingan untuk tahap kedua, agar menghasilkan tepung labu yang lebih halus.

Proses Pembuatan Adonan :
1. Setelah di jadikan tepung, kemudian di campur dengan tepung terigu, tepung maizena dan telur ayam.

2. Kemudian di aduk menggunakan mixer, tambahkan adonan dengan air hingga menjadi adonan yang mudah di bentuk dan mudah di giling.

3. Selanjutnya adonan digiling menggunakan penggiling mie hingga menjadi pipih, dan menghasilkan potongan – potongan mie yang panjang

4. Untuk memasaknya rebus dalam wajan yang besar hingga terapung. Mie pun siap untuk diolah menjadi menu mie labu yang lezat.

Ingin Menekuni Peluang Bisnis Mie Labu Kuning? Yuk Intip Strategi Memulainya

Sebelum anda memutusakan untuk menekuni peluang bisnis mie labu kuning ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan. Diantaranya :

1. Berikan Inovasi

Menenkuni bisnis kuliner olahan bahan makanan tentunya tidak mudah. Akan ada hambatan-hambatan yang akan dihadapi, salah satunya yaitu banyaknya pesaing yang menjual produk yang sama. Salah satu solusinya yaitu berikan inovasi baru pada produk makanan anda.

2. Keunggulan Produk

Agar produk anda dapat bersaing dipasaran maka tawarkan keunggulan produk anda dari pada produk yang lainnya. Maka meningkatkan kualitas produk anda menajdi hal yang perlu diperhatikan.

3. Kualitas Bahan Baku

Menjaga kualitas bahan merupakan satu hal yang penting. Pilihlah bahan baku yang memiliki kualitas tinggi. Agar olahan yang dihasilkan juga berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi. Dengan memilih jenis bahan baku yang berkualitas tinggi tentu cita rasa yang dihasilkan juga akan berbeda.

4. Menjaga Higienis

Kebersihan dalam mengolah bahan baku mie menjadi hal yang sama pentingnya seperti memilih bahan baku yang berkualitas. Sehingga menjaga kebersihan olahan mie sangatlah diperlukan. Tentunya anda juga tidak mau bukan apabila makanan yang anda makan tidak terjamin kebersihannya. Maka jaga kebersihan alat yang digunakan untuk mengolah mie tersebu, jaga kebersihan bahan baku dan pembungkusnya.

5. Kemasan

Selain sebagai pembungkus sebagai tempat untuk melindungi produk makanan dari paparan sinar matahari dan menjaga dari suhu udara agar tidak terkontaminasi dengan bakteri. Peran kemasan juga berpengaruh untuk menarik para pembeli. Tentu anda akan lebih tertarik pada kemasan yang memiliki desain yang menarik dibandingkan dengan kemasan polos.

6. Promosi

Agar olahan mie labu kuning anda bisa dikenal oleh masyarakat luas anda bisa menggunakan sosial media sebagai alat untuk melakukan promosi. Dengan menggunakan instagram, whatsappa atau facebook dinilai akan lebih cepat untuk mengenalkan kepada masyarakat. Respon promosi melalui sosial media sangat cepat mengingat  masayarkat kita yang lebih tertarik bermain sosial media ketimbang menonton tv ataupun membaca brosur.

Sumber : Majalah Ide Bisnis Edisi 02/Juli 2010
Sumber gambar : https://kumparan.com/kumparanfood/7-manfaat-kesehatan-mengkonsumsi-labu-kuning, http://www.sashylittlekitchen.com/2015/11/homemade-fresh-pumpkin-pasta-with-pesto.html